Pemerintah pusat bahkan dilaporkan sudah mencoret dari kerangka proyek strategis nasional (PSN). Benarkah proyek bandara bali utara di Buleleng sudah dibatalkan permanen alias sudah dikubur?
Reporter radarbali.id mengonfirmasi hal ini pada Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali IGW Samsi Gunarta. Ternyata menurut Samsi Gunarta rencana Bandara Buleleng dalam status dihentikan sementara.
Lho masih ada peluang dilanjutkan?. “Bandara Bali Utara, memang berhenti sementara. Kalau di perencanaan masih ada, kami masih punya perencanaan yang berjalan,” ungkapnya.
Ini artinya, rencana ini masih bisa diusulkan kembali pada masa yang akan datang.
Disinggung bagaimana arahan dari Gubernur Bali Wayan Koster? Pria yang juga sama –sama Alumnus Institut Teknologi Bandung dengan Wayan Koster, menerangkan Koster belum memberikan keputusan maupun arahan spesifik.
Terlebih usai pernyataan Megawati Soekarnoputri yang menolak. Samsi menyinggung soal lokasi rencana pembangunan bandara yang cocok hanya di Bali Utara. Samsi belum melihat ada tempat yang memungkinkan untuk dijadikan lokasi bandara. “Pimpinan belum mengarahkan secara spesifik, memang kalau tempatnya yang ada cuma ada di utara kita belum melihat ada tempat yang memungkinan juga, “ ucapnya.
Sementara, diwawancarai beberapa hari lalu Ketua Komisi III DPRD Bali, Anak Agung Adhi Ardhana yang juga politikus PDIP mengatakan, Bandara Bali Utara adalah rencana lama dari gubernur-gubernur terdahulu. Dengan adanya sikap dari Megawati tokoh nasional yang juga memiliki ikatan darah dengan Bali, tentunya akan menjadi bahan evaluasi dan sebagai arahan yang harus diperhatikan serta dikaji sematang-matangnya oleh Komisi III yang membidangi infrastruktur. Sehingga apa yang ingin menjadi harapan rakyat sebagaimana yang disampaikan dapat disesuaikan. (feb/rid) Editor : M.Ridwan