30.4 C
Denpasar
Thursday, December 8, 2022

Batuk-Batuk Tanpa Henti, Chef Italia Meregang Nyawa di Jimbaran, Terserang TBC?

DENPASAR – Chef berkebangsaan Italia bernama Gianfranco Beltrame, 52 meregang nyawa di rumahnya. Kejadian itu terjadi di Perumahan Taman Sakura Regency II Kapling 21 Lingkungan 21 Banjar Buana Kubu, Jimbaran, Kuta Selatan.

“Kejadian terjadi pada Minggu (2/10/2022) sekitar pukul 06.15 wita,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi, Senin (3/10/2022). Sebelum meregang nyawa, korban sempat mengalami batuk-batuk keras.

Itu bermula saat korban dan istrinya tertidur setelah pulang. Namun istri korban bernama Rika Susanti terbangun karena mendengar suara batuk korban secara terus menerus.

Saat itu istri korban semoatembangunkan korban. Namun tak ada respon. Bahkan korban terus batuk-batuk selama kurang lebih sepuluh menit.

Baca Juga:  Anggaran Belanja Pemprov Naik Rp 366 M, Habis untuk Shortcut dan BOS

Saksi Rika lalu menelpon pihak RS BIMC untuk datang ke rumahnya. Ketika ambulance BIMC sampai di rumahnya sekitar pukul 06.45 WITA, almarhum diperiksa dan dinyatakan telah meninggal dunia.

“Korban diduga meninggal dunia karena sakit yang dideritanya,” pungkas Sukadi. Kini kasus ini masih didalami oleh Polresta Denpasar. (Marsellus Nabunome Pampur/rid)

 



DENPASAR – Chef berkebangsaan Italia bernama Gianfranco Beltrame, 52 meregang nyawa di rumahnya. Kejadian itu terjadi di Perumahan Taman Sakura Regency II Kapling 21 Lingkungan 21 Banjar Buana Kubu, Jimbaran, Kuta Selatan.

“Kejadian terjadi pada Minggu (2/10/2022) sekitar pukul 06.15 wita,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi, Senin (3/10/2022). Sebelum meregang nyawa, korban sempat mengalami batuk-batuk keras.

Itu bermula saat korban dan istrinya tertidur setelah pulang. Namun istri korban bernama Rika Susanti terbangun karena mendengar suara batuk korban secara terus menerus.

Saat itu istri korban semoatembangunkan korban. Namun tak ada respon. Bahkan korban terus batuk-batuk selama kurang lebih sepuluh menit.

Baca Juga:  Anggaran Belanja Pemprov Naik Rp 366 M, Habis untuk Shortcut dan BOS

Saksi Rika lalu menelpon pihak RS BIMC untuk datang ke rumahnya. Ketika ambulance BIMC sampai di rumahnya sekitar pukul 06.45 WITA, almarhum diperiksa dan dinyatakan telah meninggal dunia.

“Korban diduga meninggal dunia karena sakit yang dideritanya,” pungkas Sukadi. Kini kasus ini masih didalami oleh Polresta Denpasar. (Marsellus Nabunome Pampur/rid)

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/