alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

GRESS! Tiga Ratus Ribu Lebih Pemudik Menyeberang ke Jawa via Gilimanuk

NEGARA – Arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, kemarin lebih lengang disbanding hari sebelumnya. Bahkan, suasana jalan menuju pelabuhan Gilimanuk  terlihat sepi.

Tidak ada lagi antrean kendaraan roda empat atau mobil pribadi dan roda dua dan roda dua seperti sehari sebelumnya.

Pantauan di Pelabuhan Gilimanuk, kondisi pelabuhan lengang. Antrean kendaraan, terutama roda empat sempat terjadi antrean.

Namun menjelang siang, roda empat yang sebelumnya membludak hingga terminal manuver dan parkir dalam pelabuhan, sudah tidak ada lagi.

Roda dua juga mulai berkurang. Antrean motor yang sempat antre hingga simpang tiga manuver, juga jauh berkurang.

Bahkan hampir tidak ada antrean panjang, baik di luar pelabuhan dan di dalam pelabuhan. Pemudik dengan roda empat dan roda dua melalui Pelabuhan Gilimanuk mengalir normal.

Kabagops Polres Jembrana Kompol Mahfud Didik Wiratmoko mengatakan, arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk mengalami penurunan drastis kemarin.

Baca Juga:  Ini Poin-poin Tuntutan Penolak IMF-WB, Ini Poin Paling Keras…

Pemudik baik kendaraan roda dua dan roda empat jauh berkurang dari beberapa hari sebelumnya, dimana antrean panjang mengular hingga roda empat diarahkan untuk parkir di terminal kargo.

“Sudah mulai berkurang,” jelasnya. Karena itu, meski masih ada pemudik yang belum menyeberang, diprediksi tidak akan ada antrean panjang lagi.

Pasalnya, puncak arus mudik sudah terjadi hari Minggu (2/6) lalu, dimana mulai Sabtu (1/6) malam, hingga Minggu siang masih terjadi antrean terutama roda empat.

Minggu malam, antrean roda empat masih terjadi dan berkurang drastis pada Minggu pagi. “Puncaknya pada H-3 itu, jadi hari ini sampai besok (hari ini) diprediksi tidak ada antrean,” terangnya.

Berdasarkan data produksi harian penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk dari PT. ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Gilimanuk

Baca Juga:  Pengungsi Membeludak, RS Sanglah Terjunkan 32 Dokter Spesialis

dari H-7 hingga H-3 lebaran, jumlah penumpang yang sudah menyeberang sebanyak 315.633 orang, terbanyak pada hari Minggu mencapai 77.217 orang.

Jumlah ini masih jauh lebih sedikit dari jumlah penumpang tahun 2018 yang mencapai 408.582 orang atau masih ada sekitar 90 ribu belum mudik.

Sementara jumlah roda dua yang sudah menyeberang sebanyak 64.320 unit. Jumlah terbanyak pada hari Minggu mencapai 16.090 unit, sehingga total dari H-7 sampai dengan H-3 sebanyak 64.320 unit.

Jumlah ini masih kurang dibandingkan dengan data tahun 2018, selama mudik 84.201 unit. Jumlah roda empat yang sudah menyeberang sebanyak 35.063 unit, terbanyak terjadi pada hari Minggu atau H-3 sebanyak 8.434 unit.

Sedangkan jumlah roda empat yang mudi tahun lalu sebanyak 45.251 unit. Sehingga masih ada sisa sekitar 5.000 unit mobil belum menyeberang. 



NEGARA – Arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, kemarin lebih lengang disbanding hari sebelumnya. Bahkan, suasana jalan menuju pelabuhan Gilimanuk  terlihat sepi.

Tidak ada lagi antrean kendaraan roda empat atau mobil pribadi dan roda dua dan roda dua seperti sehari sebelumnya.

Pantauan di Pelabuhan Gilimanuk, kondisi pelabuhan lengang. Antrean kendaraan, terutama roda empat sempat terjadi antrean.

Namun menjelang siang, roda empat yang sebelumnya membludak hingga terminal manuver dan parkir dalam pelabuhan, sudah tidak ada lagi.

Roda dua juga mulai berkurang. Antrean motor yang sempat antre hingga simpang tiga manuver, juga jauh berkurang.

Bahkan hampir tidak ada antrean panjang, baik di luar pelabuhan dan di dalam pelabuhan. Pemudik dengan roda empat dan roda dua melalui Pelabuhan Gilimanuk mengalir normal.

Kabagops Polres Jembrana Kompol Mahfud Didik Wiratmoko mengatakan, arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk mengalami penurunan drastis kemarin.

Baca Juga:  Jelang Libur Panjang, Satgas Covid-19 Perketat Pelabuhan Gilimanuk

Pemudik baik kendaraan roda dua dan roda empat jauh berkurang dari beberapa hari sebelumnya, dimana antrean panjang mengular hingga roda empat diarahkan untuk parkir di terminal kargo.

“Sudah mulai berkurang,” jelasnya. Karena itu, meski masih ada pemudik yang belum menyeberang, diprediksi tidak akan ada antrean panjang lagi.

Pasalnya, puncak arus mudik sudah terjadi hari Minggu (2/6) lalu, dimana mulai Sabtu (1/6) malam, hingga Minggu siang masih terjadi antrean terutama roda empat.

Minggu malam, antrean roda empat masih terjadi dan berkurang drastis pada Minggu pagi. “Puncaknya pada H-3 itu, jadi hari ini sampai besok (hari ini) diprediksi tidak ada antrean,” terangnya.

Berdasarkan data produksi harian penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk dari PT. ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Gilimanuk

Baca Juga:  Rayakan HUT RI ke 75, Penumpang Pesawat Nyanyikan Lagu Indonesia Raya

dari H-7 hingga H-3 lebaran, jumlah penumpang yang sudah menyeberang sebanyak 315.633 orang, terbanyak pada hari Minggu mencapai 77.217 orang.

Jumlah ini masih jauh lebih sedikit dari jumlah penumpang tahun 2018 yang mencapai 408.582 orang atau masih ada sekitar 90 ribu belum mudik.

Sementara jumlah roda dua yang sudah menyeberang sebanyak 64.320 unit. Jumlah terbanyak pada hari Minggu mencapai 16.090 unit, sehingga total dari H-7 sampai dengan H-3 sebanyak 64.320 unit.

Jumlah ini masih kurang dibandingkan dengan data tahun 2018, selama mudik 84.201 unit. Jumlah roda empat yang sudah menyeberang sebanyak 35.063 unit, terbanyak terjadi pada hari Minggu atau H-3 sebanyak 8.434 unit.

Sedangkan jumlah roda empat yang mudi tahun lalu sebanyak 45.251 unit. Sehingga masih ada sisa sekitar 5.000 unit mobil belum menyeberang. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/