alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Denpasar Pecah Rekor Tambah 211 Kasus Covid-19, Warga Diminta Waspada

DENPASAR – Penambahan kasus Covid-19 kembali melonjak drastis di Kota Denpasar. Berdasarkan data resmi pada Kamis (8/7) kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar bertambah sebanyak 211 orang. Pun demikian, kasus sembuh Covid-19 turut mengalami penambahan sebanyak 73 orang.

 

Sementara itu, kasus meninggal dunia kembali nihil.  Daerah lain tidak ada sebanyak Denpasar, setelah itu  Badung  97, Buleleng 75,  Gianyar 63, Tabanan 53, Jembrana 34,  dan sisanya dibawah 15 kasus. 

 

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia mengalami kembali nihil, kasus sembuh covid 19 hari ini bertambah 73 orang dan kasus positif Covid-19 melonjak di angka 211 orang, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Darurat,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Kamis (8/7). 

 

 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 16.859 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 15.371 orang  (91,17 persen), meninggal dunia sebanyak 366 orang (2,17 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  1.112 orang (6,66 persen).

Baca Juga:  KPPAD Bali Ingatkan Waspada Terpapar Covid-19 di Ruang Bermain Anak

 

 

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

 

 

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam seminggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

 

 

 

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Baca Juga:  Mobil Showroom di Denpasar Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

 

 

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan selanjutnya vaksinasi akan menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

 

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai

 

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

 

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai.


DENPASAR – Penambahan kasus Covid-19 kembali melonjak drastis di Kota Denpasar. Berdasarkan data resmi pada Kamis (8/7) kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar bertambah sebanyak 211 orang. Pun demikian, kasus sembuh Covid-19 turut mengalami penambahan sebanyak 73 orang.

 

Sementara itu, kasus meninggal dunia kembali nihil.  Daerah lain tidak ada sebanyak Denpasar, setelah itu  Badung  97, Buleleng 75,  Gianyar 63, Tabanan 53, Jembrana 34,  dan sisanya dibawah 15 kasus. 

 

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia mengalami kembali nihil, kasus sembuh covid 19 hari ini bertambah 73 orang dan kasus positif Covid-19 melonjak di angka 211 orang, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Darurat,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Kamis (8/7). 

 

 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 16.859 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 15.371 orang  (91,17 persen), meninggal dunia sebanyak 366 orang (2,17 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  1.112 orang (6,66 persen).

Baca Juga:  Dahsyat! Dibutuhkan Rp5,9 Triliun untuk Menyulap RSUP Sanglah

 

 

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

 

 

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam seminggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

 

 

 

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Baca Juga:  Kasus Positif Ukir Rekor Baru, Sehari Bertambah 542 Orang, Kok Bisa?

 

 

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan selanjutnya vaksinasi akan menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

 

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai

 

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

 

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/