SEMARAPURA - Sama halnya dengan sejumlah rumah sakit di Provinsi Bali, Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD Klungkung juga dipadati jenazah titipan warga, baik asal Kabupaten Klungkung maupun luar Klungkung.
Direktur RSUD Klungkung, dr. I Nyoman Kesuma, Minggu, (15/8) mengungkapkan kapasitas IPJ RSUD Klungkung sebanyak 25 jenazah. Adapun hingga sore kemarin, sudah ada 23 jenazah yang dititipkan di IPJ RSUD Klungkung.
"Kapasitas freezer kami sebanyak 10 jenazah dan sudah penuh. Sementara di luar freezer kapasitasnya 15 jenazah, dan sudah terisi 13 jenazah," bebernya.
Jenazah yang dititipkan di IPJ sebagian besar dari Kabupaten Klungkung dan meninggal di RSUD karena sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Klungkung. Apalagi menurutnya hampir setiap hari pasien yang dirawat di ICU Covid-19 meninggal dunia.
"Sebanyak 10 jenazah merupakan jenazah pasien Covid-19," ungkapnya.
Lebih lanjut jumlah jenazah yang dititipkan di IPJ meningkat dibandingkan sebelumnya yang rata-rata berkisar antara 10-15 jenazah. Meningkatnya jumlah jenazah yang dititipkan tidak terlepas akibat lamanya jenazah dititipkan.
Sebab biasanya pihak keluarga menitipkan jenazah karena menunggu hari baik (dewasa ayu) untuk mengupacarai jenazah keluarganya tersebut.
"Pastinya lama penitipan memengaruhi jumlah jenazah yang dititipkan," ujar Kesuma.
Editor : Yoyo Raharyo