alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Perkantoran Pemprov Bali Terapkan Aplikasi PeduliLindungi

DENPASAR, Radar Bali- Tingkat penyebaran Covid-19 di wilayah Bali dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan tanda-tanda melandai.

 

Kendati demikian, kewaspadaan harus tetap dijaga untuk mengantisipasi kembali melonjaknya kasus.

 

Selain tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19, pemerintah juga menggencarkan penerapan aplikasi PeduliLindungi pada fasilitas umum.

 

Pemprov Bali mengambil inisiatif menjadi pelopor dalam penerapan PeduliLindungi pada seluruh perkantoran. Komitmen ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana dalam siaran persnya, Kamis (30/9).

 

Gede Pramana mengurai, penerapan aplikasi PeduliLindungi bertujuan mencegah penularan Covid-19 di lingkungan perkantoran.

 

Sesuai arahan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, setiap kantor di lingkungan Pemprov Bali diwajibkan memasang QR Code PeduliLindungi pada pintu masuk.

Baca Juga:  Pandemi, Warga Pendatang di Denpasar Pusing Bayar Pungutan Desa Adat

 

Setiap orang yang akan masuk kantor, baik itu pegawai pemprov maupun masyarakat yang hendak memperoleh pelayanan harus melewati proses screening dengan melakukan scan pada QR Code PeduliLindungi.

 

Guna mengefektifkan penerapan aplikasi ini, seluruh pegawai Pemprov Bali diminta memasang aplikasi PeduliLindungi di smartphone masing-masing.

 

Dengan penerapan aplikasi ini, yang diperbolehkan masuk kantor adalah mereka yang sudah memperoleh vaksin dua kali berdasarkan screening di aplikasi PeduliLindungi (bukan dengan menunjukkan sertifikat vaksin manual, red) dan tidak terkonfirmasi positif Covid-19 yang ditandai dengan warna hijau pada aplikasi PeduliLindungi.

 

Kadis Kominfos Gede Pramana mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Bali menjadi contoh dalam penerapan aplikasi PeduliLindungi agar penyebaran Covid-19 di Bali semakin melandai. 

Baca Juga:  Dibanding Pekerja Migran, Warga Domisili di Bali Lebih Banyak Positif

 

Ia juga mengimbau masyarakat yang hendak memperoleh layanan di perkantoran Pemprov Bali memperhatikan hal tersebut.

 

Artinya, masyarakat atau tamu yang hendak berurusan di Pemprov Bali diminta menyiapkan aplikasi PeduliLindungi di smartphone masing-masing sehingga tak terkendala ketika hendak masuk kawasan perkantoran. (arb/ken)

- Advertisement -

- Advertisement -

DENPASAR, Radar Bali- Tingkat penyebaran Covid-19 di wilayah Bali dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan tanda-tanda melandai.

 

Kendati demikian, kewaspadaan harus tetap dijaga untuk mengantisipasi kembali melonjaknya kasus.


 

Selain tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19, pemerintah juga menggencarkan penerapan aplikasi PeduliLindungi pada fasilitas umum.

 

Pemprov Bali mengambil inisiatif menjadi pelopor dalam penerapan PeduliLindungi pada seluruh perkantoran. Komitmen ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana dalam siaran persnya, Kamis (30/9).

 

Gede Pramana mengurai, penerapan aplikasi PeduliLindungi bertujuan mencegah penularan Covid-19 di lingkungan perkantoran.

 

Sesuai arahan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, setiap kantor di lingkungan Pemprov Bali diwajibkan memasang QR Code PeduliLindungi pada pintu masuk.

Baca Juga:  Dikritik ForBALI, Adi Wiryatama Minta Maaf, Bilang Sikap DPRD Tegas

 

Setiap orang yang akan masuk kantor, baik itu pegawai pemprov maupun masyarakat yang hendak memperoleh pelayanan harus melewati proses screening dengan melakukan scan pada QR Code PeduliLindungi.

 

Guna mengefektifkan penerapan aplikasi ini, seluruh pegawai Pemprov Bali diminta memasang aplikasi PeduliLindungi di smartphone masing-masing.

 

Dengan penerapan aplikasi ini, yang diperbolehkan masuk kantor adalah mereka yang sudah memperoleh vaksin dua kali berdasarkan screening di aplikasi PeduliLindungi (bukan dengan menunjukkan sertifikat vaksin manual, red) dan tidak terkonfirmasi positif Covid-19 yang ditandai dengan warna hijau pada aplikasi PeduliLindungi.

 

Kadis Kominfos Gede Pramana mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Bali menjadi contoh dalam penerapan aplikasi PeduliLindungi agar penyebaran Covid-19 di Bali semakin melandai. 

Baca Juga:  Kasus Terkonfirmasi Positif di Karangasem Tambah 5 Orang, 2 Meninggal

 

Ia juga mengimbau masyarakat yang hendak memperoleh layanan di perkantoran Pemprov Bali memperhatikan hal tersebut.

 

Artinya, masyarakat atau tamu yang hendak berurusan di Pemprov Bali diminta menyiapkan aplikasi PeduliLindungi di smartphone masing-masing sehingga tak terkendala ketika hendak masuk kawasan perkantoran. (arb/ken)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/