alexametrics
24.8 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Ratusan Anak Penyu Langka Dilepas di Pantai Sanur

DENPASAR – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali melepas 500 tukik (anak penyu) di Pantai Sanur (9/5) dalam memperingati hari lingkungan hidup yang jatuh pada 5 Juni lalu.  Tukik tersebut sangat langka dan sudah hampir punah maka dari itu harus terus dilindungi. 

 

Kepala Sub Bagian Tata Usaha KSDA Bali  Prawono Meruanto menyatakan bahwa peringatan Hari lingkungan  Hidup jatuh pada 5 Juni lalu. Ia berharap 500 tukik yang dilepasliarkan ini bisa bertahan sehingga bisa bertahan hidup.

 

Ratusan ekor tukik itu berjenis lekang. Sejatinya ada tiga jenis tukik. Selain lekang, ada penyu hijau dan sisik yang banyak hidup perairan Bali. Tapi, diakuinya yang sangat langka adalah jenis tukik lekang.

Baca Juga:  Cerita Mario Iorio, Warga Italia yang Merasa Bahagia jadi WNI di Bali

 

“Hewan langka Appendix 1 statusnya. Itu artinya langka banget,” ucapnya. 

- Advertisement -

 

Oleh karena itu Balai Konservasi  Sumber Daya Alam harus mengharapkan supaya kita terus melindungi hewan langka ini.  Ia pun bersyukur banyak penyu yang bertelur dari Maret lalu.

 

“Pelepasan ini sudah ketiga  sebelumnya di Pantai Saba, terakhir Singaraja. Sekarang di Sanur,” jelasnya.

- Advertisement -

DENPASAR – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali melepas 500 tukik (anak penyu) di Pantai Sanur (9/5) dalam memperingati hari lingkungan hidup yang jatuh pada 5 Juni lalu.  Tukik tersebut sangat langka dan sudah hampir punah maka dari itu harus terus dilindungi. 

 

Kepala Sub Bagian Tata Usaha KSDA Bali  Prawono Meruanto menyatakan bahwa peringatan Hari lingkungan  Hidup jatuh pada 5 Juni lalu. Ia berharap 500 tukik yang dilepasliarkan ini bisa bertahan sehingga bisa bertahan hidup.

 

Ratusan ekor tukik itu berjenis lekang. Sejatinya ada tiga jenis tukik. Selain lekang, ada penyu hijau dan sisik yang banyak hidup perairan Bali. Tapi, diakuinya yang sangat langka adalah jenis tukik lekang.

Baca Juga:  DPRD Denpasar Sidak Perum Citra Land, Temukan Luasan Fasos Beda

 

“Hewan langka Appendix 1 statusnya. Itu artinya langka banget,” ucapnya. 

 

Oleh karena itu Balai Konservasi  Sumber Daya Alam harus mengharapkan supaya kita terus melindungi hewan langka ini.  Ia pun bersyukur banyak penyu yang bertelur dari Maret lalu.

 

“Pelepasan ini sudah ketiga  sebelumnya di Pantai Saba, terakhir Singaraja. Sekarang di Sanur,” jelasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/