alexametrics
29.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Jelang Nataru, Pusat Keramaian di Denpasar Bakal Diawasi Ketat

DENPASAR-Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Denpasar secara bersama-sama bergerak melakukan antisipasi adanya potensi masuknya virus varian baru Omicron.

 

Pihak Pemkot Denpasar tidak ingin, dengan perayaan hari raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 akan menjadi peningkatan dan gelombang baru kasus penularan Covid-19.

 

Untuk itu, sebagai upaya antisipasi, Forkompimda) Kota Denpasar menggelar rapat strategis pembahasan Nataru, pada Senin (06/12) di Gedung Praja Utama, Kantor Walikota Denpasar.

 

Adapun unsur Pemerintah Kota Denpasar yang hadir saat rapat yakni, perwakilan TNI, Polri, Majelis Madya Desa  Adat dan Saba Upadesa.

 

Saat rapat berlangsung, masing-masing perwakilan menjabarkan rencana terkait antisipasi penyebaran Covid-19 jelang Libur Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

 

Pemerintah Kota Denpasar, yang pada kesempatan tersebut dihadiri Wakil Walikota,  Kadek Agus Arya Wibawa, mengatakan, pertemuan kali ini menjadi kesempatan bagi pemangku kepentingan di Kota Denpasar untuk secara bersama merancang strategi dan merumuskan langkah antisipasi keramaian yang mungkin terjadi saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 nanti.

Baca Juga:  PPDB Tetap Sistem Zonasi, SD Daftar di Sekolah, SMP Sistem Online

 

Kata Wawali Arya Wibawa, hingga saat ini, Kota Denpasar masih berstatus Level 2 Covid-19. Hal ini bisa dicapai berkat kerjasama seluruh pihak dalam menekan penyebaran covid-19 melalui bebagai macam prorgam strategis, terlebih lagi pergerakan penduduk keluar masuk Kota Denpasar yang lumayan tinggi setiap harinya.

 

“Mudah-mudahan secara bertahap selama dua bulan ini akan dipantau terus dan diharapkan pasca tahun baru status level 2  akan bisa  turun menjadi status level 1,”harapnya.

 

Untuk itu, selaku wakil walikota, pihaknya meminta kepada seluruh peserta rapat menyepakati untuk bersama sama bergerak dan mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan lebih ketat, khususnya di obyek-obyek wisata pusat perbelanjaan dan pusat keramaian lainnya.

 

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 1161 Badung, Kolonel Inf. I Made Alit Yudana menyampaikan optimalisasi vaksin menjadi kunci menghadapi adanya gelombang ketiga saat Nataru.

Baca Juga:  Diguyur Hujan Lebat, Banyak Titik Genangan Belum Tertangani Serius

 

“ Perlu peningkatan upaya 3T atau tindakan melakukan tes Covid-19 (testing), penelurusan kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19,” ujarnya.

 

Kemudian Ketua Majelis Madya Desa Adat Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana mendukung langkah Forkopimda Kota Denpasar dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 jelang Libur Perayaan Natal dan Tahun Baru 2022.

 

 “Tentunya agar masyarakat dapat merayakan hari Natal dan menyambut Tahun Baru 2022 dengan damai dan aman. Sehingga kasus Covid-19 dapat semakin ditekan di Kota Denpasar,” tegasnya.

 

Sementara Wakapolresta Denpasar  AKBP Wayan Jiartana mengatakan pihaknya dalam menghadapi Libur Nataru akan menggelar operasi Lilin serta atensi tempat peribadatan bagi umat nasrani sehingga bisa  berjalan  dengan lancar serta penerapan protokol kesehatan dengan ketat.(pra)

 


DENPASAR-Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Denpasar secara bersama-sama bergerak melakukan antisipasi adanya potensi masuknya virus varian baru Omicron.

 

Pihak Pemkot Denpasar tidak ingin, dengan perayaan hari raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 akan menjadi peningkatan dan gelombang baru kasus penularan Covid-19.

 

Untuk itu, sebagai upaya antisipasi, Forkompimda) Kota Denpasar menggelar rapat strategis pembahasan Nataru, pada Senin (06/12) di Gedung Praja Utama, Kantor Walikota Denpasar.

 

Adapun unsur Pemerintah Kota Denpasar yang hadir saat rapat yakni, perwakilan TNI, Polri, Majelis Madya Desa  Adat dan Saba Upadesa.

 

Saat rapat berlangsung, masing-masing perwakilan menjabarkan rencana terkait antisipasi penyebaran Covid-19 jelang Libur Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

 

Pemerintah Kota Denpasar, yang pada kesempatan tersebut dihadiri Wakil Walikota,  Kadek Agus Arya Wibawa, mengatakan, pertemuan kali ini menjadi kesempatan bagi pemangku kepentingan di Kota Denpasar untuk secara bersama merancang strategi dan merumuskan langkah antisipasi keramaian yang mungkin terjadi saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 nanti.

Baca Juga:  Seruduk Mobil Tangki di Bypass, Ibu Rumah Tangga Tewas Menggenaskan

 

Kata Wawali Arya Wibawa, hingga saat ini, Kota Denpasar masih berstatus Level 2 Covid-19. Hal ini bisa dicapai berkat kerjasama seluruh pihak dalam menekan penyebaran covid-19 melalui bebagai macam prorgam strategis, terlebih lagi pergerakan penduduk keluar masuk Kota Denpasar yang lumayan tinggi setiap harinya.

 

“Mudah-mudahan secara bertahap selama dua bulan ini akan dipantau terus dan diharapkan pasca tahun baru status level 2  akan bisa  turun menjadi status level 1,”harapnya.

 

Untuk itu, selaku wakil walikota, pihaknya meminta kepada seluruh peserta rapat menyepakati untuk bersama sama bergerak dan mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan lebih ketat, khususnya di obyek-obyek wisata pusat perbelanjaan dan pusat keramaian lainnya.

 

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 1161 Badung, Kolonel Inf. I Made Alit Yudana menyampaikan optimalisasi vaksin menjadi kunci menghadapi adanya gelombang ketiga saat Nataru.

Baca Juga:  Diguyur Hujan Lebat, Banyak Titik Genangan Belum Tertangani Serius

 

“ Perlu peningkatan upaya 3T atau tindakan melakukan tes Covid-19 (testing), penelurusan kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19,” ujarnya.

 

Kemudian Ketua Majelis Madya Desa Adat Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana mendukung langkah Forkopimda Kota Denpasar dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 jelang Libur Perayaan Natal dan Tahun Baru 2022.

 

 “Tentunya agar masyarakat dapat merayakan hari Natal dan menyambut Tahun Baru 2022 dengan damai dan aman. Sehingga kasus Covid-19 dapat semakin ditekan di Kota Denpasar,” tegasnya.

 

Sementara Wakapolresta Denpasar  AKBP Wayan Jiartana mengatakan pihaknya dalam menghadapi Libur Nataru akan menggelar operasi Lilin serta atensi tempat peribadatan bagi umat nasrani sehingga bisa  berjalan  dengan lancar serta penerapan protokol kesehatan dengan ketat.(pra)

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/