alexametrics
31.8 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Kadisbud Denpasar Diduga Korupsi Sesajen, Empat Pejabat Rebutan Kursi

DENPASAR – Kursi kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar ikut menjadi rebutan para PNS yang ingin karirnya naik. Meski baru saja diterpa kasus korupsi di lingkung Disbud Denpasar, kursi kadisbud yang ditinggalkan I Gusti Ngurah Bagus Mataram masih diincar PNS lainnya. Bahkan ada empat orang yang ikut bertarung memperebutkan kursi tersebut.

 

Diketahui, dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau Lelang Terbuka Jabatan Tinggi Pratama/Eselon II B di lingkungan Pemkot Denpasar, ada 60 PNS yang berebut.

 

Dari Pengumuman Resmi Nomor  : 800 / 044 – PANSEL / 2021 yang ditandangani langsung Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana selaku Ketua Pansel ini menyatakan seluruh peserta atau 60 orang yang melamar di 12 Organisasi Prangkat Daerah (OPD) lulus seleksi administrasi.

  

 

“Seluruh peserta yang mendaftar untuk 12 Jabatan Tinggi Pratama atau Eselon II B yang kosong sebanyak 60 orang, dari jumlah tersebut seluruhnya lulus seleksi administrasi,” kata Kepala BKPSDM Depasar, Wayan Sudiana saat dikonfirmasi Rabu (8/12).

 

Dia menjelaskan, tahapan seleksi administrasi telah dilaksanakan setelah masa pandaftaran usai. Sebanyak 60 orang telah menyerahkan berkas lamaran dan mengikuti seleksi administrasi pada tanggal 6-7 Desember.

Baca Juga:  Pejabat Pemkab Tabanan, Anggota DPRD hingga Kontraktor Diperiksa KPK

 

Seluruh peserta yang sudah dinyatakan lulus seleksi administrasi, lanjut dia, akan mengikuti tahapan penilaian rekam jejak pada 9 Desember 2021 – 11 Desember.

 

Kemudian Pengumuman Hasil Penilaian Rekam Jejak pada tanggal 13 Desember melalui website BKPSDM di https://bkpsdm.denpasarkota.go.id, papan pengumuman dan media sosial lainnya.

 

Proses akan dilanjutkan dengan pembuatan makalah pada 13 Desember di Kantor BKPSDM Kota Denpasar. Setelah itu Uji Kompetensi (Assessment Center) pada tanggal 14 sampai 18 Desember 2021 dimulai pada pukul 08.00 WITA bertempat di UPTD Assesment Centre BKD Provinsi Bali.

 

“Pelaksanaan lelang terbuka ini merupakan sebuah upaya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik,” kata dia.

 

Dia juga menyatakan, pelaksanaan lelang ini diharapkan mampu menghasilkan Pejabat Tinggi Pratama yang mumpuni dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi.

 

Baca Juga:  Screening Awal Covid-19, Badung Siapkan Ribuan Rapid Test Antigen

“Tentu kami berharap, dengan pelaksanaan lelang ini mampu melahirkan pejabat Eselon II B yang mumpuni dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, serta dapat mendukung percepatan pembangunan di Kota Denpasar,” harapnya.

 

Nah, dari 60 peserta yang lolos itu, termasuk adalah yang berebut kursi Kadisbud Kota Denpasar. Diketahui, kursi Kadisbud Denpasar lowong setelah IGM Bagus Mataram menjadi tersangka dan ditahan dalam perkara korupsi sesajen dan aci-aci sekitar Rp1 miliar.

 

Dalam lelang kursi Kadisbud Denpasar, sebanyak empat orang pelamar yang lolos. Mereka adalah Drs. Raka Purwantara, MAP yang saat ini menjabat sebagai Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar.

 

Berikutnya Ni Luh Lely Sriadi, S.Sos., M.Si, yang masih menjabat sebagai Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar.

 

Dua lagi adalah Dwi Wahyuning Kristiansanti, S.Sn., M.Si, Kabid Kesenian Disbud Kota Denpasar), dan Anak Agung Ngurah Oka Wiranata, SS.,M.Si yang saat ini menjadi Inspektur Pembantu Wilayah I Inspektorat Kota Denpasar.

