alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Bupati Giri Prasta Hadiri Pitra Yadnya Mamukur Desa Adat Semana Mambal

 

MANGUPURA, Radar Bali – Sebagai wujud perhatian pemerintah Kabupaten Badung atas bakti masyarakat dalam melaksanakan upacara agama di masa pandemi, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Pitra Yadnya Mamukur, Mesangih dan Mepetik di Desa Adat Semana Mambal, Sabtu (4/9).

Turut hadir anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan, Kadisbud Gde Eka Sudarwita, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa, Perbekel Mambal dan Bandesa Adat Semana.

Dalam sambrama wacananya, Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Karya Pitra Yadnya dan Manusia Yadnya yang dilaksanakan oleh krama Desa Adat Semana secara gotong royong.

“Sesuai sastra agama Hindu karya ini disebut dengan Karya Mamukur Kinembulan, mamukur sama dengan nyekah, kinembulan artinya dilaksanakan secara gotong royong,” jelas Giri Prasta.

Baca Juga:  Plafon Kelas SMPN 2 Mengwi Ambruk, PUPR Sebut Ditanggung Rekanan

lebih lanjut Giri Prasta menerangkan secara detail mengenai makna dari setiap prosesi upacara yang dilakukan dalam karya tersebut.

“Puncak dari prosesi karya ini adalah pada saat Ngelinggihan Puspa di Kemulan yang disebut dengan Dewa Pratistha, ini yang paling penting jangan sampai keliru. Karena kita harus menggunakan konsep dik widik. Dik itu api (lelaki) letaknya di selatan dewanya Brahma, sedangkan widik itu air (perempuan) letaknya di Utara dewanya Wisnu,” terangnya

Apa yang disampaikan Bupati Giri Prasta ini bukan tanpa alasan, karena menurut lontar sastra agama Hindu kesuksesan dan kebahagiaan seseorang erat kaitannya dengan restu yang diberikan oleh leluhur.

“Inilah alasan mengapa saya bersedia menyampaikan ini kepada semeton semuanya karena saya ingin para leluhur selalu menyertai kita sehingga kita semua diberikan kesehatan kesuksesan dan kebahagiaan,” imbuhnya

Baca Juga:  Ini Total SK Bodong PNS Pemkab Badung yang Terlacak

Pada kesempatan itu Bupati Giri Prasta menyerahkan Punia Pemkab Badung sebesar Rp. 150 juta dan Punia pribadi sebesar Rp. 15 juta, sedangkan anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan turut mepunia sebesar Rp. 5 juta.

Disisi lain prawartaka karya Wayan Sentana melaporkan bahwa karya mamukur kinembulan yang dirancang sejak 3 bulan yang lalu tersebut melibatkan 55 sawa, 43 orang mesangih dan 53 orang mepetik.

“Dalam pelaksanaannya kami selalu mematuhi anjuran pemerintah dalam hal penerapan protokol kesehatan secara ketat,” jelasnya.

 

).

- Advertisement -

- Advertisement -

 

MANGUPURA, Radar Bali – Sebagai wujud perhatian pemerintah Kabupaten Badung atas bakti masyarakat dalam melaksanakan upacara agama di masa pandemi, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Pitra Yadnya Mamukur, Mesangih dan Mepetik di Desa Adat Semana Mambal, Sabtu (4/9).

Turut hadir anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan, Kadisbud Gde Eka Sudarwita, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa, Perbekel Mambal dan Bandesa Adat Semana.


Dalam sambrama wacananya, Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Karya Pitra Yadnya dan Manusia Yadnya yang dilaksanakan oleh krama Desa Adat Semana secara gotong royong.

“Sesuai sastra agama Hindu karya ini disebut dengan Karya Mamukur Kinembulan, mamukur sama dengan nyekah, kinembulan artinya dilaksanakan secara gotong royong,” jelas Giri Prasta.

Baca Juga:  Diterima Wabup, Pantau Fasilitas dan Sistem Pendistribusian Vaksin

lebih lanjut Giri Prasta menerangkan secara detail mengenai makna dari setiap prosesi upacara yang dilakukan dalam karya tersebut.

“Puncak dari prosesi karya ini adalah pada saat Ngelinggihan Puspa di Kemulan yang disebut dengan Dewa Pratistha, ini yang paling penting jangan sampai keliru. Karena kita harus menggunakan konsep dik widik. Dik itu api (lelaki) letaknya di selatan dewanya Brahma, sedangkan widik itu air (perempuan) letaknya di Utara dewanya Wisnu,” terangnya

Apa yang disampaikan Bupati Giri Prasta ini bukan tanpa alasan, karena menurut lontar sastra agama Hindu kesuksesan dan kebahagiaan seseorang erat kaitannya dengan restu yang diberikan oleh leluhur.

“Inilah alasan mengapa saya bersedia menyampaikan ini kepada semeton semuanya karena saya ingin para leluhur selalu menyertai kita sehingga kita semua diberikan kesehatan kesuksesan dan kebahagiaan,” imbuhnya

Baca Juga:  Dulu Gratis, Sekarang Masuk Water Blow Pengunjung Harus Bayar Segini

Pada kesempatan itu Bupati Giri Prasta menyerahkan Punia Pemkab Badung sebesar Rp. 150 juta dan Punia pribadi sebesar Rp. 15 juta, sedangkan anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan turut mepunia sebesar Rp. 5 juta.

Disisi lain prawartaka karya Wayan Sentana melaporkan bahwa karya mamukur kinembulan yang dirancang sejak 3 bulan yang lalu tersebut melibatkan 55 sawa, 43 orang mesangih dan 53 orang mepetik.

“Dalam pelaksanaannya kami selalu mematuhi anjuran pemerintah dalam hal penerapan protokol kesehatan secara ketat,” jelasnya.

 

).

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/