alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Ini Setting Penerapan Ganjil Genap dan Pengamanan IMF – World Bank

MANGUPURA – Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mulai ikut turun membantu pengamanan lalulintas selama IMF – World Bank Meeting berlangsung.

Petugas mulai dikerahkan Jumat (5/10) hari ini untuk membantu pengamanan arus lalu lintas para delegasi IMF – World Bank Meeting.

“Kami  sudah pemeriksaan kesiapan kendaraan. Sehingga pada digunakan bertugas kendaraan tidak ada masalah,” ujar Kadishub Badung  AA Rai Yuda Dharma.

Kata dia, total petugas yang dikerahkan 165 termasuk koordinator dengan 2 shift. Untuk  membantu kepolisian, Dishub masuk di satgas 3 untuk penjagaan dan pengaturan lalu lintas.

Namun, semua komando ada di kepolisian. Untuk shift pagi mulai pukul 05.30-14.00  penjagaan di Pos Gatot Kaca/Patung Kuda, Simpang Ngurah Rai, Simpang Benoa Square,

Simpang MCD Unud, Simpang Taman Griya, Simpang Tol Nusa Dua, Simpang Pratama Nusa Dua, Simpang Politeknik,  Simpang Nirmala, dan Pos Lapangan Lagoon.

Sementara untuk shift sore mulai pukul 13.30-22.00 dengan penjagaan di Pos Gatot Kaca/Patung Kuta Tuban, Simpang Ngurah Rai, Simpang Benoa Square, Simpang MCD Unud,

Baca Juga:  Unwar Terjunkan 1.859 Mahasiswa KKN di 62 Desa di Bali

Simpang Taman Griya, Simpang Tol Nusa Dua, Simpang Siligita, Simpang Pratama Nusa Dua, Simpang Politeknik, Simpang Nirmala dan Lapangan Lagoon. “Jadi ada dua shift petugas kami ikut bertugas, ” ungkapnya.

Untuk pembatasan lalulintas ganjil genap, pihaknya juga turut membantu kepolisian. Pelaksanaan sistem ganjil genap berlaku mulai tanggal 7-16 Oktober 2018.

Pada pagi hari berlaku pukul 06.00-09.00 dan sore pada pukul 15.00-19.00. Ruas jalan pembatasan ganjil genap yakni di Jalan Bypass Ngurah Rai (Simpang Pesanggaran-Nusa Dua),

Jalan Raya Uluwatu (simpang kali-Uluwatu), Jalan Kampus Unud (simpang kampus –Poltek), Jalan Uluwatu II (simpang ali-Kampus Unud Ngurah Rai), dan Jalan Siligita simpang PDAM-simpang bypass Ngurah Rai).

Kendaraan yang dibatasi mobil pribadi (plat hitam) dan angkutan barang (bahan bangunan). Kendaraan yang dikecualikan ganjil genap yakni kendaraan dinas, ambulance/BPBD, mobil derek,

Baca Juga:  Duh, Keasyikan Menunggu Lelaki Hidung Belang, Sembilan PSK Diciduk

sepeda motor, kendaraan delegasi, angkutan umum, angkutan pariwisata, angkutan sewa umum, angkutan sewa khusus dan angkutan sembako dan BBM.

Sementara layanan angkutan umum yakni optimalisasi Bus Sarbagita jalan menuju Pulau Serangan dan Central Parkir Kuta.

“Saat pemberlakuan kendaraan dengan nomor polisi ganjil-genap,  kami juga akan ikut membatu pihak kepolisian.

Termasuk juga atensi terhadap parkir liar.  Namun untuk parkir liar, nanti URC yang akan bergerak,” paparnya.

Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose mengatakan, kepolisian akan memberi jaminan maksimal terhadap suksesnya acara ini.

“Venue IMF-World Bank ini hanya satu, jadi terfokus di Nusa Dua saja, kebijakan ganjil genap harus dilakukan. Sehingga kita bisa jadi tuan rumah yang baik.

Kalau misalnya ada penambahan peserta dan kendaraan nanti kami lakukan diskresi. Kami coba kurangi lagi tingkat kemacetan dengan penggunaan bus feeder dan sebagainya,” tuturnya.  



