alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Anak yang Tikam Ayah Hingga Tewas di Badung Disebut Gangguan Jiwa

BADUNG – I Made Suardana, 30, seorang anak yang tega menikam ayah kandungnya bernama I Made Nata, 58, hingga tewas disebut mengalami gangguan jiwa.

Diketahui, I Made Suardana menusuk ayahnya sendiri di rumah, di Banjar Beneh Kawan Desa Blahkiuh, Abiansemal, Badung pada Senin (7/2/2022) sekitar pukul 23.30 WITA.

 

“Pelaku I Made Suardana merupakan anak dari korban sendiri yang sedang mengalami gangguan jiwa,” kata Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana Selasa (8/2/2022).

 

“Korban ditusuk pakai pisau mutik di bagian punggung,” katanya Selasa (8/2/2022).

I Gusti Ayu Ariati, 54, istri korban kepada polisi menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 23.00 WITA. Saat itu pelaku sempat meminta uang kepada sang ibu untuk membeli rokok.

Baca Juga:  Fakultas Sains dan Teknologi UNR Tak Mau Jadi "Menara Gading"

 

Setelahnya, pelaku keluar rumah untuk membeli rokok. Saat dia kembali pelaku lalu minta dibuatkan kopi. Setelah dibuatkan kopi, saksi melihat pelaku pergi ke dapur mengambil sebuah pisau jenis mutik. Pelaku lalu masuk ke dalam kamar korban. 

 

“Saksi sempat mendengar suara ribut ribut didalam kamar. Kemudian pelaku keluar, saksi kemudian masuk dan melihat korban mengalami luka pada punggung,” terangnya.

Istri korban lalu meminta tolong tetangga sekitar serta melapor ke pihak Bhabinkamtibmas. Korban lalu dilarikan ke Puskesmas Abiansemal 1. 

 

Setelah mendapatkan perawatan medis, korban lalu pulang dengan cara dibonceng menggunakan sepeda motor oleh Kelian Adat.

Namun, pada Pukul 01.00 dini hari, I Made Nata kembali mengeluhkan sakit di sekucur tubuhnya. Dia lalu mengalami kejang-kejang. Pihak keluarga lalu kembali membawa korban ke puskesmas pakai mobil ambulans. 

Baca Juga:  Terlilit Utang, PRT Curi Duit Majikan

 

“Namun di tengah perjalanan, korban meregang nyawa. Setelah di lakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia. Saat ini jasad dititip di RS Kapal, Badung,” tambahnya.

Sudana menjelaskan, karena pelaku diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), maka langsung diamankan dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali di Kabupaten Bangli (RSJ Bangli).



BADUNG – I Made Suardana, 30, seorang anak yang tega menikam ayah kandungnya bernama I Made Nata, 58, hingga tewas disebut mengalami gangguan jiwa.

Diketahui, I Made Suardana menusuk ayahnya sendiri di rumah, di Banjar Beneh Kawan Desa Blahkiuh, Abiansemal, Badung pada Senin (7/2/2022) sekitar pukul 23.30 WITA.

 

“Pelaku I Made Suardana merupakan anak dari korban sendiri yang sedang mengalami gangguan jiwa,” kata Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana Selasa (8/2/2022).

 

“Korban ditusuk pakai pisau mutik di bagian punggung,” katanya Selasa (8/2/2022).

I Gusti Ayu Ariati, 54, istri korban kepada polisi menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 23.00 WITA. Saat itu pelaku sempat meminta uang kepada sang ibu untuk membeli rokok.

Baca Juga:  Gara-Gara PIN ATM Diintip Teman, Uang Rp24 Juta Amblas

 

Setelahnya, pelaku keluar rumah untuk membeli rokok. Saat dia kembali pelaku lalu minta dibuatkan kopi. Setelah dibuatkan kopi, saksi melihat pelaku pergi ke dapur mengambil sebuah pisau jenis mutik. Pelaku lalu masuk ke dalam kamar korban. 

 

“Saksi sempat mendengar suara ribut ribut didalam kamar. Kemudian pelaku keluar, saksi kemudian masuk dan melihat korban mengalami luka pada punggung,” terangnya.

Istri korban lalu meminta tolong tetangga sekitar serta melapor ke pihak Bhabinkamtibmas. Korban lalu dilarikan ke Puskesmas Abiansemal 1. 

 

Setelah mendapatkan perawatan medis, korban lalu pulang dengan cara dibonceng menggunakan sepeda motor oleh Kelian Adat.

Namun, pada Pukul 01.00 dini hari, I Made Nata kembali mengeluhkan sakit di sekucur tubuhnya. Dia lalu mengalami kejang-kejang. Pihak keluarga lalu kembali membawa korban ke puskesmas pakai mobil ambulans. 

Baca Juga:  Posting Minta Buka DTW Sangeh untuk Prewedding, Warga Didatangi Polisi

 

“Namun di tengah perjalanan, korban meregang nyawa. Setelah di lakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia. Saat ini jasad dititip di RS Kapal, Badung,” tambahnya.

Sudana menjelaskan, karena pelaku diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), maka langsung diamankan dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali di Kabupaten Bangli (RSJ Bangli).


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/