alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Pasar Senggol Batubulan Gianyar, Surganya Wahana Permainan Anak

GIANYAR – Masyarakat mengenalnya dengan nama Pasar Senggol Batubulan. Pasar malam yang berada di Terminal Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, ini memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Selain menjual berbagai jenis kebutuhan rumah tangga seperti pakaian dan perabot rumah tangga, pasar ini juga terkenal sebagai surganya wahana permainan anak-anak. 

 

Buka dari sore hingga malam hari, Pasar Senggol Batubulan memiliki seabrek wahana. Mulai dari perosotan yang terbuat dari balon diisi angin, hingga wahana lain seperti odong-odong.

Pengelola odong-odong di pasar itu tak hanya satu atau dua orang. Lebih dari itu, bahkan lebih dari lima orang pengelola. Jumlah itu selaras dengan kebutuhan pelanggannya yang memang sangat banyak. Seperti pantauan wartawan media ini pada Minggu (30/1/2022) malam. 

 

Tampak sejumlah odong-odong, penuh dinaiki oleh anak anak yang rata-rata usianya satu sampai lima tahun. Ditemui di pasar itu, seorang ibu bernama Siska mengaku dirinya memang kerap membawa anaknya ke pasar itu. Selain karena wahana permainan anak-anaknya banyak, harganya pun ramah di kantong.

Baca Juga:  Berdayakan UKM, Pemkab Buleleng Gelar Pasar Malam

“Saya biasanya setiap malam Sabtu, malam Minggu atau malam Senin bawa anak saya ke sini. Permainannya di sini banyak. Harganya juga murah,” katanya. 

 

Pasar Senggol Batubulan itu memang terlihat seperti taman bermain bagi sebagian pengunjung yang memiliki anak “bocah”. Tak hanya odong-odong, di sana juga ada permainan lain yang biasanya ditemui di sejumlah wahana permainan yang ada di mall mewah.

Bedanya, di Pasar Senggol Batu bulan harga dan tempatnya ramah untuk keluarga ekonomi menengah ke bawah.  Mulai dari balapan mobil mainan, melempar bola basket ke dalam ring, main masak-masak untuk anak-anak perempuan, memancing ikan lele kecil, hingga mewarnai gambar yang bertujuan mengasah imajinasi anak.

 

Adalah Ahmad, salah satu pengelola wahana permainan di lokasi itu. Menurut dia, dulunya pasar ini hanya diisi oleh beberapa wahana anak, yang hanya terdiri dari odong-odong yang dioperasikan secara manual. Belum menggunakan listrik yang bisa memutar odong-odong secara otomatis.

Baca Juga:  Dialihkan untuk Penanganan Covid, Dana Ogoh-Ogoh Rp 12 M Batal Cair

“Dulu hanya ada beberapa. Odong-odong dulu yang manual yang masih pakai gayung seperti sepeda itu,” terangnya. 

 

Namun kini, karena semakin banyak orang tua yang membawa anak-anak mereka main ke pasar itu, sejumlah wahana baru pun muncul. Bahkan sebagian besar sudah di-up grade. Menurut pak Ahmad, meski lokasi pasar ini terletak di batu bulan, tak sedikit orang tua yang datang membawa anaknya ke sana berasal dari daerah sekitar Denpasar.

“Banyak yang dari Denpasar ke sini,” ujarnya. 

 

Selain terkenal dengan beragam wahana anak-anak, Pasar Senggol Batubulan juga dikenal dengan beragam pakaian rombengan impor yang yang dijual dengan harga murah. Tak sedikit pula warga membeli. Karena selain harganya murah, jenis dan kualitas barangnya juga mumpuni. 

- Advertisement -
- Advertisement -

GIANYAR – Masyarakat mengenalnya dengan nama Pasar Senggol Batubulan. Pasar malam yang berada di Terminal Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, ini memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Selain menjual berbagai jenis kebutuhan rumah tangga seperti pakaian dan perabot rumah tangga, pasar ini juga terkenal sebagai surganya wahana permainan anak-anak. 

 

Buka dari sore hingga malam hari, Pasar Senggol Batubulan memiliki seabrek wahana. Mulai dari perosotan yang terbuat dari balon diisi angin, hingga wahana lain seperti odong-odong.


Pengelola odong-odong di pasar itu tak hanya satu atau dua orang. Lebih dari itu, bahkan lebih dari lima orang pengelola. Jumlah itu selaras dengan kebutuhan pelanggannya yang memang sangat banyak. Seperti pantauan wartawan media ini pada Minggu (30/1/2022) malam. 

 

Tampak sejumlah odong-odong, penuh dinaiki oleh anak anak yang rata-rata usianya satu sampai lima tahun. Ditemui di pasar itu, seorang ibu bernama Siska mengaku dirinya memang kerap membawa anaknya ke pasar itu. Selain karena wahana permainan anak-anaknya banyak, harganya pun ramah di kantong.

Baca Juga:  Terdampak Erupsi gunung Agung 108 Koperasi di Karangasem Kolaps

“Saya biasanya setiap malam Sabtu, malam Minggu atau malam Senin bawa anak saya ke sini. Permainannya di sini banyak. Harganya juga murah,” katanya. 

 

Pasar Senggol Batubulan itu memang terlihat seperti taman bermain bagi sebagian pengunjung yang memiliki anak “bocah”. Tak hanya odong-odong, di sana juga ada permainan lain yang biasanya ditemui di sejumlah wahana permainan yang ada di mall mewah.

Bedanya, di Pasar Senggol Batu bulan harga dan tempatnya ramah untuk keluarga ekonomi menengah ke bawah.  Mulai dari balapan mobil mainan, melempar bola basket ke dalam ring, main masak-masak untuk anak-anak perempuan, memancing ikan lele kecil, hingga mewarnai gambar yang bertujuan mengasah imajinasi anak.

 

Adalah Ahmad, salah satu pengelola wahana permainan di lokasi itu. Menurut dia, dulunya pasar ini hanya diisi oleh beberapa wahana anak, yang hanya terdiri dari odong-odong yang dioperasikan secara manual. Belum menggunakan listrik yang bisa memutar odong-odong secara otomatis.

Baca Juga:  Kasus OTT Preman Pasar Jalan Ditempat, Warga Payangan Protes Penyidik

“Dulu hanya ada beberapa. Odong-odong dulu yang manual yang masih pakai gayung seperti sepeda itu,” terangnya. 

 

Namun kini, karena semakin banyak orang tua yang membawa anak-anak mereka main ke pasar itu, sejumlah wahana baru pun muncul. Bahkan sebagian besar sudah di-up grade. Menurut pak Ahmad, meski lokasi pasar ini terletak di batu bulan, tak sedikit orang tua yang datang membawa anaknya ke sana berasal dari daerah sekitar Denpasar.

“Banyak yang dari Denpasar ke sini,” ujarnya. 

 

Selain terkenal dengan beragam wahana anak-anak, Pasar Senggol Batubulan juga dikenal dengan beragam pakaian rombengan impor yang yang dijual dengan harga murah. Tak sedikit pula warga membeli. Karena selain harganya murah, jenis dan kualitas barangnya juga mumpuni. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/