alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Bupati Agus Janji Naikkan Tunjangan Tenaga Kesehatan Non PNS

GIANYAR – Pasangan bupati dan wakilnya, Made Mahayastra dan Anak Agung Mayun merayakan 1 tahun memimpin Pemerintah Kabupaten Gianyar.

Perayaan itu digelar di halaman Kantor Bupati Gianyar pada Sabtu malam (28/9). Tahun berikutnya, Bupati Gianyar Made Mahayastra akan menaikkan tunjangan bagi tenaga kesehatan.

Bupati Mahayastra menyatakan pada tahun pertamanya, pasangan yang bernama Aman (Agus Mahayastra-Agung Mayun) membangun sarana kesehatan.

Yakni memoles Puskesmas Payangan menjadi rumah sakit tipe C. Anggaran yang sudah digelontor untuk fisik rumah sakit di utara Gianyar itu mencapai Rp 41,32 miliar.

“Kami meneruskan pembangunan RSUD Sanjiwani yang akan kami jadikan sebagai rujukan rumah sakit terbaik di Bali timur. Juga pembangunan rumah sakit tipe C di Payangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Kera Keramat Berukuran Raksasa Bikin Resah, Ulahnya Tak Bisa Ditolerir

Tidak hanya fisik, pembangunan bidang kesehatan juga dibarengi dengan pembangunan sumber daya manusia.

“Kami menyadari, dibandingkan dengan tanggungjawab yang diemban, tunjangan seorang dokter spesialis non PNS sangat kecil,” ujarnya.

Pihaknya berjanji akan menaikkan tunjangan bagi tenaga kesehatan. “Kami naikkan tunjangannya. Ini tentunya saya harapkan bermuara pada peningkatan pelayanan kesehatan pada masyarakat,” pintanya.

Dia meminta dengan peningkatan tunjangan, maka pelayanan kesehatan juga harus meningkat. “Terutama dapat memudahkan masyarakat. Salah satunya melalui digitalisasi pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Guna memenuhi kenaikan tunjangan, termasuk menjalankan program kerja lainnya, pemerintah melakukan berbagai upaya.

Terutama meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Yakni menaikkan setoran pajak dan retribusi daerah.

Baca Juga:  Tenaga Kesehatan K2 Sepi Pelamar, Auditor Ahli Pertama Banjir Peminat

Diakui, terjadi peningkatan PAD secara signifikan, yakni dari Rp 610 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp 770,204 miliar pada tahun 2018.

“Pada tahun 2019 ini kami targetkan PAD naik menjadi Rp 1,031 triliun. Hingga saat ini sudah terealisasi sebesar Rp 688,64 miliar. Saya optimistis target PAD tercapai hingga akhir tahun ini,” pungkasnya. 



GIANYAR – Pasangan bupati dan wakilnya, Made Mahayastra dan Anak Agung Mayun merayakan 1 tahun memimpin Pemerintah Kabupaten Gianyar.

Perayaan itu digelar di halaman Kantor Bupati Gianyar pada Sabtu malam (28/9). Tahun berikutnya, Bupati Gianyar Made Mahayastra akan menaikkan tunjangan bagi tenaga kesehatan.

Bupati Mahayastra menyatakan pada tahun pertamanya, pasangan yang bernama Aman (Agus Mahayastra-Agung Mayun) membangun sarana kesehatan.

Yakni memoles Puskesmas Payangan menjadi rumah sakit tipe C. Anggaran yang sudah digelontor untuk fisik rumah sakit di utara Gianyar itu mencapai Rp 41,32 miliar.

“Kami meneruskan pembangunan RSUD Sanjiwani yang akan kami jadikan sebagai rujukan rumah sakit terbaik di Bali timur. Juga pembangunan rumah sakit tipe C di Payangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Duh, Digerus Hujan Deras, Jalan Abiantuwung - Blayu Putus

Tidak hanya fisik, pembangunan bidang kesehatan juga dibarengi dengan pembangunan sumber daya manusia.

“Kami menyadari, dibandingkan dengan tanggungjawab yang diemban, tunjangan seorang dokter spesialis non PNS sangat kecil,” ujarnya.

Pihaknya berjanji akan menaikkan tunjangan bagi tenaga kesehatan. “Kami naikkan tunjangannya. Ini tentunya saya harapkan bermuara pada peningkatan pelayanan kesehatan pada masyarakat,” pintanya.

Dia meminta dengan peningkatan tunjangan, maka pelayanan kesehatan juga harus meningkat. “Terutama dapat memudahkan masyarakat. Salah satunya melalui digitalisasi pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Guna memenuhi kenaikan tunjangan, termasuk menjalankan program kerja lainnya, pemerintah melakukan berbagai upaya.

Terutama meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Yakni menaikkan setoran pajak dan retribusi daerah.

Baca Juga:  Tabrakan Maut Dipicu Motor Tanpa Lampu, Ini Imbauan Polres Jembrana

Diakui, terjadi peningkatan PAD secara signifikan, yakni dari Rp 610 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp 770,204 miliar pada tahun 2018.

“Pada tahun 2019 ini kami targetkan PAD naik menjadi Rp 1,031 triliun. Hingga saat ini sudah terealisasi sebesar Rp 688,64 miliar. Saya optimistis target PAD tercapai hingga akhir tahun ini,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/