alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Di Tengah Keheningan Nyepi, ODGJ Ngamuk di Tibubeneng, Badung

BADUNG – Di tengah keheningan Hari Suci Nyepi Saka 1944, seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ngamuk di Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Kamis (3/3/2022). Pria berinisial INA itu mengamuk dan membuat warga sekitar resah. 

 

Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara, Iptu Made Purwantara menerangkan, ODGJ itu diamanakan pada Kamis (3/3/2022) sekitar pukul 20.00 WITA. Pria berusia 37 tahun itu diamankan di Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung.

 

“Saat itu anggota kami melaksanakan tugas jaga di Mako Polsek dalam rangka atensi masyarakat Umat Hindu melaksanakan Brata Penyepian Hari Raya Nyepi Çaka 1944. Lalu melalui sambungan telepon mendapatkan informasi bahwa adanya warga yang mengalami gangguan kejiwaan di Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara,” terangnya, Jumat (4/3/2022).

 

Dari pengaduan itu, Polisi bergegas ke lokasi. Selain itu juga ada petugas pecalang dari desa adat setempat. Di sana, ODGJ itu ditenangkan. Lalu polisi melakukan mediasi terkait dengan penanganan terhadap ODGJ tersebut.

“Atas persetujuan dari pihak keluarga memutuskan bahwa ODGJ yang bersangkutan akan dirawat secara intensif di rumahnya untuk sementara waktu,” ujarnya. 

 

Selain itu polisi juga menyampaikan imbauan kepada pihak keluarga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Untuk sementara diberikan Perawatan dahulu di rumah bersama keluarga dan untuk selanjutnya bisa diupayakan dilakukan pengobatan ke rumah sakit,” pungkasnya.



BADUNG – Di tengah keheningan Hari Suci Nyepi Saka 1944, seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ngamuk di Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Kamis (3/3/2022). Pria berinisial INA itu mengamuk dan membuat warga sekitar resah. 

 

Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara, Iptu Made Purwantara menerangkan, ODGJ itu diamanakan pada Kamis (3/3/2022) sekitar pukul 20.00 WITA. Pria berusia 37 tahun itu diamankan di Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung.

 

“Saat itu anggota kami melaksanakan tugas jaga di Mako Polsek dalam rangka atensi masyarakat Umat Hindu melaksanakan Brata Penyepian Hari Raya Nyepi Çaka 1944. Lalu melalui sambungan telepon mendapatkan informasi bahwa adanya warga yang mengalami gangguan kejiwaan di Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara,” terangnya, Jumat (4/3/2022).

 

Dari pengaduan itu, Polisi bergegas ke lokasi. Selain itu juga ada petugas pecalang dari desa adat setempat. Di sana, ODGJ itu ditenangkan. Lalu polisi melakukan mediasi terkait dengan penanganan terhadap ODGJ tersebut.

“Atas persetujuan dari pihak keluarga memutuskan bahwa ODGJ yang bersangkutan akan dirawat secara intensif di rumahnya untuk sementara waktu,” ujarnya. 

 

Selain itu polisi juga menyampaikan imbauan kepada pihak keluarga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Untuk sementara diberikan Perawatan dahulu di rumah bersama keluarga dan untuk selanjutnya bisa diupayakan dilakukan pengobatan ke rumah sakit,” pungkasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/