alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

LLDIKTI VIII Resmi Serahkan SK Penetapan Guru Besar Rektor Undiknas

 

DENPASAR, Radar Bali – Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) menyelenggarakan Hybrid Talkshow dengan topik“Kiat Sukses Meraih Jabatan Akademik/Fungsional Dosen”, Rabu (5/5). Hybrid Talkshow yang menghadirkan Kepala LLDikti Wilayah VIII sebagai Keynote Speaker memberikan motivasi kepada dosen-dosen di lingkungan Undiknas berkenaan dengan strategi-strategi meraih jabatan fungsional dosen. Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si, Kepala LLDikti VIII dengan semangat membara mengajak seluruh dosen agar tidak pernah menyerah dalam berkarya dan melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi.

 

Talkshow dilaksanakan dengan sistem hybrid yang mengundang dosen-dosen Undiknas untuk hadir langsung di Ruang Auditorium Dwi Tunggal dan beberapa dosen difasilitasi untuk bergabung melalui Zoom Meeting. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Auditorium tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 yang sangat ketat. Acara Hybrid Talkshow dihadiri lengkap oleh jajaran wakil rektor, kepala lembaga tingkat universitas, serta jajaran dekanat di lingkungan Undiknas.

Baca Juga:  Obat & Rapid Test Jadi Kebutuhan, Golkar Minta Satgas Segera Datangkan

 

Menariknya, Hybrid Talkshow juga dirangkai dengan Penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Kepala LLDikti VIII tentang Penetapan Jabatan Akademik Guru Besar Rektor Undiknas. SK tersebut menyebabkan Universitas Pendidikan Nasional kembali menambah jumlah guru besar dalam Bidang Ilmu Manajemen. Gelar Akademik Guru Besar adalah bentuk pengakuan akademik tertinggi yang diberikan kepada tenaga pendidik. Suatu kebanggaan bagi Undiknas menyambut Gelar Akademik Guru Besar yang baru saja diraih oleh Rektor Undiknas. Pada kesempatan yang berbahagia ini, Kepala LLDikti Wilayah VIII menyerahkan 4 hal. Pertama, Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang Kenaikan Jabatan Akademik/ Fungsional Dosen. Kedua, Surat Penetapan Angka Kredit Jabatan Fungsional Dosen. Ketiga, Surat Pernyataan Menduduki Jabatan Akademik Guru Besar oleh Kepala LLDikti VIII. Keempat, Surat Pernyataan Kepala LLDikti VIII untuk Bapak Rektor Melaksanakan Tugas Guru Besar sebagai Dosen PNS dpk. Universitas Pendidikan Nasional.

Baca Juga:  Gandeng Peradi, Undiknas Cetak Advokat Andal Lewat PKPA Online

 

“Selamat dan sukses untuk Bapak Rektor Undiknas, Prof. Dr. Nyoman Sri Subawa, M.M. Semoga dengan gelar akademik baru yang diraih dapat memberikan kontribusi yang positif pada keilmuan dan pada masyarakat luas. Gelar Akademik yang diraih tentunya akan berkontribusi dalam pengembangan kapasitas perguruan tinggi,” ucap Prof. Dasi Astawa.

 

“Capaian Guru Besar itu merupakan proses yang harus dilalui oleh setiap dosen sebagai capaian tertinggi dengan hasil karya publikasi tertinggi berupa jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus ataupun Web of Science. Hal ini membutuhkan kesabaran, ketekunan, dan kecerdasan dalam memberikan respon jawaban kepada reviewer.”, ujar Prof. Dr. Nyoman Sri Subawa, M.M. mengakhiri sekapur sirih Beliau. 

- Advertisement -

- Advertisement -

 

DENPASAR, Radar Bali – Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) menyelenggarakan Hybrid Talkshow dengan topik“Kiat Sukses Meraih Jabatan Akademik/Fungsional Dosen”, Rabu (5/5). Hybrid Talkshow yang menghadirkan Kepala LLDikti Wilayah VIII sebagai Keynote Speaker memberikan motivasi kepada dosen-dosen di lingkungan Undiknas berkenaan dengan strategi-strategi meraih jabatan fungsional dosen. Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si, Kepala LLDikti VIII dengan semangat membara mengajak seluruh dosen agar tidak pernah menyerah dalam berkarya dan melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi.

 


Talkshow dilaksanakan dengan sistem hybrid yang mengundang dosen-dosen Undiknas untuk hadir langsung di Ruang Auditorium Dwi Tunggal dan beberapa dosen difasilitasi untuk bergabung melalui Zoom Meeting. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Auditorium tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 yang sangat ketat. Acara Hybrid Talkshow dihadiri lengkap oleh jajaran wakil rektor, kepala lembaga tingkat universitas, serta jajaran dekanat di lingkungan Undiknas.

Baca Juga:  Turunkan Kasus Covid-19 di Bali, DPR RI Desak Koster Perbanyak Tes PCR

 

Menariknya, Hybrid Talkshow juga dirangkai dengan Penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Kepala LLDikti VIII tentang Penetapan Jabatan Akademik Guru Besar Rektor Undiknas. SK tersebut menyebabkan Universitas Pendidikan Nasional kembali menambah jumlah guru besar dalam Bidang Ilmu Manajemen. Gelar Akademik Guru Besar adalah bentuk pengakuan akademik tertinggi yang diberikan kepada tenaga pendidik. Suatu kebanggaan bagi Undiknas menyambut Gelar Akademik Guru Besar yang baru saja diraih oleh Rektor Undiknas. Pada kesempatan yang berbahagia ini, Kepala LLDikti Wilayah VIII menyerahkan 4 hal. Pertama, Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang Kenaikan Jabatan Akademik/ Fungsional Dosen. Kedua, Surat Penetapan Angka Kredit Jabatan Fungsional Dosen. Ketiga, Surat Pernyataan Menduduki Jabatan Akademik Guru Besar oleh Kepala LLDikti VIII. Keempat, Surat Pernyataan Kepala LLDikti VIII untuk Bapak Rektor Melaksanakan Tugas Guru Besar sebagai Dosen PNS dpk. Universitas Pendidikan Nasional.

Baca Juga:  PKPA Undiknas Komitmen Lahirkan Advokat Berdedikasi dan Kapabel

 

“Selamat dan sukses untuk Bapak Rektor Undiknas, Prof. Dr. Nyoman Sri Subawa, M.M. Semoga dengan gelar akademik baru yang diraih dapat memberikan kontribusi yang positif pada keilmuan dan pada masyarakat luas. Gelar Akademik yang diraih tentunya akan berkontribusi dalam pengembangan kapasitas perguruan tinggi,” ucap Prof. Dasi Astawa.

 

“Capaian Guru Besar itu merupakan proses yang harus dilalui oleh setiap dosen sebagai capaian tertinggi dengan hasil karya publikasi tertinggi berupa jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus ataupun Web of Science. Hal ini membutuhkan kesabaran, ketekunan, dan kecerdasan dalam memberikan respon jawaban kepada reviewer.”, ujar Prof. Dr. Nyoman Sri Subawa, M.M. mengakhiri sekapur sirih Beliau. 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/