26.5 C
Denpasar
Friday, June 9, 2023

Perbaiki Atap, Nyenggol Kabel, Pekerja Tewas Tersetrum

GIANYAR, radarbali.id – Nahas dialami Mohamad Zaenuri, 40, warga Malang, Jawa Timur. Saat mengerjakan atap di sebuah ruko di Jalan Cok Gede Rai, Peliatan, Ubud, dia kesetrum pada Kamis (28/12) pukul 22.30. Korban langsung tewas di tempat, jasadnya nyangkut.

Menurut informasi yang dihimpun, saksi Supriadi Pinem, pada Kamis pagi berangkat dari Monang-Maning Denpasar menuju Ubud untuk mengerjakan proyek  bangunan ruko di jalan Cok Gede Rai Peliatan milik Dede Darma.

Dalam pengerjaan proyek seharusnya selesai sore hari. Karena belum selesai kemudian korban dan para saksi memutuskan untuk melanjutkan pekerjaan dan lembur.

Pukul 22.30, pada saat korban dan para saksi selesai memasang dan mengelem atap aluminium bangunan ruko, saat itu korban menarik isolasi kertas. Tak sengaja, bagian isolasi mengenai kabel induk arus listrik yang melintang di atas para korban. Sempat menimbulkan percikan api dan korban kesetrum listrik hingga terpelanting. Serta tubuh korban nyangkut pada eskapolding.

Baca Juga:  Selamatkan Kerajinan Pande Besi, Puluhan Perajin Dilatih Inovasi

Kapolsek Ubud Kompol Gusti Ngurah Yudistira membenarkan kejadian tersebut. “Adanya kejadian tersebut kemudian para saksi berusaha membantu korban dengan membawanya ke RS Kenak Medika Mas,” jelasnya.

 

Begitu di RS Kenak Medika Mas dilakukan pemeriksaan oleh dokter terhadap tubuh korban dengan hasil. Korban ternyata sudah tidak bisa  tertolong, karena sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Badan Korban mengalami luka bakar 100 persen,” jelasnya.

Saat ini jenazah korban sementara masih dititipkan di RS Kenak Medika Mas Kecamatan Ubud. [ib indra prasetia/radar bali]

 



GIANYAR, radarbali.id – Nahas dialami Mohamad Zaenuri, 40, warga Malang, Jawa Timur. Saat mengerjakan atap di sebuah ruko di Jalan Cok Gede Rai, Peliatan, Ubud, dia kesetrum pada Kamis (28/12) pukul 22.30. Korban langsung tewas di tempat, jasadnya nyangkut.

Menurut informasi yang dihimpun, saksi Supriadi Pinem, pada Kamis pagi berangkat dari Monang-Maning Denpasar menuju Ubud untuk mengerjakan proyek  bangunan ruko di jalan Cok Gede Rai Peliatan milik Dede Darma.

Dalam pengerjaan proyek seharusnya selesai sore hari. Karena belum selesai kemudian korban dan para saksi memutuskan untuk melanjutkan pekerjaan dan lembur.

Pukul 22.30, pada saat korban dan para saksi selesai memasang dan mengelem atap aluminium bangunan ruko, saat itu korban menarik isolasi kertas. Tak sengaja, bagian isolasi mengenai kabel induk arus listrik yang melintang di atas para korban. Sempat menimbulkan percikan api dan korban kesetrum listrik hingga terpelanting. Serta tubuh korban nyangkut pada eskapolding.

Baca Juga:  Selamatkan Kerajinan Pande Besi, Puluhan Perajin Dilatih Inovasi

Kapolsek Ubud Kompol Gusti Ngurah Yudistira membenarkan kejadian tersebut. “Adanya kejadian tersebut kemudian para saksi berusaha membantu korban dengan membawanya ke RS Kenak Medika Mas,” jelasnya.

 

Begitu di RS Kenak Medika Mas dilakukan pemeriksaan oleh dokter terhadap tubuh korban dengan hasil. Korban ternyata sudah tidak bisa  tertolong, karena sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Badan Korban mengalami luka bakar 100 persen,” jelasnya.

Saat ini jenazah korban sementara masih dititipkan di RS Kenak Medika Mas Kecamatan Ubud. [ib indra prasetia/radar bali]

 


Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru