DENPASAR, Radar Bali.id – Minat masyarakat Bali untuk menempuh pendidikan praktis melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dilaporkan meningkat tajam.
Fenomena ini dipicu oleh tingginya keterserapan lulusan LPK di dunia kerja, baik di pasar domestik maupun pasar internasional seperti kapal pesiar dan sektor perhotelan di luar negeri.
Ketua DPC HILLSI (Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia) Kabupaten Badung, Gus Suranata, mengungkapkan bahwa kurikulum LPK yang singkat dan praktis menjadi daya tarik utama.
"Masyarakat dan orang tua kini berpikir lebih praktis. Berlatih cukup satu tahun termasuk praktik industri, setelah itu langsung kerja. Bahkan, banyak yang langsung berangkat ke luar negeri," ujar Gus Suranata di sela rapat anggota HILLSI Badung di Denpasar, Senin (29/12/2025).
Dominasi Alumni LPK di Sektor Pariwisata
Gus Suranata mengklaim bahwa kualitas lulusan LPK sudah teruji di lapangan. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar tenaga kerja di sektor akomodasi Bali merupakan buah didikan LPK.
"Setiap wisuda, lulusan kami hampir 100 persen terserap dunia kerja. Bisa dicek di hotel, vila, maupun restoran di Bali, mungkin sekitar 85 persennya adalah alumni LPK," tambahnya.
Pasca-pandemi Covid-19, jumlah LPK di Bali pun tumbuh pesat seiring dengan melonjaknya permintaan tenaga kerja dari mancanegara. Selain kapal pesiar, sektor pekerjaan darat (land-based) juga mengalami tren positif.
Pekerja Spa Bali Jadi Rebutan di Eropa dan Amerika
Salah satu sektor yang paling menonjol adalah tenaga terapis atau spa therapist. Gus Suranata menjelaskan bahwa pekerja asal Bali memiliki reputasi yang sangat baik di mata perusahaan internasional karena profesionalisme dan keahliannya yang khas.
"Pekerja spa dari Bali sangat diakui dan luar biasa di luar negeri. Kebutuhannya sangat tinggi dengan tawaran gaji yang cukup besar," imbuhnya.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Badung
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, I Putu Eka Merthawan, menegaskan peran sentral HILLSI dalam memfasilitasi masyarakat mendapatkan pekerjaan dengan cepat.
Menurut Eka Merthawan, lulusan LPK saat ini mendominasi penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Badung, khususnya di sektor pariwisata. Tidak hanya lokal, jebolan LPK Badung juga tersebar luas di berbagai belahan dunia.
"Lulusan LPK dengan multidimensi ilmunya menyumbang banyak tenaga kerja ke luar negeri, mulai dari kapal pesiar hingga sektor spa di Eropa Timur, Asia, hingga Amerika," pungkasnya.[*]
Editor : Hari Puspita