alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Smile Train Ajak Penderita Bibir Sumbing untuk Tersenyum Kembali

BADUNG, radarbali.id- Menciptakan senyum baru bagi penderita bibir sumbing merupakan tujuan utama Smile Train, organisasi nirlaba terbesar di dunia yang aktif melakukan operasi bibir sumbing gratis bagi anak-anak maupun dewasa. Melalui jumpa pers di Seminyak kemarin (31/5) Smile Train bersama Urvashi Rautela selaku Duta Global, menyampaikan kabar gembira atas pencapaian 100.000 operasi bibir sumbing di Indonesia pada awal tahun ini.
“Senang sekali, dalam program Journey of Smiles, saya dapat bertemu anak-anak yang akan dan telah menjalankan operasi bibir sumbing. Serta berbincang dengan keluarga pasien, para dokter serta mitra lainnya. Saya sangat bangga sekaligus terharu, mendapat tugas istimewa dari Smile Train untuk mengampanyekan kesadaran akan pentingnya penanganan segera bagi bibir sumbing, ” ungkap Urvashi.
Bibir sumbing dan celah langit-langit mulut, jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi fisik seperti kesulitan makan, bernapas, mendengar, dan berbicara. Smile Train bekerja sama dengan tenaga medis profesional di seluruh Indonesia guna memberikan perawatan komprehensif lebih lanjut (Comprehensive Cleft Care – CCC). Tindakan tersebut mencangkup perawatan ortodontik, perawatan gigi, layanan psikososial, terapi wicara dan yang tidak kalah pentingnya yakni dukungan nutrisi. Perawatan dimaksudkan untuk membantu rehabilitasi jangka panjang, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan para pasien pasca operasi.
Sejalan dengan itu, Dr. Putu Trisna Utami, Sp.BP-RE, selaku Kepala Bedah Plastik Yayasan Senyum Bali, menjelaskan, “Tindakan operasi, idealnya dilakukan sedini mungkin dan memerlukan fasilitas medis yang baik. Untungnya di Bali telah memiliki fasilitas memadai, sehingga jangan  ragu untuk mendaftarkan anak maupun kerabatnya, Smile Train beserta team akan dengan senang hati membantu. Di Bali, bibir sumbing tercatat sebanyak 200 kasus per tahun yang sebagian besarnya berasal dari keluarga kurang mampu. Dengan  adanya Smile Train tentu saja mampu memberikan harapan bagi mereka, untuk tersenyum kembali, ” ujar Dr. Putu.
Telah berkiprah selama dua dekade di Indonesia, Smile Train berupaya mengurangi jumlah penderita bibir sumbing. “Perjalanan Senyuman ini dapat berlangsung dengan dukungan penuh dari para mitra serta para relawan, ” ungkap Deasy Larasati, Country Manager Smile Train Indonesia. Bagi yang tertarik untuk ikut serta dalam kegiatan positif ini, dapat memperoleh informasi lengkap pada website https://www.smiletrainindonesia.org/ serta ikuti sosial media Facebook @SmileTrainIndonesia, Twitter @SmileTrainID dan Instagram @smiletrainindonesia. (rba/tis/ken)


BADUNG, radarbali.id- Menciptakan senyum baru bagi penderita bibir sumbing merupakan tujuan utama Smile Train, organisasi nirlaba terbesar di dunia yang aktif melakukan operasi bibir sumbing gratis bagi anak-anak maupun dewasa. Melalui jumpa pers di Seminyak kemarin (31/5) Smile Train bersama Urvashi Rautela selaku Duta Global, menyampaikan kabar gembira atas pencapaian 100.000 operasi bibir sumbing di Indonesia pada awal tahun ini.
“Senang sekali, dalam program Journey of Smiles, saya dapat bertemu anak-anak yang akan dan telah menjalankan operasi bibir sumbing. Serta berbincang dengan keluarga pasien, para dokter serta mitra lainnya. Saya sangat bangga sekaligus terharu, mendapat tugas istimewa dari Smile Train untuk mengampanyekan kesadaran akan pentingnya penanganan segera bagi bibir sumbing, ” ungkap Urvashi.
Bibir sumbing dan celah langit-langit mulut, jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi fisik seperti kesulitan makan, bernapas, mendengar, dan berbicara. Smile Train bekerja sama dengan tenaga medis profesional di seluruh Indonesia guna memberikan perawatan komprehensif lebih lanjut (Comprehensive Cleft Care – CCC). Tindakan tersebut mencangkup perawatan ortodontik, perawatan gigi, layanan psikososial, terapi wicara dan yang tidak kalah pentingnya yakni dukungan nutrisi. Perawatan dimaksudkan untuk membantu rehabilitasi jangka panjang, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan para pasien pasca operasi.
Sejalan dengan itu, Dr. Putu Trisna Utami, Sp.BP-RE, selaku Kepala Bedah Plastik Yayasan Senyum Bali, menjelaskan, “Tindakan operasi, idealnya dilakukan sedini mungkin dan memerlukan fasilitas medis yang baik. Untungnya di Bali telah memiliki fasilitas memadai, sehingga jangan  ragu untuk mendaftarkan anak maupun kerabatnya, Smile Train beserta team akan dengan senang hati membantu. Di Bali, bibir sumbing tercatat sebanyak 200 kasus per tahun yang sebagian besarnya berasal dari keluarga kurang mampu. Dengan  adanya Smile Train tentu saja mampu memberikan harapan bagi mereka, untuk tersenyum kembali, ” ujar Dr. Putu.
Telah berkiprah selama dua dekade di Indonesia, Smile Train berupaya mengurangi jumlah penderita bibir sumbing. “Perjalanan Senyuman ini dapat berlangsung dengan dukungan penuh dari para mitra serta para relawan, ” ungkap Deasy Larasati, Country Manager Smile Train Indonesia. Bagi yang tertarik untuk ikut serta dalam kegiatan positif ini, dapat memperoleh informasi lengkap pada website https://www.smiletrainindonesia.org/ serta ikuti sosial media Facebook @SmileTrainIndonesia, Twitter @SmileTrainID dan Instagram @smiletrainindonesia. (rba/tis/ken)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/