alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Pasien Corona Terus Bertambah, Bali Belum Putuskan Status PSBB

DENPASAR – Meski pasien positif virus corona diseases (Covid-19) dan pasien dalam pengawasan  (PDP) terus bertambah,

Bali belum memutuskan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti yang akan diberlakukan DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Sebab ada dua kriteria untuk menetapkan suatu wilayah dalam status PSBB. Yakni jumlah kasus dan jumlah kematian yang disertai penyebaran yang cepat dan signifikan di beberapa wilayah.

Selain itu persyaratan yang harus dipenuhi adalah ketersediaan pangan dan obat-obatan. Yang dilakukan Bali baru dalam PSBB peliburan sekolah dan tempat kerja.

Pembatasan aktivitas keagamaan, pembatasan kegiatan sosial budaya, pembatasan transportasi, dan pembatasan aktivitas keramaian lain.

“Pada hakikatnya Pemprov Bali sudah melaksanakan kebijakan tersebut. Hanya saja pengajuan secara formal kepada pemerintah pusat untuk mengikuti PSBB di Bali belum,

Baca Juga:  Final! Ini Nama 36 Pegawai yang Rebutan 12 Jabatan Kadis di Denpasar

karena Pemprov Bali telah mengeluarkan kebijakan yang hakikatnya sama  dengan PSBB,” kata Kasatgas Penanganan Covid-19 Bali Dewa Made Indra.

Yang dilakukan Pemprov Bali ke depan adalah penguatan-penguatan di lapangan. Tentunya dengan terus melakukan evaluasi terhadap apa yang terjadi di lapangan. 

 



DENPASAR – Meski pasien positif virus corona diseases (Covid-19) dan pasien dalam pengawasan  (PDP) terus bertambah,

Bali belum memutuskan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti yang akan diberlakukan DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Sebab ada dua kriteria untuk menetapkan suatu wilayah dalam status PSBB. Yakni jumlah kasus dan jumlah kematian yang disertai penyebaran yang cepat dan signifikan di beberapa wilayah.

Selain itu persyaratan yang harus dipenuhi adalah ketersediaan pangan dan obat-obatan. Yang dilakukan Bali baru dalam PSBB peliburan sekolah dan tempat kerja.

Pembatasan aktivitas keagamaan, pembatasan kegiatan sosial budaya, pembatasan transportasi, dan pembatasan aktivitas keramaian lain.

“Pada hakikatnya Pemprov Bali sudah melaksanakan kebijakan tersebut. Hanya saja pengajuan secara formal kepada pemerintah pusat untuk mengikuti PSBB di Bali belum,

Baca Juga:  Terkena Dampak Corona,6 Bule Menggelandang di Badung Selama Bulan Juli

karena Pemprov Bali telah mengeluarkan kebijakan yang hakikatnya sama  dengan PSBB,” kata Kasatgas Penanganan Covid-19 Bali Dewa Made Indra.

Yang dilakukan Pemprov Bali ke depan adalah penguatan-penguatan di lapangan. Tentunya dengan terus melakukan evaluasi terhadap apa yang terjadi di lapangan. 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/