alexametrics
26.5 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

UPDATE! 6 Positif Corona di Badung, Berikut Titik-titik Persebarannya

MANGUPURA – Pola hidup bersih dan physical distancing tampaknya tidak bisa diabaikan masyarakat Bali, terutama Badung.

Betapa tidak, pasien positif Covid-19 terus melonjak drastis. Per Kamis (9/4) kemarin, pasien positif Covid-19 di Badung berjumlah 6 orang.

Berdasar data Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Badung, orang dalam pantuan (ODP) berjumlah 213 orang. 

Ada sebanyak 61 orang masih dalam pemantauan dan  selesai pemantauan sebanyak 152 orang. Sementara PDP ada sebanyak 17 orang.

Rincianya ada sebanyak  6 orang positif Covid-19. Kemudian ada  9 orang negatif,  2 orang hasil tes belum keluar, dan masih perawatan sebanyak 7 orang.

“Kasusnya nambah lagi. Sekarang ada 6 orang positif Covid-19 di Badung,” terang Koordinator  Kesehatan  Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung dr. I Nyoman Gunarta.

Baca Juga:  Belanja Pegawai Sedot APBD Badung, Bupati Giri: Agar Semua Sejahtera

Selain itu, berdasar data tersebut di Kecamatan Abiansemal ada 1 orang positif,  Kuta Selatan positif 2 orang yang positif  dan Kuta Utara positif  3 orang.

3 kasus positif di Kuta Utara ada di Kerobokan Kaja, Kerobokan Kelod, dan Tibubeneng. Sementara dua kasus di Kuta Selatan ada di Jimbaran. Satu kasus positif di Abiansemal ada di Sibang Gede.

Dengan adanya penambahan kasus baru, pihak Satgas Covid-19 Badung juga telah melakukan tracking dan surveillance ke lapangan.

“Kami sudah melakukan tracking dan surveilans, hasilnya aman,” terang Gunarta yang juga Kepala Dinas Kesehatan Badung ini.

Pihaknya tetap menyarankan agar masyarakat tidak panik dan tetap mengikuti aturan pemerintah.

Seperti melakukan penyemprotan untuk lokasi potensial penularan yaitu di layanan publik yang banyak dikunjungi dan tersentuh tangan manusia.

Baca Juga:  Batal Dinikahi karena Corona, Janda Muda di Gianyar Nyaris Bunuh Diri

Selain itu,  menyediakan  tempat cuci tangan air mengalir dengan sabun, lebih bagus sabun cair ditempat-tempat  yang banyak dikunjungi warga.

Batasi warga keluar rumah. Pakai masker, boleh gunakan masker kain. Kalau  terpaksa keluar, jaga jarak paling tidak 1, 5 meter dari orang lain.

Datang dari luar rumah,  langsung ke kamar mandi,semua pakaian yang dipakai keluar direndam dengan air sabun langsung cuci,

mandi, kalau keluar lama langsung keramas. Artinya tetap menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh.  



MANGUPURA – Pola hidup bersih dan physical distancing tampaknya tidak bisa diabaikan masyarakat Bali, terutama Badung.

Betapa tidak, pasien positif Covid-19 terus melonjak drastis. Per Kamis (9/4) kemarin, pasien positif Covid-19 di Badung berjumlah 6 orang.

Berdasar data Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Badung, orang dalam pantuan (ODP) berjumlah 213 orang. 

Ada sebanyak 61 orang masih dalam pemantauan dan  selesai pemantauan sebanyak 152 orang. Sementara PDP ada sebanyak 17 orang.

Rincianya ada sebanyak  6 orang positif Covid-19. Kemudian ada  9 orang negatif,  2 orang hasil tes belum keluar, dan masih perawatan sebanyak 7 orang.

“Kasusnya nambah lagi. Sekarang ada 6 orang positif Covid-19 di Badung,” terang Koordinator  Kesehatan  Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung dr. I Nyoman Gunarta.

Baca Juga:  Virus Nipah Jadi Ancaman Global, Ini Respons Tegas GUPBI Bali

Selain itu, berdasar data tersebut di Kecamatan Abiansemal ada 1 orang positif,  Kuta Selatan positif 2 orang yang positif  dan Kuta Utara positif  3 orang.

3 kasus positif di Kuta Utara ada di Kerobokan Kaja, Kerobokan Kelod, dan Tibubeneng. Sementara dua kasus di Kuta Selatan ada di Jimbaran. Satu kasus positif di Abiansemal ada di Sibang Gede.

Dengan adanya penambahan kasus baru, pihak Satgas Covid-19 Badung juga telah melakukan tracking dan surveillance ke lapangan.

“Kami sudah melakukan tracking dan surveilans, hasilnya aman,” terang Gunarta yang juga Kepala Dinas Kesehatan Badung ini.

Pihaknya tetap menyarankan agar masyarakat tidak panik dan tetap mengikuti aturan pemerintah.

Seperti melakukan penyemprotan untuk lokasi potensial penularan yaitu di layanan publik yang banyak dikunjungi dan tersentuh tangan manusia.

Baca Juga:  Arus Balik Mulai Naik, Satpol PP Mulai Sidak Penumpang

Selain itu,  menyediakan  tempat cuci tangan air mengalir dengan sabun, lebih bagus sabun cair ditempat-tempat  yang banyak dikunjungi warga.

Batasi warga keluar rumah. Pakai masker, boleh gunakan masker kain. Kalau  terpaksa keluar, jaga jarak paling tidak 1, 5 meter dari orang lain.

Datang dari luar rumah,  langsung ke kamar mandi,semua pakaian yang dipakai keluar direndam dengan air sabun langsung cuci,

mandi, kalau keluar lama langsung keramas. Artinya tetap menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh.  


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/