alexametrics
27.6 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Teten Masduki; Kopi Kintamani Brand Unggulan Bangli

RadarBali.com – Bupati Bangli I Made Gianyar SH.MHum di damping Sekda Bangli Ir. Ida Bagus Giri Putra.MM  menerima kunjungan Kepala Staf Kepresidenan RI Teten Masduki bertempat di Pengolahan Kopi Arabika Desa Mengani Kecamatan Kintamani Minggu (30/7).

Hadir mendampingi bupati para pimpinan OPD di antaranya Kadis PKKP, Kadis Pariwisata dan kebudayaan, Kabag Ekonomi, Direktur Perusda BMB Kab. Bangli, serta Pengelola Pengolahan Kopi Arabika.

Kunjungan dimaksud dalam rangka  blusukan ke daerah-daerah penunjang ekspor komoditi yang ada di Indonesia.

Salah satunya adalah kopi arabika khas Kintamani, dan  disamping juga dengan potensi lain yang dimiliki oleh Kabupaten Bangli.

Menurut Teten, pihaknya mendukung Kabuputen Bangli untuk mempertahankan produksi kopinya.

Pilihan ini, kata dia, sangat tepat karena pariwisata di Bali ini tidak homogen antara kabupaten satu dengan kabupaten lainnya dan dengan potensi daerah yang dimilikinya.

Baca Juga:  Bayi Terbungkus Tas Jinjing Ditemukan di Lapangan

Cuma memang harus dicari komoditi yang betul-betul bisa menjadi brand Bangli. “Saya kira kopi Kintamani bisa manjadi brand yang kuat dari Bangli,” tegasnya.

Desa Mengani  ini tinggal di jadikan agro wisata sehingga bisa menambah pendapatan kabupten maupun masyarakat di sekitarnya.

Ditambahkannya,  para petani di sarankan menanam komoditi dengan pola diversifikasi sehingga menjadikan pendapatan para petani bisa bertambah tidak menunggu panen raya datang.

Konsepnya adalah menkonsilidasi tanah rakyat dengan komoditi tertentu yang menguntungkan sehingga tidak ada lagi para petani dalam musim tertentu tidak memiliki pendapatan.

Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan nya. Sejatinya para petani sudah melakukan tanam dengan sistem diversifikasi namun belum secara keseluruhan.

Baca Juga:  Duh, Masih Ditemukan Masalah Bedah Desa di Klungkung

Pola ini perlu kita sosialisasikan lebih lanjut ke petani. Disamping itu yang berlu kita perhatikan adalah manajemennya seperti mengembangkan komoditi sesuai dengan potensinya, bagaimana pola insentifikasi pertanian dengan lahan di fersifikasi tanaman, dan sisitem pemasarannya.

Hal Ini yang harus kita lakukan secara terpadu dari hulu sampai hilir. Pihaknya berharap kedepan makin banyak para petinggi atau pejabat pusat yang memberikan pengalamannya saat berkunjung ke daerah-daerah lain yang bisa di kembangkan di Kabupaten Bangli sehingga dapat menambah pengalaman para petani di Kabupaten Bangli.

Pada kesempatan itu Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki bersama Bupati Bangli I Made Gianyar menyempatkan diri melakukan penanaman Kopi di areal Pengolahan Kopi Arabika Desa Mengani.



RadarBali.com – Bupati Bangli I Made Gianyar SH.MHum di damping Sekda Bangli Ir. Ida Bagus Giri Putra.MM  menerima kunjungan Kepala Staf Kepresidenan RI Teten Masduki bertempat di Pengolahan Kopi Arabika Desa Mengani Kecamatan Kintamani Minggu (30/7).

Hadir mendampingi bupati para pimpinan OPD di antaranya Kadis PKKP, Kadis Pariwisata dan kebudayaan, Kabag Ekonomi, Direktur Perusda BMB Kab. Bangli, serta Pengelola Pengolahan Kopi Arabika.

Kunjungan dimaksud dalam rangka  blusukan ke daerah-daerah penunjang ekspor komoditi yang ada di Indonesia.

Salah satunya adalah kopi arabika khas Kintamani, dan  disamping juga dengan potensi lain yang dimiliki oleh Kabupaten Bangli.

Menurut Teten, pihaknya mendukung Kabuputen Bangli untuk mempertahankan produksi kopinya.

Pilihan ini, kata dia, sangat tepat karena pariwisata di Bali ini tidak homogen antara kabupaten satu dengan kabupaten lainnya dan dengan potensi daerah yang dimilikinya.

Baca Juga:  Bayi Terbungkus Tas Jinjing Ditemukan di Lapangan

Cuma memang harus dicari komoditi yang betul-betul bisa menjadi brand Bangli. “Saya kira kopi Kintamani bisa manjadi brand yang kuat dari Bangli,” tegasnya.

Desa Mengani  ini tinggal di jadikan agro wisata sehingga bisa menambah pendapatan kabupten maupun masyarakat di sekitarnya.

Ditambahkannya,  para petani di sarankan menanam komoditi dengan pola diversifikasi sehingga menjadikan pendapatan para petani bisa bertambah tidak menunggu panen raya datang.

Konsepnya adalah menkonsilidasi tanah rakyat dengan komoditi tertentu yang menguntungkan sehingga tidak ada lagi para petani dalam musim tertentu tidak memiliki pendapatan.

Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan nya. Sejatinya para petani sudah melakukan tanam dengan sistem diversifikasi namun belum secara keseluruhan.

Baca Juga:  Parah! Sering Bikin Orang Jatuh, Bupati Tega Biarkan Jalan Pura Rusak

Pola ini perlu kita sosialisasikan lebih lanjut ke petani. Disamping itu yang berlu kita perhatikan adalah manajemennya seperti mengembangkan komoditi sesuai dengan potensinya, bagaimana pola insentifikasi pertanian dengan lahan di fersifikasi tanaman, dan sisitem pemasarannya.

Hal Ini yang harus kita lakukan secara terpadu dari hulu sampai hilir. Pihaknya berharap kedepan makin banyak para petinggi atau pejabat pusat yang memberikan pengalamannya saat berkunjung ke daerah-daerah lain yang bisa di kembangkan di Kabupaten Bangli sehingga dapat menambah pengalaman para petani di Kabupaten Bangli.

Pada kesempatan itu Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki bersama Bupati Bangli I Made Gianyar menyempatkan diri melakukan penanaman Kopi di areal Pengolahan Kopi Arabika Desa Mengani.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/