alexametrics
25.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Gawat! BOR Covid-19 di RS Badung Penuh, Tak Terima Pasien Rujukan

MANGUPURABed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat keterisian di RSD Mangusada khusus penanganan kasus covid-19 penuh. Sebab, dari 100 bed yang disediakan, jumlah pasien covid-19 ditangani justru melebihi hingga 110 orang. Sehingga pihak rumah sakit setempat belum bisa menerima rujukan dari rumah sakit lain.

 

Direktur Utama RSD Mangusada, dr Ketut Japa tak menampik bahwa BOR di rumah sakit plat merah tersebut penuh. Namun kemungkinan akan ditambah tempat tidur untuk penanganan covid-19. Hanya saja, penambahan ini harus disesuaikan dengan ketersediaan oksigen agar penanganan bisa berjalan dengan baik.

 

“Hari ini (Minggu, 8/8) kapasitas tempat tidur kami untuk penanganan covid-19 100 bed. Sedangkan pasien per hari ini jumlahnya 110 orang. BOR sudah di atas 100 persen,” kata dr Japa dikonfirmasi Minggu (8/8).

Baca Juga:  Tim Yustisi Badung Gencarkan Pengawasan Tempat Wisata dan Sekolah

 

Meski demikian, pihaknya tidak bisa menolak setiap pasien covid-19 yang datang ke RSD Mangusada.

 

“Tetapi untuk saat ini kami belum bisa menerima rujukan dari rumah sakit lain, karena kami di RSD Mangusada sudah kewalahan,” ungkapnya.

 

Pihaknya akan berupaya menambah kapasitas sekitar 20-30 tempat tidur. Namun harus melihat kembali ketersediaan oksigen. Sebab oksigen saat ini menjadi kebutuhan yang sangat urgent dalam penanganan kasus covid-19.

 

“Intinya kami menambah layanan itu kalau ketersediaan oksigen kami itu berada dalam zona hijau, ” bebernya.

 

Ia juga ada kekhawatiran kalau buka layanan ternyata oksigennya tidak ada yang menyuplai. Sehingga tidak bisa memberikan pelayanan maksimal nantinya.

Baca Juga:  Orok yang Dibuang di Dam di Badung Diduga Hasil Hubungan Gelap

“Karena oksigen ini merupakan permasalahan serius. Jika ketersediaannya aman, tentu akan bisa menambah layanan,” jelasnya.


MANGUPURABed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat keterisian di RSD Mangusada khusus penanganan kasus covid-19 penuh. Sebab, dari 100 bed yang disediakan, jumlah pasien covid-19 ditangani justru melebihi hingga 110 orang. Sehingga pihak rumah sakit setempat belum bisa menerima rujukan dari rumah sakit lain.

 

Direktur Utama RSD Mangusada, dr Ketut Japa tak menampik bahwa BOR di rumah sakit plat merah tersebut penuh. Namun kemungkinan akan ditambah tempat tidur untuk penanganan covid-19. Hanya saja, penambahan ini harus disesuaikan dengan ketersediaan oksigen agar penanganan bisa berjalan dengan baik.

 

“Hari ini (Minggu, 8/8) kapasitas tempat tidur kami untuk penanganan covid-19 100 bed. Sedangkan pasien per hari ini jumlahnya 110 orang. BOR sudah di atas 100 persen,” kata dr Japa dikonfirmasi Minggu (8/8).

Baca Juga:  Pencuri Emas Seharga Rp80 Juta Ternyata Pembantu Rumah Tangga

 

Meski demikian, pihaknya tidak bisa menolak setiap pasien covid-19 yang datang ke RSD Mangusada.

 

“Tetapi untuk saat ini kami belum bisa menerima rujukan dari rumah sakit lain, karena kami di RSD Mangusada sudah kewalahan,” ungkapnya.

 

Pihaknya akan berupaya menambah kapasitas sekitar 20-30 tempat tidur. Namun harus melihat kembali ketersediaan oksigen. Sebab oksigen saat ini menjadi kebutuhan yang sangat urgent dalam penanganan kasus covid-19.

 

“Intinya kami menambah layanan itu kalau ketersediaan oksigen kami itu berada dalam zona hijau, ” bebernya.

 

Ia juga ada kekhawatiran kalau buka layanan ternyata oksigennya tidak ada yang menyuplai. Sehingga tidak bisa memberikan pelayanan maksimal nantinya.

Baca Juga:  Karena PPKM Darurat, Penumpang Bandara Ngurah Rai Langsung Anjlok

“Karena oksigen ini merupakan permasalahan serius. Jika ketersediaannya aman, tentu akan bisa menambah layanan,” jelasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/