alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

176 Pejabat Struktural di Pemkab Jembrana Dilantik Jadi Fungsional

NEGARA- Seratusan lebih pegawai negeri sipil (PNS) yang menjabat di struktural dilantik menjadi fungsional, Kamis (30/12).

pejabat yang dilantik merupakan penyetaraan dalam jabatan  dengan dasar Permen PAN/RB Nomor 17 Tahun 2021 tentang penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional.

Sekretaris Kabupaten Jembrana I Made Budiasa mengatakan, pejabat struktural yang disetarakan menjadi jabatan fungsional ahli muda sebanyak  176 orang.

Sedangkan jabatan administrator yang disetarakan menjadi jabatan fungsional ahli madya sebanyak tiga orang.

Ketiganya merupakan Kabid pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Jembrana 

Kebijakan ini bagian dari penyederhanaan birokrasi berlaku di seluruh Indonesia, sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Permenpan RB Nomor 17 Tahun 2021.

Serta Surat Gubernur  Bali Nomor B.10.821/11536/MP/BKD tanggal 20 Desember 2021 tentang usulan Penyetaraan Jabatan Administrasi ke Dalam Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.

“Dalam ketentuan surat gubernur mengharuskan diadakan pelantikan sebelum tanggal 31 Desember 2021,” jelasnya.

Baca Juga:  ASN Jembrana Dag Dig Dug, Bupati Tamba Percepat Rencana Mutasi ASN

Namun tidak semua struktural menjadi fungsional. Ada dua yang dipertahankan eselon II dan III sedangkan eselon IV ikut disetarakan.

 “Sesuai ketentuan itu,  jabatan eselon III yang memberikan pelayanan langsung seperti di dinas pelayanan perijinan satu pintu  juga ikut disetarakan,” ujarnya.

Pelantikan, pengambilan sumpah dan janji  yang digelar Gedung Auditorium Jembrana oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba.

Menurutnya, pejabat yang dilantik merupakan penyetaraan dalam jabatan  dengan dasar Permenpan RB Nomor 17 Tahun 2021 tentang penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional.

Bupati berharap, pelantikan pejabat fungsional dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.

Selain itu, melalui penyederhanaan birokrasi, dapat mendukung kinerja pemerintah daerah. “Utamanya mewujudkan visi masyarakat Jembrana bahagia berlandaskan Tri Hita Karana serta mengimplementasikan misi Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana,” terangnya.

Baca Juga:  Imbas Covid-19 Kecil, Bupati Tamba Branding Kakao Jadi Produk Andalan

Bupati mengingatkan bahwa aparatur sipil negara adalah pelayan masyarakat dan digaji dari uang rakyat. Karena itu, bupati meminta bapak ibu  bekerja lebih keras lagi.

“PR (pekerjaan rumah) kita saat ini sangat besar. Bagaimana membangun masyarakat Jembrana agar bahagia, sejahtera, mengurangi pengangguran serta  menaikkan pendapatan mereka.

Karena itu gerbong pejabat ini harus memiliki tim work yang baik untuk membangun Jembrana lebih baik lagi,” ungkapnya.

Bupati juga mengingatkan pada pejabat fungsional yang dilantik, bahwa pemerintahan saat ini mencanangkan tahun emas Jembrana pada tahun 2026.

 Implementasinya melalui pencapaian beberapa target serta mewujudkan visi dan misi yang sudah ditetapkan.

“Mendukung hal itu, tenaga kerja dan SDMnya yang bagus  sudah kita siapkan, sedangkan pelayannya adalah bapak ibu semua. Karena itu saudara semua,  harus bertanggung jawab dengan bekerja lebih keras di dinas manapun. Berikan pelayanan publik yang maksimal,” tandasnya. 

- Advertisement -
- Advertisement -

NEGARA- Seratusan lebih pegawai negeri sipil (PNS) yang menjabat di struktural dilantik menjadi fungsional, Kamis (30/12).

pejabat yang dilantik merupakan penyetaraan dalam jabatan  dengan dasar Permen PAN/RB Nomor 17 Tahun 2021 tentang penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional.

Sekretaris Kabupaten Jembrana I Made Budiasa mengatakan, pejabat struktural yang disetarakan menjadi jabatan fungsional ahli muda sebanyak  176 orang.


Sedangkan jabatan administrator yang disetarakan menjadi jabatan fungsional ahli madya sebanyak tiga orang.

Ketiganya merupakan Kabid pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Jembrana 

Kebijakan ini bagian dari penyederhanaan birokrasi berlaku di seluruh Indonesia, sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Permenpan RB Nomor 17 Tahun 2021.

Serta Surat Gubernur  Bali Nomor B.10.821/11536/MP/BKD tanggal 20 Desember 2021 tentang usulan Penyetaraan Jabatan Administrasi ke Dalam Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.

“Dalam ketentuan surat gubernur mengharuskan diadakan pelantikan sebelum tanggal 31 Desember 2021,” jelasnya.

Baca Juga:  PDIP Tagih Janji Bupati Soal Uang Saku Bagi Siswa dan Tunjangan Lansia

Namun tidak semua struktural menjadi fungsional. Ada dua yang dipertahankan eselon II dan III sedangkan eselon IV ikut disetarakan.

 “Sesuai ketentuan itu,  jabatan eselon III yang memberikan pelayanan langsung seperti di dinas pelayanan perijinan satu pintu  juga ikut disetarakan,” ujarnya.

Pelantikan, pengambilan sumpah dan janji  yang digelar Gedung Auditorium Jembrana oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba.

Menurutnya, pejabat yang dilantik merupakan penyetaraan dalam jabatan  dengan dasar Permenpan RB Nomor 17 Tahun 2021 tentang penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional.

Bupati berharap, pelantikan pejabat fungsional dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.

Selain itu, melalui penyederhanaan birokrasi, dapat mendukung kinerja pemerintah daerah. “Utamanya mewujudkan visi masyarakat Jembrana bahagia berlandaskan Tri Hita Karana serta mengimplementasikan misi Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana,” terangnya.

Baca Juga:  Bangunan SMKN 1 Tegalalang Gianyar Ambruk, Pekerja Lari Kocar-kacir

Bupati mengingatkan bahwa aparatur sipil negara adalah pelayan masyarakat dan digaji dari uang rakyat. Karena itu, bupati meminta bapak ibu  bekerja lebih keras lagi.

“PR (pekerjaan rumah) kita saat ini sangat besar. Bagaimana membangun masyarakat Jembrana agar bahagia, sejahtera, mengurangi pengangguran serta  menaikkan pendapatan mereka.

Karena itu gerbong pejabat ini harus memiliki tim work yang baik untuk membangun Jembrana lebih baik lagi,” ungkapnya.

Bupati juga mengingatkan pada pejabat fungsional yang dilantik, bahwa pemerintahan saat ini mencanangkan tahun emas Jembrana pada tahun 2026.

 Implementasinya melalui pencapaian beberapa target serta mewujudkan visi dan misi yang sudah ditetapkan.

“Mendukung hal itu, tenaga kerja dan SDMnya yang bagus  sudah kita siapkan, sedangkan pelayannya adalah bapak ibu semua. Karena itu saudara semua,  harus bertanggung jawab dengan bekerja lebih keras di dinas manapun. Berikan pelayanan publik yang maksimal,” tandasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/