Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Update Banjir Bali, 90 Titik Terendam, Tim SAR Evakuasi 350 Jiwa di Kuta dan Sanur

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 25 Februari 2026 | 10:39 WIB

EVAKUASI:  Wisatawan asing dievakuasi dari tempat menginap dengan sekoci di kawasan Jalan Dewi Sri Legian, Badung Selasa, 24 Februari 2026
EVAKUASI: Wisatawan asing dievakuasi dari tempat menginap dengan sekoci di kawasan Jalan Dewi Sri Legian, Badung Selasa, 24 Februari 2026

RADAR BALI - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bali pada Selasa (24/2/2026) menyebabkan dampak signifikan di berbagai titik.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi (BPBD) Bali hingga Selasa (24/2) pukul 18.00 Wita, tercatat sebanyak 90 titik terdampak bencana, dengan mayoritas berupa kejadian banjir di 51 titik.

Selain banjir, cuaca buruk ini memicu tanah longsor di 5 titik, 1 tanggul jebol, 1 peristiwa angin puting beliung, 27 titik pohon tumbang, serta 4 senderan yang jebol.

Kota Denpasar menjadi wilayah yang paling parah terdampak dengan total 46 kejadian, di mana 39 di antaranya merupakan titik banjir.

Kabupaten Badung juga mengalami dampak serius dengan 12 area terendam banjir. Sementara itu, laporan pohon tumbang juga terjadi di Karangasem, Gianyar, Buleleng, Tabanan, Klungkung, dan Jembrana. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya mengonfirmasi bahwa sejauh ini tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun warga yang mengungsi secara permanen.

Meski demikian, tim gabungan sempat melakukan evakuasi terhadap 350 jiwa yang kini telah kembali ke tempat tinggal masing-masing. "Bangunan terdampak sedang pendataan," ujar Gede Teja.

Proses evakuasi intensif dilakukan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar di beberapa titik kritis.

Di wilayah Campuhan, Dewi Sri, Legian, sebanyak 12 warga berhasil dievakuasi menggunakan perahu karet di tengah genangan air setinggi 1 meter.

Tim SAR juga bergerak cepat mengevakuasi tamu hotel di kawasan Jalan Pantai Jerman, Kuta, sejak pukul 08.00 Wita.

Di lokasi tersebut, ketinggian air mencapai 1,2 meter, sehingga personel harus melakukan penyisiran menyeluruh untuk memastikan seluruh wisatawan pindah ke lokasi yang lebih aman.

Penanganan dan Klarifikasi Hoaks

Terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai meluapnya Tukad Badung, BPBD Bali menegaskan bahwa video tersebut adalah hoaks. Video yang viral di grup WhatsApp tersebut merupakan dokumentasi banjir pada September 2025.

Gede Teja membenarkan bahwa sirine peringatan dini sempat berbunyi pada level siaga pukul 09.26 Wita, dengan ketinggian air mencapai 120 cm di atas normal.

Meski demikian, sirine SIAGA tersebut sekadar pemberitahuan tentang meningkatnya ketinggian air sungai, belum sampai berstatus AWAS yang menandakan potensi bahaya. 

Badung Berencana Bangun Block Culvert di Kuta

Pemerintah Kabupaten Badung berecana mengatasi genangan air di kawasan Kuta, Legian, dan Seminyak dengan membangun saluran air baru di jalan Dewi Sri.

Agar jalan tetap berfungsi maksimal, saluran air tersebut akan ditutup dengan block culvert ukuran 2x2 meter.***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#denpasar #badung #jalan dewi sri #Berita Bali Hari Ini #banjir Kuta #Banjir Bali 2026 #banjir Denpasar hari ini #banjir bali hari ini #BPBD Bali #update #seminyak #cuaca ekstrem #banjir bali #legian