DENPASAR – Kursi kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar ikut menjadi rebutan para PNS yang ingin karirnya naik. Meski baru saja diterpa kasus korupsi di lingkung Disbud Denpasar, kursi kadisbud yang ditinggalkan I Gusti Ngurah Bagus Mataram masih diincar PNS lainnya. Bahkan ada empat orang yang ikut bertarung memperebutkan kursi tersebut.

 

Diketahui, dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau Lelang Terbuka Jabatan Tinggi Pratama/Eselon II B di lingkungan Pemkot Denpasar, ada 60 PNS yang berebut.

 

Dari Pengumuman Resmi Nomor  : 800 / 044 – PANSEL / 2021 yang ditandangani langsung Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana selaku Ketua Pansel ini menyatakan seluruh peserta atau 60 orang yang melamar di 12 Organisasi Prangkat Daerah (OPD) lulus seleksi administrasi.

  

 

“Seluruh peserta yang mendaftar untuk 12 Jabatan Tinggi Pratama atau Eselon II B yang kosong sebanyak 60 orang, dari jumlah tersebut seluruhnya lulus seleksi administrasi,” kata Kepala BKPSDM Depasar, Wayan Sudiana saat dikonfirmasi Rabu (8/12).

 

Dia menjelaskan, tahapan seleksi administrasi telah dilaksanakan setelah masa pandaftaran usai. Sebanyak 60 orang telah menyerahkan berkas lamaran dan mengikuti seleksi administrasi pada tanggal 6-7 Desember.

Baca Juga:  Puluhan Mahasiswa Papua di Bali Ditangkap, LBH Sempat Dilarang Bertemu

 

Seluruh peserta yang sudah dinyatakan lulus seleksi administrasi, lanjut dia, akan mengikuti tahapan penilaian rekam jejak pada 9 Desember 2021 – 11 Desember.

 

Kemudian Pengumuman Hasil Penilaian Rekam Jejak pada tanggal 13 Desember melalui website BKPSDM di https://bkpsdm.denpasarkota.go.id, papan pengumuman dan media sosial lainnya.

 

Proses akan dilanjutkan dengan pembuatan makalah pada 13 Desember di Kantor BKPSDM Kota Denpasar. Setelah itu Uji Kompetensi (Assessment Center) pada tanggal 14 sampai 18 Desember 2021 dimulai pada pukul 08.00 WITA bertempat di UPTD Assesment Centre BKD Provinsi Bali.

 

“Pelaksanaan lelang terbuka ini merupakan sebuah upaya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik,” kata dia.

 

Dia juga menyatakan, pelaksanaan lelang ini diharapkan mampu menghasilkan Pejabat Tinggi Pratama yang mumpuni dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi.

 

Baca Juga:  Woow…Underpass Bundaran Ngurah Rai Dibikin Sepanjang 712 Meter

“Tentu kami berharap, dengan pelaksanaan lelang ini mampu melahirkan pejabat Eselon II B yang mumpuni dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, serta dapat mendukung percepatan pembangunan di Kota Denpasar,” harapnya.

 

Nah, dari 60 peserta yang lolos itu, termasuk adalah yang berebut kursi Kadisbud Kota Denpasar. Diketahui, kursi Kadisbud Denpasar lowong setelah IGM Bagus Mataram menjadi tersangka dan ditahan dalam perkara korupsi sesajen dan aci-aci sekitar Rp1 miliar.

 

Dalam lelang kursi Kadisbud Denpasar, sebanyak empat orang pelamar yang lolos. Mereka adalah Drs. Raka Purwantara, MAP yang saat ini menjabat sebagai Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar.

 

Berikutnya Ni Luh Lely Sriadi, S.Sos., M.Si, yang masih menjabat sebagai Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar.

 

Dua lagi adalah Dwi Wahyuning Kristiansanti, S.Sn., M.Si, Kabid Kesenian Disbud Kota Denpasar), dan Anak Agung Ngurah Oka Wiranata, SS.,M.Si yang saat ini menjadi Inspektur Pembantu Wilayah I Inspektorat Kota Denpasar.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/