MANGUPURA – Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mulai ikut turun membantu pengamanan lalulintas selama IMF – World Bank Meeting berlangsung.

Petugas mulai dikerahkan Jumat (5/10) hari ini untuk membantu pengamanan arus lalu lintas para delegasi IMF – World Bank Meeting.

“Kami  sudah pemeriksaan kesiapan kendaraan. Sehingga pada digunakan bertugas kendaraan tidak ada masalah,” ujar Kadishub Badung  AA Rai Yuda Dharma.

Kata dia, total petugas yang dikerahkan 165 termasuk koordinator dengan 2 shift. Untuk  membantu kepolisian, Dishub masuk di satgas 3 untuk penjagaan dan pengaturan lalu lintas.

Namun, semua komando ada di kepolisian. Untuk shift pagi mulai pukul 05.30-14.00  penjagaan di Pos Gatot Kaca/Patung Kuda, Simpang Ngurah Rai, Simpang Benoa Square,

Simpang MCD Unud, Simpang Taman Griya, Simpang Tol Nusa Dua, Simpang Pratama Nusa Dua, Simpang Politeknik,  Simpang Nirmala, dan Pos Lapangan Lagoon.

Sementara untuk shift sore mulai pukul 13.30-22.00 dengan penjagaan di Pos Gatot Kaca/Patung Kuta Tuban, Simpang Ngurah Rai, Simpang Benoa Square, Simpang MCD Unud,

Baca Juga:  Angin Layangan Sampai Bulan Agustus, Aktivitas Asyik Saat Pandemi

Simpang Taman Griya, Simpang Tol Nusa Dua, Simpang Siligita, Simpang Pratama Nusa Dua, Simpang Politeknik, Simpang Nirmala dan Lapangan Lagoon. “Jadi ada dua shift petugas kami ikut bertugas, ” ungkapnya.

Untuk pembatasan lalulintas ganjil genap, pihaknya juga turut membantu kepolisian. Pelaksanaan sistem ganjil genap berlaku mulai tanggal 7-16 Oktober 2018.

Pada pagi hari berlaku pukul 06.00-09.00 dan sore pada pukul 15.00-19.00. Ruas jalan pembatasan ganjil genap yakni di Jalan Bypass Ngurah Rai (Simpang Pesanggaran-Nusa Dua),

Jalan Raya Uluwatu (simpang kali-Uluwatu), Jalan Kampus Unud (simpang kampus –Poltek), Jalan Uluwatu II (simpang ali-Kampus Unud Ngurah Rai), dan Jalan Siligita simpang PDAM-simpang bypass Ngurah Rai).

Kendaraan yang dibatasi mobil pribadi (plat hitam) dan angkutan barang (bahan bangunan). Kendaraan yang dikecualikan ganjil genap yakni kendaraan dinas, ambulance/BPBD, mobil derek,

Baca Juga:  Libur Cuti Bersama, Polda Bali Akan Perketat Pengamanan Obyek Wisata

sepeda motor, kendaraan delegasi, angkutan umum, angkutan pariwisata, angkutan sewa umum, angkutan sewa khusus dan angkutan sembako dan BBM.

Sementara layanan angkutan umum yakni optimalisasi Bus Sarbagita jalan menuju Pulau Serangan dan Central Parkir Kuta.

“Saat pemberlakuan kendaraan dengan nomor polisi ganjil-genap,  kami juga akan ikut membatu pihak kepolisian.

Termasuk juga atensi terhadap parkir liar.  Namun untuk parkir liar, nanti URC yang akan bergerak,” paparnya.

Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose mengatakan, kepolisian akan memberi jaminan maksimal terhadap suksesnya acara ini.

“Venue IMF-World Bank ini hanya satu, jadi terfokus di Nusa Dua saja, kebijakan ganjil genap harus dilakukan. Sehingga kita bisa jadi tuan rumah yang baik.

Kalau misalnya ada penambahan peserta dan kendaraan nanti kami lakukan diskresi. Kami coba kurangi lagi tingkat kemacetan dengan penggunaan bus feeder dan sebagainya,” tuturnya.  


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/