alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Kiprah 59 Tahun Fakultas Peternakan Universitas Udayana

DENPASAR, Radar Bali – Di usia 59 tahun, Fakultas Peternakan Universitas Udayana terus berbenah untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan bangsa.

 

Ini terlihat dari pengukuhan Guru Besar tetap Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. Ni Nyoman Suryani. MS yang dilangsungkan di Gedung Agrokompleks pada Sabtu, 9 Oktober 2021 lalu.

 

Dalam kesempatan itu, Prof Suryani menyampaikan orasi ilmiahnya dengan judul: “Ketersediaan Pakan Hijauan, Tantangan Pengembangan Sapi Bali”, yang mengupas bagaimana keunikan Sapi Bali yang hidup berkembang biak dan bertahan dalam kondisi apapun dengan pakan seadanya, sekalipun itu  di lahan kritis.

 

“Ini menjadi tantangan bagi ilmiawan dan merekomendasikan pada pemerintah sebagai pengambil kebijakan dengan menyiapkan pakan hijauan melalui demo plot pada petani ternak.

Sehingga daging sapi sebagai protein hewani tercukupi di pasar, khususnya dalam jasa kuliner, restoran dan hotel serta untuk masyarakat luas,” urai Prof Suryani di atas podium dalam mimbar senat terbuka Universitas Udayana.

 

Keberpihakan Fakultas Peternakan pada masyarakat luas semakin dirasakan, sehingga Universitas Udayana menganugerahkan penghargaan Udayana A Ward kepada Prof Dr Ir Gde Mahardika, MS.

 

Baca Juga:  Alat Olah Sampah Seharga Rp700 Juta di Desa Buduk Kini Mangkrak

Atas dedikasi Prof Mahardika yang telah memajukan industri peternakan pada masyarakat, serta di dunia kampus telah menyusun peraturan-peraturan Rektor yang menjembatani kepentingan bersama dalam memajukan Universitas Udayana.

 

Sementara Dekan Fakultas Peternakan Universitas Udayana Dr. Ir. I Nyoman Tirta Ariana, MS menyampaikan, dengan kemajuan yang dimiliki, ini menjadi amunisi yang strategis untuk meningkatkan kuantitas input dalam penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Peternakan.

 

“Fapet Unud ter-akreditasi A di semua jenjang, S1, S2 dan S3. Kita punya SDM dengan Guru Besar dan dosen serta Tendik yang mumpuni, fasilitas teaching farm dengan Close House yang menampung 20.000 ekor ayam pedaging, Farm  yang ada di Bukit dan Pengotan dengan areal untuk belajar tumbuhan pakan, rumah kaca di Farm Sesetan, Laboratorium bersertifikat yang telah melayani masyarakat luas,” urai Dekan yang familiar dan dekat dengan mahasiswa ini, saat memberi sambutan dalam Perayaan 59 tahun Fapet Unud dan 58 tahun Badan Kekeluargaan (BK) Fakultas Peternakan pada Jumat, 24 September 2021 lalu di Kampus Bukit Jimbaran.

 

Pada kesempatan yang sama, wakil Dekan II Dr. Ir. Budi Rahayu Tanama Putri, S.Pt., MM., IPM., ASEAN. Eng. Sebagai Ketua Badan Kekeluargaan (BK) Fapet, berupaya menterjemahkan arahan dekan untuk meningkatkan layanan SDM serta kelengkapan sarana dan prasarana yang dimiliki.

Baca Juga:  Rezim Jokowi Terbitkan Izin Lokasi Reklamasi, Perlawanan Kian Meluas

 

Terutama untuk menopang kelancaran studi bagi mahasiswa dan kenyamanan tendik (fungsional Tenaga pendidikan) dan Dosen (fungsional pendidik) sebagai pegawai dalam lingkup Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi ini.

 

“Kita harus bersinergi dengan membangun kebersamaan yang saling support dan saling mendukung dengan rasa kekeluargaan sehingga kita maju bersama” ucapnya dengan senyum yang didampingi Ketua Panitia BK-Fapet, Dr. Luh Gde Sumardani.

 

 

Ditambahkan, bahwa harapan itu termaktub dalam tema 59 tahun Fapet, yakni: “Bersama Menuju Terwujudnya Kampus Fakultas Peternakan Yang Estetik Dengan SDM Inovatif di Era Pandemi Covid-19”.

 

Di tempat terpisah, Komang Trias Sonia Adini, Ketua Senat Mahasiswa Fapet yang saat ini dikenal sebagai BEM (Badan eksekutif Mahasiswa), menanggapi positif sambutan Dekan dengan merencanakan program road show ke SMA-SMA yang melibatkan mahasiswa Fapet dengan mengunjungi SMA mereka sebagai alumni untuk mengenalkan dan menjaring MABA Fakultas Peternakan UNUD ke depannya. (han)


DENPASAR, Radar Bali – Di usia 59 tahun, Fakultas Peternakan Universitas Udayana terus berbenah untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan bangsa.

