alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Ditodong Soal Paket Wisata Murah Tiongkok, Begini Komentar Cok Ace!

DENPASAR-Heboh praktik wisata murah turis Tiongkok dan tenaga kerja asing serta keberadaan perusahaan ilegal di Bali menuai sorotan dari Wakil Gubernur (Wagub) Bali.

 

Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menghimbau agar semua pihak agar tidak saling menyalahkan terkait kasus ini.

 

Penegasan Wagub agar masyarakat tak saling menyalahkan itu sebagaimana di dikonfirmasi usai sidang di DPRD Provinsi Bali, Rabu (31/10) siang.

 

Menurut Cok Ace, butuh  kerjasama semua pihak untuk bisa mewujudkan pariwisata Bali yang semakin maju. “Ya mari bersama-sama jangan saling menyalahkan. Kita cari solusi yang terbaik,” katanya. 

 

Lanjut dia, diharapkan agar ke depannya pariwisata Bali bisa berjalan secara berkelanjutan sehingga nantinya bisa memberikan kesejahteraan untuk masyarakat Bali.

Baca Juga:  Biar Lancar Layani Umat, PHDI dan Majelis Desa Adat “Dipinjami” Mobil

 

Cok Ace menjelaskan sejauh ini memang betul ada pelanggaran sejumlah tenaga kerja asing di Bali yang sebenarmya tidak diperlukan di Bali, sejumlah pekerja asing yang bekerja sebagai pelayanan toko.

 

“Tenaga kerja level seperti itu tidak.kita butuhkan di Bali. Mari kita jadikan Bali sebagai pintu masuk pariwisata,” ujarnya.

 

Un demikian dengan adanya sejumlah temuan pelanggaran izin usaha yang dilakukan oleh orang Asing, dia mengaku menyerahkan hal itu ke pihak berwenang.

 

 “Terkait izin melanggar perda, proses peradilan berjalan terus apalagi ada pelanggaran. Itu konsekuensinya. Proses peradilan jalan agar tak lebih panjang lagi permasalahannya,” tukas Cok Ace.

 



DENPASAR-Heboh praktik wisata murah turis Tiongkok dan tenaga kerja asing serta keberadaan perusahaan ilegal di Bali menuai sorotan dari Wakil Gubernur (Wagub) Bali.

 

Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menghimbau agar semua pihak agar tidak saling menyalahkan terkait kasus ini.

 

Penegasan Wagub agar masyarakat tak saling menyalahkan itu sebagaimana di dikonfirmasi usai sidang di DPRD Provinsi Bali, Rabu (31/10) siang.

 

Menurut Cok Ace, butuh  kerjasama semua pihak untuk bisa mewujudkan pariwisata Bali yang semakin maju. “Ya mari bersama-sama jangan saling menyalahkan. Kita cari solusi yang terbaik,” katanya. 

 

Lanjut dia, diharapkan agar ke depannya pariwisata Bali bisa berjalan secara berkelanjutan sehingga nantinya bisa memberikan kesejahteraan untuk masyarakat Bali.

Baca Juga:  Nyepi Segara, Aktivitas di Perairan Nusa Penida Berhenti Total

 

Cok Ace menjelaskan sejauh ini memang betul ada pelanggaran sejumlah tenaga kerja asing di Bali yang sebenarmya tidak diperlukan di Bali, sejumlah pekerja asing yang bekerja sebagai pelayanan toko.

 

“Tenaga kerja level seperti itu tidak.kita butuhkan di Bali. Mari kita jadikan Bali sebagai pintu masuk pariwisata,” ujarnya.

 

Un demikian dengan adanya sejumlah temuan pelanggaran izin usaha yang dilakukan oleh orang Asing, dia mengaku menyerahkan hal itu ke pihak berwenang.

 

 “Terkait izin melanggar perda, proses peradilan berjalan terus apalagi ada pelanggaran. Itu konsekuensinya. Proses peradilan jalan agar tak lebih panjang lagi permasalahannya,” tukas Cok Ace.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/