alexametrics
24.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Jumlah Pelamar Membludak, Disdik Buleleng Duga Banyak Data Ganda

SINGARAJA – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng menduga ada banyak data ganda muncul dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Indikasi itu muncul, karena terjadi lonjakan jumlah pelamar dalam proses PPDB tahun ajaran 2021-2022.

Mengacu data di Disdikpora Buleleng, saat ini ada 12.227 orang sisa yang mendaftar jenjang SMP.

Jumlah itu lebih banyak 573 orang bila dibandingkan dengan jumlah lulusan siswa sekolah dasar di Buleleng. Pada tahun ajaran 2020-2021 lalu, jumlah lulusan siswa SD hanya sebanyak 11.654 orang.

Disdikpora Buleleng mencatat, sebagian besar siswa mengajukan pendaftaran melalui jalur zonasi. Total ada 10.833 orang siswa yang melamar melalui jalur zonasi.

Baca Juga:  Tak Dapat Siswa, Gaji Guru Honorer SMP PGRI Minim, Terancam Tutup?

Selain itu ada 679 orang yang mendaftar melalui jalur afirmasi, 421 orang melalur jalur prestasi, dan 294 orang lainnya melalui jalur perpindahan tugas orang tua.

“Kami menduga ada beberapa yang mengajukan proses pendaftaran ganda. Jadi selain melamar lewat jalur zonasi, juga melamar lewat jalur prestasi,” kata Kepala Disdikpora Buleleng Made Astika.

Astika mengatakan, pihaknya masih melakukan verifikasi terhadap para pelamar. Proses verifikasi itu dilakukan kemarin. Sehingga hasil PPDB dapat disampaikan secara serentak Rabu hari ini (30/6).

“Kami masih terus lakukan verifikasi data dan berkas. Sebab ada juga yang masuk pendaftar dari luar daerah.

Contohnya yang kena PHK di Denpasar dan Badung, sekarang pulang kampung dan daftar di Buleleng. Ini juga harus kami fasilitasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Lawan Jentik, Eka Tebar 15 Ribu Nila

Meski jumlah pelamar ganda terindikasi mencapai ratusan orang, Astika optimistis hal itu tak akan memengaruhi proses PPDB. Apalagi tak banyak sekolah yang mengalami kelebihan jumlah pelamar.

Konon hanya ada tiga sekolah saja yang kelebihan pelamar. Yakni SMPN 1 Singaraja, SMPN 4 Singaraja, dan SMPN 2 Gerokgak.

Disdikpora berjanji akan mendistribusikan para siswa ke sejumlah sekolah lain, sehingga seluruh siswa dapat menerima pendidikan yang layak pada jenjang SMP. 


SINGARAJA – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng menduga ada banyak data ganda muncul dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Indikasi itu muncul, karena terjadi lonjakan jumlah pelamar dalam proses PPDB tahun ajaran 2021-2022.

Mengacu data di Disdikpora Buleleng, saat ini ada 12.227 orang sisa yang mendaftar jenjang SMP.

Jumlah itu lebih banyak 573 orang bila dibandingkan dengan jumlah lulusan siswa sekolah dasar di Buleleng. Pada tahun ajaran 2020-2021 lalu, jumlah lulusan siswa SD hanya sebanyak 11.654 orang.

Disdikpora Buleleng mencatat, sebagian besar siswa mengajukan pendaftaran melalui jalur zonasi. Total ada 10.833 orang siswa yang melamar melalui jalur zonasi.

Baca Juga:  Begini Proses Aktifikasi Akun PPDB Online Kota Denpasar

Selain itu ada 679 orang yang mendaftar melalui jalur afirmasi, 421 orang melalur jalur prestasi, dan 294 orang lainnya melalui jalur perpindahan tugas orang tua.

“Kami menduga ada beberapa yang mengajukan proses pendaftaran ganda. Jadi selain melamar lewat jalur zonasi, juga melamar lewat jalur prestasi,” kata Kepala Disdikpora Buleleng Made Astika.

Astika mengatakan, pihaknya masih melakukan verifikasi terhadap para pelamar. Proses verifikasi itu dilakukan kemarin. Sehingga hasil PPDB dapat disampaikan secara serentak Rabu hari ini (30/6).

“Kami masih terus lakukan verifikasi data dan berkas. Sebab ada juga yang masuk pendaftar dari luar daerah.

Contohnya yang kena PHK di Denpasar dan Badung, sekarang pulang kampung dan daftar di Buleleng. Ini juga harus kami fasilitasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Gelar Gala Siswa, Disdikpora Incar Pesepakbola Pemula

Meski jumlah pelamar ganda terindikasi mencapai ratusan orang, Astika optimistis hal itu tak akan memengaruhi proses PPDB. Apalagi tak banyak sekolah yang mengalami kelebihan jumlah pelamar.

Konon hanya ada tiga sekolah saja yang kelebihan pelamar. Yakni SMPN 1 Singaraja, SMPN 4 Singaraja, dan SMPN 2 Gerokgak.

Disdikpora berjanji akan mendistribusikan para siswa ke sejumlah sekolah lain, sehingga seluruh siswa dapat menerima pendidikan yang layak pada jenjang SMP. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/