Garam juga masuk industri pariwisata. Hal itu diungkapkan
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Putu Sumardiana kemarin (4/6). Sumardiana mengungkapkan garam Bali jadi primadona salah satu produksi garam di Kusamba. "Garam Bali yang di Kusamba Klungkung jadi primadona," ucapnya.
Pria kelahiran Singaraja ini mengatakan, petani garam di Kusamba produksi garamnya konsisten dan juga telah memiliki rumah kaca sebagai metode produksi. Diakuinya, hasil produksinya bisa dua kali lipat.
"Karena ada rumah tidak tergantung cuaca. Hujan tetap produksi, stabil dia. Ada dua tempat dengan produksi rumah kaca, yakni Amed dan Kusamba," jelasnya.
Pihaknya juga berencana bakal mengembangkan rumah kaca ini ke wilayah lain di pesisir Bali. "Nanti kami kembangkan di Tejakula dan sebagainya," ujarnya. (feb/rid) Editor : M.Ridwan