alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

BBPOM di Denpasar Pastikan Kuliner PKB Ke-44 Bebas Bahan Berbahaya

DENPASAR, radarbali.id- Balai Besar POM di Denpasar  kembali terjun ke lapangan untuk memastikan keamanan pangan yang dijual di area kuliner Pesta Kesenian Bali ke-44. Hal ini rutin dilaksanakan tiap adanya PKB.

Team Operasional Mobil Laboratorium Keliling BBPOM di Denpasar dengan perlengkapan rapid test kit mengelilingi area kuliner, melakukan sampling dan pengujian kandungan bahan berbahaya pada makanan dan minuman yang dijual. Bahan berbahaya yang dikhawatirkan di antaranya borax, formalin, Rhodamin B, dan Methanil Yellow.

Dari 11 sample makanan yang disampling dicurigai mengandung bahan berbahaya di antaranya nasi bungkus, mie kuning, bakso ayam, bakso ikan, bakso korea, cumi pedas manis, kepiting, terasi, dan bijik merah.  Hasil uji cepat menunjukkan hasil semua makanan tersebut tidak mengandung borax, formalin, pewarna tekstil Rhodamin B, dan Methanil Yellow. Jadi dapat disimpulkan makanan yang dijual di area kuliner Memenuhi syarat keamanan pangan.

Baca Juga:  Terkonfirmasi Positif Covid, Sejumlah Pelamar Dijadwal Ulang

Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Drs. I Made Bagus Gerametta, Apt. Berpesan agar para pedagang selalu  memperhatikan higiene dan sanitasi agar pangan bebas dari cemaran biologis. Apalagi jika berjualan area terbuka, wajib menjaga higiene dan sanitasi, kebersihan makanan yang dijual maupun kebersihan pedagang.

“Dalam setiap kesempatan harus menjaga keamanan pangan supaya terhindar dari bahaya kimia, fisik dan biologi. Bahaya kimia seperti borax, formalin, pewarna tekstil Rhodamin B dan Methanil Yellow. Sementara bahaya fisik seperti adanya kerikil, potongan kaca, isi streples, rambut, dan lain-lain. Bahaya biologi seperti adanya kuman karena dibawa oleh vektor seperti lalat, sehingga menyebabkan makanan tercemar mikroba,” ucapnya.

Ditambahkan Gerametta edukasi tiada henti dilaksanakan oleh petugas BBPOM di Denpasar, termasuk kepada para pedagang di area kuliner Pesta Kesenian Bali ke-44 tahun 2022, agar pangan yang dijual aman dan tidak mengganggu kesehatan.  (ekayani/ken).

Baca Juga:  Genjot Realisasi e-KTP di Desa, Siapkan Motor Perekaman Keliling


DENPASAR, radarbali.id- Balai Besar POM di Denpasar  kembali terjun ke lapangan untuk memastikan keamanan pangan yang dijual di area kuliner Pesta Kesenian Bali ke-44. Hal ini rutin dilaksanakan tiap adanya PKB.

Team Operasional Mobil Laboratorium Keliling BBPOM di Denpasar dengan perlengkapan rapid test kit mengelilingi area kuliner, melakukan sampling dan pengujian kandungan bahan berbahaya pada makanan dan minuman yang dijual. Bahan berbahaya yang dikhawatirkan di antaranya borax, formalin, Rhodamin B, dan Methanil Yellow.

Dari 11 sample makanan yang disampling dicurigai mengandung bahan berbahaya di antaranya nasi bungkus, mie kuning, bakso ayam, bakso ikan, bakso korea, cumi pedas manis, kepiting, terasi, dan bijik merah.  Hasil uji cepat menunjukkan hasil semua makanan tersebut tidak mengandung borax, formalin, pewarna tekstil Rhodamin B, dan Methanil Yellow. Jadi dapat disimpulkan makanan yang dijual di area kuliner Memenuhi syarat keamanan pangan.

Baca Juga:  Memori 2016 Terulang, Banjir Bandang Sapu Gerokgak, Para Korban Shock

Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Drs. I Made Bagus Gerametta, Apt. Berpesan agar para pedagang selalu  memperhatikan higiene dan sanitasi agar pangan bebas dari cemaran biologis. Apalagi jika berjualan area terbuka, wajib menjaga higiene dan sanitasi, kebersihan makanan yang dijual maupun kebersihan pedagang.

“Dalam setiap kesempatan harus menjaga keamanan pangan supaya terhindar dari bahaya kimia, fisik dan biologi. Bahaya kimia seperti borax, formalin, pewarna tekstil Rhodamin B dan Methanil Yellow. Sementara bahaya fisik seperti adanya kerikil, potongan kaca, isi streples, rambut, dan lain-lain. Bahaya biologi seperti adanya kuman karena dibawa oleh vektor seperti lalat, sehingga menyebabkan makanan tercemar mikroba,” ucapnya.

Ditambahkan Gerametta edukasi tiada henti dilaksanakan oleh petugas BBPOM di Denpasar, termasuk kepada para pedagang di area kuliner Pesta Kesenian Bali ke-44 tahun 2022, agar pangan yang dijual aman dan tidak mengganggu kesehatan.  (ekayani/ken).

Baca Juga:  Tiga Pekerja Tertimbun Longsor Penataan Tebing di Gianyar, Satu Tewas

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/