 

Ini terlihat dari pengukuhan Guru Besar tetap Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. Ni Nyoman Suryani. MS yang dilangsungkan di Gedung Agrokompleks pada Sabtu, 9 Oktober 2021 lalu.

 

Dalam kesempatan itu, Prof Suryani menyampaikan orasi ilmiahnya dengan judul: “Ketersediaan Pakan Hijauan, Tantangan Pengembangan Sapi Bali”, yang mengupas bagaimana keunikan Sapi Bali yang hidup berkembang biak dan bertahan dalam kondisi apapun dengan pakan seadanya, sekalipun itu  di lahan kritis.

 

“Ini menjadi tantangan bagi ilmiawan dan merekomendasikan pada pemerintah sebagai pengambil kebijakan dengan menyiapkan pakan hijauan melalui demo plot pada petani ternak.

Sehingga daging sapi sebagai protein hewani tercukupi di pasar, khususnya dalam jasa kuliner, restoran dan hotel serta untuk masyarakat luas,” urai Prof Suryani di atas podium dalam mimbar senat terbuka Universitas Udayana.

 

Keberpihakan Fakultas Peternakan pada masyarakat luas semakin dirasakan, sehingga Universitas Udayana menganugerahkan penghargaan Udayana A Ward kepada Prof Dr Ir Gde Mahardika, MS.

 

Baca Juga:  PPKM Darurat Berlaku di Bali, Musisi Menjerit hingga Jual Alat Musik

Atas dedikasi Prof Mahardika yang telah memajukan industri peternakan pada masyarakat, serta di dunia kampus telah menyusun peraturan-peraturan Rektor yang menjembatani kepentingan bersama dalam memajukan Universitas Udayana.

 

Sementara Dekan Fakultas Peternakan Universitas Udayana Dr. Ir. I Nyoman Tirta Ariana, MS menyampaikan, dengan kemajuan yang dimiliki, ini menjadi amunisi yang strategis untuk meningkatkan kuantitas input dalam penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Peternakan.

 

“Fapet Unud ter-akreditasi A di semua jenjang, S1, S2 dan S3. Kita punya SDM dengan Guru Besar dan dosen serta Tendik yang mumpuni, fasilitas teaching farm dengan Close House yang menampung 20.000 ekor ayam pedaging, Farm  yang ada di Bukit dan Pengotan dengan areal untuk belajar tumbuhan pakan, rumah kaca di Farm Sesetan, Laboratorium bersertifikat yang telah melayani masyarakat luas,” urai Dekan yang familiar dan dekat dengan mahasiswa ini, saat memberi sambutan dalam Perayaan 59 tahun Fapet Unud dan 58 tahun Badan Kekeluargaan (BK) Fakultas Peternakan pada Jumat, 24 September 2021 lalu di Kampus Bukit Jimbaran.

 

Pada kesempatan yang sama, wakil Dekan II Dr. Ir. Budi Rahayu Tanama Putri, S.Pt., MM., IPM., ASEAN. Eng. Sebagai Ketua Badan Kekeluargaan (BK) Fapet, berupaya menterjemahkan arahan dekan untuk meningkatkan layanan SDM serta kelengkapan sarana dan prasarana yang dimiliki.

Baca Juga:  Oknum Dosen Lecehkan Mahasiswi FIB, Ini Keputusan Tegas Rektor Unud

 

Terutama untuk menopang kelancaran studi bagi mahasiswa dan kenyamanan tendik (fungsional Tenaga pendidikan) dan Dosen (fungsional pendidik) sebagai pegawai dalam lingkup Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi ini.

 

“Kita harus bersinergi dengan membangun kebersamaan yang saling support dan saling mendukung dengan rasa kekeluargaan sehingga kita maju bersama” ucapnya dengan senyum yang didampingi Ketua Panitia BK-Fapet, Dr. Luh Gde Sumardani.

 

 

Ditambahkan, bahwa harapan itu termaktub dalam tema 59 tahun Fapet, yakni: “Bersama Menuju Terwujudnya Kampus Fakultas Peternakan Yang Estetik Dengan SDM Inovatif di Era Pandemi Covid-19”.

 

Di tempat terpisah, Komang Trias Sonia Adini, Ketua Senat Mahasiswa Fapet yang saat ini dikenal sebagai BEM (Badan eksekutif Mahasiswa), menanggapi positif sambutan Dekan dengan merencanakan program road show ke SMA-SMA yang melibatkan mahasiswa Fapet dengan mengunjungi SMA mereka sebagai alumni untuk mengenalkan dan menjaring MABA Fakultas Peternakan UNUD ke depannya. (han)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/