alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Tak Terpengaruh Covid-19, Disdik Badung tetap Anggarkan Seragam Gratis

MANGUPURA – Ditengah pandemi corona virus disease (Covid-19) program bidang pendidikan di Badung tetap berjalan.

Pemberian seragam gratis bagi siswa SD maupun SMP Negeri di Badung tetap akan dilaksanakan seperti tahun lalu.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Badung I Ketut Widia Astika mengatakan, program seragam gratis untuk pelajar SD dan SMP merupakan program prioritas.

Bahkan untuk seragam gratis di tahun 2019 yang sempat terhambat karena gagal tender kini semuanya sudah tuntas.

“Pemberian seragam gratis di tahun 2019 itu sudah tuntas sebelum akhir tahun. Sekarang kita rencana menyiapkan untuk pemberian seragam gratis untuk siswa di tahun 2020,“ jelas Widia Astika.

Baca Juga:  Tiba di Tabanan, Tiga Kendaraan dari Pulau Jawa Dipaksa Putar Balik

Kata dia, pemberian seragam gratis ini sekaligus membantu masyarakat, terlebih situasi sekarang ini hampir di segala lini kena dampaknya. 

Seperti diketahui, siswa Kelas I SD Negeri di Kabupaten Badung, mendapat satu stel seragam. Seperti sepatu Sekolah dan kaos kaki, tas, pakaian olah raga, pakain putih merah, endek.

Sementara untuk seragam siswa SMP juga mendapat sepatu sekolah dan kaos, pakaian olah raga, endek, putih biru.

Khusus untuk seragam gratis diberikan dalam bentuk kain, kemudian siswa diberikan ongkos menjahit sebesar Rp 110 ribu per stel.

“Begitu siswa baru masuk kita siapkan. Sebab program ini untuk meringankan orang tua siswa. Mudah-mudahan tidak ada gagal tender dan tidak mengurangi semangat teman-teman penyedia untuk melakukan penawaran, ” jelasnya.

Baca Juga:  Pulang Melaut, Digulung Ombak, Jukung Nelayan Pantai Seseh Terbalik

Selain itu, untuk ujian siswa di Badung SD maupun SMP sudah dilaksanakan. Karena ujian nasional ditiadakan dan yang penting tidak mengumpulkan siswa.

“Ujian sudah dilaksanakan, termasuk ulangan sumatif tidak mengumpulkan siswa dan bisa dengan tugas portofolio,” terangnya.

Secara terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Gedung dan Sarana (Disdikpora) Kabupaten Badung Putu Roby Widya Harsana menyatakan hal yang sama yakni untuk pemberian seragam gratis SD dan SMP masih tetap dianggarkan.

“Untuk SD kami anggarkan berjumlah  6.114. Sementara untuk SMP berjumlah 5.023 siswa,” pungkasnya.



MANGUPURA – Ditengah pandemi corona virus disease (Covid-19) program bidang pendidikan di Badung tetap berjalan.

Pemberian seragam gratis bagi siswa SD maupun SMP Negeri di Badung tetap akan dilaksanakan seperti tahun lalu.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Badung I Ketut Widia Astika mengatakan, program seragam gratis untuk pelajar SD dan SMP merupakan program prioritas.

Bahkan untuk seragam gratis di tahun 2019 yang sempat terhambat karena gagal tender kini semuanya sudah tuntas.

“Pemberian seragam gratis di tahun 2019 itu sudah tuntas sebelum akhir tahun. Sekarang kita rencana menyiapkan untuk pemberian seragam gratis untuk siswa di tahun 2020,“ jelas Widia Astika.

Baca Juga:  Puluhan Pekerja Migran Rapid Test, Nusa Penida Nihil Kasus Covid-19

Kata dia, pemberian seragam gratis ini sekaligus membantu masyarakat, terlebih situasi sekarang ini hampir di segala lini kena dampaknya. 

Seperti diketahui, siswa Kelas I SD Negeri di Kabupaten Badung, mendapat satu stel seragam. Seperti sepatu Sekolah dan kaos kaki, tas, pakaian olah raga, pakain putih merah, endek.

Sementara untuk seragam siswa SMP juga mendapat sepatu sekolah dan kaos, pakaian olah raga, endek, putih biru.

Khusus untuk seragam gratis diberikan dalam bentuk kain, kemudian siswa diberikan ongkos menjahit sebesar Rp 110 ribu per stel.

“Begitu siswa baru masuk kita siapkan. Sebab program ini untuk meringankan orang tua siswa. Mudah-mudahan tidak ada gagal tender dan tidak mengurangi semangat teman-teman penyedia untuk melakukan penawaran, ” jelasnya.

Baca Juga:  Antisipasi Pilkada di Tengah Covid-19, KPU Tabanan Rancang APD Khusus

Selain itu, untuk ujian siswa di Badung SD maupun SMP sudah dilaksanakan. Karena ujian nasional ditiadakan dan yang penting tidak mengumpulkan siswa.

“Ujian sudah dilaksanakan, termasuk ulangan sumatif tidak mengumpulkan siswa dan bisa dengan tugas portofolio,” terangnya.

Secara terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Gedung dan Sarana (Disdikpora) Kabupaten Badung Putu Roby Widya Harsana menyatakan hal yang sama yakni untuk pemberian seragam gratis SD dan SMP masih tetap dianggarkan.

“Untuk SD kami anggarkan berjumlah  6.114. Sementara untuk SMP berjumlah 5.023 siswa,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/