alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Setelah Digratiskan untuk Mahasiswa, Penumpang Sarbagita Diklaim Naik

DENPASAR – Sejak per 2 Januari lalu, Pemerintah Provinsi Bali menggratiskan angkutan umum Trans Sarbagita khusus untuk penumpang pelajar  dan mahasiswa. 

Hampir seminggu berjalan, tampaknya, mahasiswa belum menikmati layanan gratis itu lantaran masih masa libur kuliah.

Sedangkan untuk pelajar, baru bias menikmati Senin, 7 Januari lalu. Pantauan Jawa Pos Radar Bali di halte  depan Kampus Universitas Udayana Jalan PB Sudirman tampak sepi.

Yang menikmati Sarbagita kebanyakan masyarakat umum yang berencana untuk jalan-jalan atau memang akan  pulang ke rumah di kawasan Jimbaran.

Petugas di lokasi mengatakan, layanan gratis ini belum sepenuhnya dirasakan pelajar karena masih suasana liburan.

Salah satu penumpang yang ditemui, mengaku  satu hal yang harus diperbaiki dari sistem Bus Trans Sarbagita ini adalah waktu.

Baca Juga:  Catat! Dishub Bali Ingatkan Warga Soal Angkutan Sewa Online

Untuk menunggu bus datang dibutuhkan waktu 1 jam kurang. “ Ya, saya nunggu sini sih sudah 30 menit lebih. Mungkin waktunya ya.

Kalau armada ditambahin kasian juga pegawai Dishub-nya. Tapi sudah lebih baik daripada sebelumnya (sebelum ada Trans Sarbagita),” terangnya.

Kepala UPT Trans Sarbagita I Nyoman Sunarya mengklaim meski suasana liburan, tapi informasi di lapangan tren penggunaan Trans Sarbagita meningkat.

Tapi, pihaknya tidak bisa memperlihatkan secara statistik. Karena baru mulai digratiskan 2 Januari lalu. Sedangkan anak-anak mulai masuk sekolah tanggal 7 Januari.

“Saya tidak bisa buktikan secara statistik. Tapi, informasi petugas di lapangan meningkat yang naik Sarbagita,” ucapnya.

 



DENPASAR – Sejak per 2 Januari lalu, Pemerintah Provinsi Bali menggratiskan angkutan umum Trans Sarbagita khusus untuk penumpang pelajar  dan mahasiswa. 

Hampir seminggu berjalan, tampaknya, mahasiswa belum menikmati layanan gratis itu lantaran masih masa libur kuliah.

Sedangkan untuk pelajar, baru bias menikmati Senin, 7 Januari lalu. Pantauan Jawa Pos Radar Bali di halte  depan Kampus Universitas Udayana Jalan PB Sudirman tampak sepi.

Yang menikmati Sarbagita kebanyakan masyarakat umum yang berencana untuk jalan-jalan atau memang akan  pulang ke rumah di kawasan Jimbaran.

Petugas di lokasi mengatakan, layanan gratis ini belum sepenuhnya dirasakan pelajar karena masih suasana liburan.

Salah satu penumpang yang ditemui, mengaku  satu hal yang harus diperbaiki dari sistem Bus Trans Sarbagita ini adalah waktu.

Baca Juga:  Sungai dan Tanah Warga Antiga Tercemar Minyak, Pertamina Turun Tangan

Untuk menunggu bus datang dibutuhkan waktu 1 jam kurang. “ Ya, saya nunggu sini sih sudah 30 menit lebih. Mungkin waktunya ya.

Kalau armada ditambahin kasian juga pegawai Dishub-nya. Tapi sudah lebih baik daripada sebelumnya (sebelum ada Trans Sarbagita),” terangnya.

Kepala UPT Trans Sarbagita I Nyoman Sunarya mengklaim meski suasana liburan, tapi informasi di lapangan tren penggunaan Trans Sarbagita meningkat.

Tapi, pihaknya tidak bisa memperlihatkan secara statistik. Karena baru mulai digratiskan 2 Januari lalu. Sedangkan anak-anak mulai masuk sekolah tanggal 7 Januari.

“Saya tidak bisa buktikan secara statistik. Tapi, informasi petugas di lapangan meningkat yang naik Sarbagita,” ucapnya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/