alexametrics
29.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

BBMKG Minta Warga Waspada Hujan Disertai Kilat dan Gelombang Tinggi

 

MANGUPURA– Saat ini Bali memasuki periode peralihan musim dari kemarau ke musim hujan. Namun, belakangan curah hujan mulai meningkat. Sebab, sebagian besar wilayah Bali berpotensi hujan ringan-sedang.

 

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Agus Wahyu Raharjo menerangkan, kondisi cuaca umum saat ini berawan dan berpotensi hujan ringan-sedang di sebagian besar wilayah Bali. Suhu udara berkisar antara 23-32 derajat celcius, dengan kelembaban udara berkisar 62-92 persen.

 

Agus mengatakan, angin umumnya bertiup dari arah Timur-Selatan dengan kecepatan berkisar antara 6-36 Km per jam. Tinggi gelombang laut di Perairan Utara Bali berkisar antara 0.25-1.25 meter, di Perairan Selatan Bali berkisar antara 0.5-2.5 meter, di Selat Bali berkisar antara 0.25-2.5 meter dan di Selat Lombok berkisar antara 0.5-2.5 meter.

Baca Juga:  Bali Tutup Bulan Agustus dengan Tiga Kematian Akibat Covid-19

 

Agus menambahkan, kondisi ini disebabkan wilayah Bali sedang dalam periode musim peralihan. “ Suhu muka laut sekitar wilayah Bali berkisar antara 28-30 derajat celcius. Suhu muka laut yang hangat dapat meningkatkan potensi penguapan atau penambahan massa uap air di wilayah Bali. Massa udara basah terkonsentrasi dari lapisan permukaan hingga lapisan 700 mb (3000 m), ” terangnya, Minggu (31/10).

 

Kata dia, prediksi cuaca tiga hari kedepan. Cuaca secara umum berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Bali. Angin umumnya bertiup dari arah timur- barat daya dengan kecepatan berkisar antara 6-36 Km per jam.

 

Selain itu BMKG juga mengeluarkan peringatan dini yakni waspada potensi hujan yang disertai kilat atau petir  di Bali bagian barat, tengah, timur dan selatan.  “Selain itu potensi tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan dan Samudera Hindia Selatan Bali, ” jelasnya.

Baca Juga:  Koster Bahas Covid dan Pariwisata, Jokowi Kabulkan 10 Permintaan Bali

 

Pihaknya juga mengimbau  kepada masyarakat umum, nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari mewaspadai tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di sekitar perairan Selatan Bali. Masyarakat diimbau tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan kilat atau petir. “Kami mengimbau masyarakat selalu tetap waspada dan berhati-hati,” pungkasnya.

 


 

MANGUPURA– Saat ini Bali memasuki periode peralihan musim dari kemarau ke musim hujan. Namun, belakangan curah hujan mulai meningkat. Sebab, sebagian besar wilayah Bali berpotensi hujan ringan-sedang.

 

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Agus Wahyu Raharjo menerangkan, kondisi cuaca umum saat ini berawan dan berpotensi hujan ringan-sedang di sebagian besar wilayah Bali. Suhu udara berkisar antara 23-32 derajat celcius, dengan kelembaban udara berkisar 62-92 persen.

 

Agus mengatakan, angin umumnya bertiup dari arah Timur-Selatan dengan kecepatan berkisar antara 6-36 Km per jam. Tinggi gelombang laut di Perairan Utara Bali berkisar antara 0.25-1.25 meter, di Perairan Selatan Bali berkisar antara 0.5-2.5 meter, di Selat Bali berkisar antara 0.25-2.5 meter dan di Selat Lombok berkisar antara 0.5-2.5 meter.

Baca Juga:  Koster Bahas Covid dan Pariwisata, Jokowi Kabulkan 10 Permintaan Bali

 

Agus menambahkan, kondisi ini disebabkan wilayah Bali sedang dalam periode musim peralihan. “ Suhu muka laut sekitar wilayah Bali berkisar antara 28-30 derajat celcius. Suhu muka laut yang hangat dapat meningkatkan potensi penguapan atau penambahan massa uap air di wilayah Bali. Massa udara basah terkonsentrasi dari lapisan permukaan hingga lapisan 700 mb (3000 m), ” terangnya, Minggu (31/10).

 

Kata dia, prediksi cuaca tiga hari kedepan. Cuaca secara umum berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Bali. Angin umumnya bertiup dari arah timur- barat daya dengan kecepatan berkisar antara 6-36 Km per jam.

 

Selain itu BMKG juga mengeluarkan peringatan dini yakni waspada potensi hujan yang disertai kilat atau petir  di Bali bagian barat, tengah, timur dan selatan.  “Selain itu potensi tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan dan Samudera Hindia Selatan Bali, ” jelasnya.

Baca Juga:  Ombak Tinggi dan Cuaca Buruk, Polisi Imbau Nelayan Tak Nekat Melaut

 

Pihaknya juga mengimbau  kepada masyarakat umum, nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari mewaspadai tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di sekitar perairan Selatan Bali. Masyarakat diimbau tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan kilat atau petir. “Kami mengimbau masyarakat selalu tetap waspada dan berhati-hati,” pungkasnya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/