alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Tertinggi di Indonesia, Bali Targetkan Vaksinasi Tuntas September 2021

DENPASAR- Program vaksinasi di Provinsi Bali berjalan sukses dan melampau target.

 

Dari total target 70 persen yang ditetapkan WHO (sekitar 3 juta penduduk), Bali telah melaksanakan pemberian vaksin suntik pertama kepada 3.046.886 penduduk (101,70 persen)

 

Sedangkan untuk penyuntikan vaksin kedua, baru sebanyak 807.838 orang (26,96 persen).

 

“Pencapaian ini merupakan persentase tertinggi di Indonesia, berkat dukungan kuat Pemerintah Pusat yang sudah mengalokasikan vaksin sebanyak 4, 6 juta dosis (76,7 persen) dari 6 juta dosis vaksin yang diperlukan untuk dua kali suntik,” kata Gubernur Bali Wayan Koster, pada Jumat (30/7).

 

Lanjutnya, dengan masih rendahnya penyuntikan vaksin kedua, mulai akhir bulan Juli 2021, pihaknya akan segera melakukan percepatan vaksinasi.

Baca Juga:  Segala Pelayanan hingga Menyeberang di Nusa Penida Wajib Vaksin ke-2

 

Bahkan, gubernur mentargetkan pada akhir bulan September 2021 sudah selesai tuntas.

 

Untuk itu, Koster akan melakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif kepada Pemerintah Pusat agar Bali memperoleh tambahan jumlah vaksin sebanyak 1,4 juta dosis.

 

Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Kota se-Bali saat ini mulai menerapkan kebijakan karantina terpusat, sesuai arahan Bapak Menko Maritim, yang pelaksanaannya dikoordinir oleh Pangdam IX/Udayana bersinergi dengan Polda Bali, masing-masing beserta jajaran.

 

Pelaksanaan karantina terpusat dilakukan untuk menghindari penularan Covid-19 dalam lingkungan keluarga dan mengurangi laju penambahan kasus baru Covid-19 klaster keluarga.

 

Berdasarkan penelusuran, orang yang terkena Covid-19 sebanyak 40 persen sudah divaksin dan sebagian besar yaitu sebanyak 60 persen belum divaksin.

Baca Juga:  Pasokan Makanan di Hutan Menipis, Kera Hutan Pulaki Serbu Rumah Warga

 

“Ini menjadi bukti bahwa vaksinasi sangat efektif mengurangi resiko penularan Covid-19,” ujar Koster.

 

Sedangkan pasien Covid-19 yang meninggal sebanyak 7 persen sudah divaksin, dan sebagian besar yaitu sebanyak 91 persen belum divaksin.

 

- Advertisement -

- Advertisement -

DENPASAR- Program vaksinasi di Provinsi Bali berjalan sukses dan melampau target.

 

Dari total target 70 persen yang ditetapkan WHO (sekitar 3 juta penduduk), Bali telah melaksanakan pemberian vaksin suntik pertama kepada 3.046.886 penduduk (101,70 persen)


 

Sedangkan untuk penyuntikan vaksin kedua, baru sebanyak 807.838 orang (26,96 persen).

 

“Pencapaian ini merupakan persentase tertinggi di Indonesia, berkat dukungan kuat Pemerintah Pusat yang sudah mengalokasikan vaksin sebanyak 4, 6 juta dosis (76,7 persen) dari 6 juta dosis vaksin yang diperlukan untuk dua kali suntik,” kata Gubernur Bali Wayan Koster, pada Jumat (30/7).

 

Lanjutnya, dengan masih rendahnya penyuntikan vaksin kedua, mulai akhir bulan Juli 2021, pihaknya akan segera melakukan percepatan vaksinasi.

Baca Juga:  Percepat Vaksinasi Covid, Driver Gojek Suntik Vaksin Bareng TNI/Polri

 

Bahkan, gubernur mentargetkan pada akhir bulan September 2021 sudah selesai tuntas.

 

Untuk itu, Koster akan melakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif kepada Pemerintah Pusat agar Bali memperoleh tambahan jumlah vaksin sebanyak 1,4 juta dosis.

 

Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Kota se-Bali saat ini mulai menerapkan kebijakan karantina terpusat, sesuai arahan Bapak Menko Maritim, yang pelaksanaannya dikoordinir oleh Pangdam IX/Udayana bersinergi dengan Polda Bali, masing-masing beserta jajaran.

 

Pelaksanaan karantina terpusat dilakukan untuk menghindari penularan Covid-19 dalam lingkungan keluarga dan mengurangi laju penambahan kasus baru Covid-19 klaster keluarga.

 

Berdasarkan penelusuran, orang yang terkena Covid-19 sebanyak 40 persen sudah divaksin dan sebagian besar yaitu sebanyak 60 persen belum divaksin.

Baca Juga:  Kadiskes Bali: Butuh Empat Minggu Tingkatkan Imunitas Usai Divaksin

 

“Ini menjadi bukti bahwa vaksinasi sangat efektif mengurangi resiko penularan Covid-19,” ujar Koster.

 

Sedangkan pasien Covid-19 yang meninggal sebanyak 7 persen sudah divaksin, dan sebagian besar yaitu sebanyak 91 persen belum divaksin.

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/