alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Bising dan Beroperasi HIngga Subuh, Pol PP Ancam Segel 9 Bar di Canggu

MANGUPURA – 9 bar yang berada di Kawasan wisata Canggu, Kuta Utara, Badung dirazia. Tim gabungan yang dipimpin Kabid Perindustrian Pariwisata Badung Ngakan Tri

dan Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kabupaten Badung I Wayan Sukanta melakukan sidak KTP sekaligus sidak kebisingan kemarin dini hari.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, Kabid Perindustrian Pariwisata Badung Ngakan Tri mengatakan, razia ini dilakukan dalam rangka cipta kondisi kamtibmas di wilayah Badung.

Menurutnya, razia ini melibatkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan,

Badan Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung, Satpolpp Badung, BIN, Babinsa, Pecalang Canggu dan Linmas Canggu. Total ada 70 orang yang terlibat dalam razia.

Baca Juga:  Peselancar Ikut Tolak Pembangunan Terminal LNG di Sanur

Ngakan Tri mengatakan, sidak kebisingan ini dalam rangka menindaklanjuti keluhan dari pemilik dan perwakilan managemen hotel dan vila, di wilayah Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kuta Utara.

“Ternyata benar, sampai subuh sekitar pukul 03.00, sejumlah cafe masih beroperasi. Benar ada gangguan suara kebisingan musik yang ditimbulkan oleh Cafe dan Bar disana,” bebernya.

9 bar yang disasar adalah Oldman’s, Beach Bums, Sand Bar, Island Beach Bar, Back Yard, X Bar, The Lawn, dan Seeweed.

Dalam sidak tersebut petugas menemukan sejumlah bar menjual miras dan menyediakan house musik serta buka hingga subuh sehingga sangat mengganggu kenyamanan wisatawan yang menginap di kawasan tersebut.

“Berdasar alat deteksi tingkat kebisingan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Badung rata-rata melebihi standar

Baca Juga:  Semarak Obor Kemerdekaan Warga Kota

yaitu antara 60 -65 sehingga akan sangat mengganggu kenyaman wisatawan hotel yang menginap disekitarnya,” bebernya.

Oleh kerena itu, sejumlah tempat hiburan ini langsung dikenakan sanksi teguran. 3 Februari nanti pengelola usaha yang telah dianggap melakukan pelanggaran

akan dipanggil untuk diberikan pembinaan di kantor Satpol PP Badung. “Jika masih melabrak aturan setelah dibina makan terancam di segel,” tutupnya. 



MANGUPURA – 9 bar yang berada di Kawasan wisata Canggu, Kuta Utara, Badung dirazia. Tim gabungan yang dipimpin Kabid Perindustrian Pariwisata Badung Ngakan Tri

dan Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kabupaten Badung I Wayan Sukanta melakukan sidak KTP sekaligus sidak kebisingan kemarin dini hari.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, Kabid Perindustrian Pariwisata Badung Ngakan Tri mengatakan, razia ini dilakukan dalam rangka cipta kondisi kamtibmas di wilayah Badung.

Menurutnya, razia ini melibatkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan,

Badan Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung, Satpolpp Badung, BIN, Babinsa, Pecalang Canggu dan Linmas Canggu. Total ada 70 orang yang terlibat dalam razia.

Baca Juga:  Bersiap! Satpol PP Badung akan Obok-obok Bangunan Liar di Pantai Canggu

Ngakan Tri mengatakan, sidak kebisingan ini dalam rangka menindaklanjuti keluhan dari pemilik dan perwakilan managemen hotel dan vila, di wilayah Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kuta Utara.

“Ternyata benar, sampai subuh sekitar pukul 03.00, sejumlah cafe masih beroperasi. Benar ada gangguan suara kebisingan musik yang ditimbulkan oleh Cafe dan Bar disana,” bebernya.

9 bar yang disasar adalah Oldman’s, Beach Bums, Sand Bar, Island Beach Bar, Back Yard, X Bar, The Lawn, dan Seeweed.

Dalam sidak tersebut petugas menemukan sejumlah bar menjual miras dan menyediakan house musik serta buka hingga subuh sehingga sangat mengganggu kenyamanan wisatawan yang menginap di kawasan tersebut.

“Berdasar alat deteksi tingkat kebisingan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Badung rata-rata melebihi standar

Baca Juga:  3,683 Warga Badung Langgar Prokes, Pol PP Raup Uang Denda Rp 7,5 Juta

yaitu antara 60 -65 sehingga akan sangat mengganggu kenyaman wisatawan hotel yang menginap disekitarnya,” bebernya.

Oleh kerena itu, sejumlah tempat hiburan ini langsung dikenakan sanksi teguran. 3 Februari nanti pengelola usaha yang telah dianggap melakukan pelanggaran

akan dipanggil untuk diberikan pembinaan di kantor Satpol PP Badung. “Jika masih melabrak aturan setelah dibina makan terancam di segel,” tutupnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/