alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Kantor DPRD Bali Disegel, LMND Sampaikan 6 Tuntutan

DENPASAR – Puluhan massa aksi dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Bali menyegel pintu masuk Kantor DPRD Bali Renon, Denpasar dalam demonstrasi pada Senin (11/4/2022).

  

“Kami mau ketemu anggota dewan. Dimana mereka? Kok gak ada di kantor. Kami mau menyatakan sikap,” ujar salah seorang orator dalam aksi tersebut. 

 

Sayangnya, pintu masuk gedung di tutup rapat. Sejumlah penjaga, baik dari pihak kepolisian, satpol PP hingga pecalang dari kota Denpasar pun menjaga ketat.

 

Pihak pengamanan memang sangat ketat. Bahkan jumlah anggota jauh lebih batak dibanding jumlah massa aksi. Namun massa aksi tak gentar. Mereka justru mendekat ke pintu kemudian memasang spanduk. 

 

“Kami menyegel gedung DPRD ini,” tegas orator lainnya sambari salah seorang peserta aksi mengikat tali spanduk di pintu gerbang.

 

Namun penyegelan pun tak berlangsung lama. Petugas yang berjaga hanya memberikan waktu lima menit saja untuk mengikat spanduk di pintu DPRD Bali. 

Ada sebanyak 6 point dalam aksi yang digelar Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Bali di depan Kantor DPRD Bali Renon, Denpasar pada Senin (11/4/2022).

 

Pertama, segera turunkan harga BBM Pertamax. Kedua, segera selesaikan kelangkaan solar. Ketiga, segera kendalikan harga kebutuhan pokok.

 

Keempat, menolak penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden. Kelima, menolak kenaikan tarif tol dan PPN dan terakhir atau keenam, wujudkan pasal 33 UUD 1945.

 

“Belum selesai perkara minyak goreng, rakyat diberikan tambahan beban dengan naiknya harga BBM,” heran I Gusti Putra Ari Laksmana selaku Humas Aksi tersebut.

 

Begitu juga terkait dengan penolakan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode. Meski Presiden Jokowi sudah mengatakan menolak hal itu, namun bagi LMND, perlu adanya edukasi ke warga.

 

“Tak cukup hanya mengatakan menolak jabatan tiga periode, tetapi Presiden Jokowi juga perlu memberikan edukasi juga ke para bussernya. Agar tidak jadi bola liar di masyarakat,” pungkasnya.



DENPASAR – Puluhan massa aksi dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Bali menyegel pintu masuk Kantor DPRD Bali Renon, Denpasar dalam demonstrasi pada Senin (11/4/2022).

  

“Kami mau ketemu anggota dewan. Dimana mereka? Kok gak ada di kantor. Kami mau menyatakan sikap,” ujar salah seorang orator dalam aksi tersebut. 

 

Sayangnya, pintu masuk gedung di tutup rapat. Sejumlah penjaga, baik dari pihak kepolisian, satpol PP hingga pecalang dari kota Denpasar pun menjaga ketat.

 

Pihak pengamanan memang sangat ketat. Bahkan jumlah anggota jauh lebih batak dibanding jumlah massa aksi. Namun massa aksi tak gentar. Mereka justru mendekat ke pintu kemudian memasang spanduk. 

 

“Kami menyegel gedung DPRD ini,” tegas orator lainnya sambari salah seorang peserta aksi mengikat tali spanduk di pintu gerbang.

 

Namun penyegelan pun tak berlangsung lama. Petugas yang berjaga hanya memberikan waktu lima menit saja untuk mengikat spanduk di pintu DPRD Bali. 

Ada sebanyak 6 point dalam aksi yang digelar Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Bali di depan Kantor DPRD Bali Renon, Denpasar pada Senin (11/4/2022).

 

Pertama, segera turunkan harga BBM Pertamax. Kedua, segera selesaikan kelangkaan solar. Ketiga, segera kendalikan harga kebutuhan pokok.

 

Keempat, menolak penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden. Kelima, menolak kenaikan tarif tol dan PPN dan terakhir atau keenam, wujudkan pasal 33 UUD 1945.

 

“Belum selesai perkara minyak goreng, rakyat diberikan tambahan beban dengan naiknya harga BBM,” heran I Gusti Putra Ari Laksmana selaku Humas Aksi tersebut.

 

Begitu juga terkait dengan penolakan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode. Meski Presiden Jokowi sudah mengatakan menolak hal itu, namun bagi LMND, perlu adanya edukasi ke warga.

 

“Tak cukup hanya mengatakan menolak jabatan tiga periode, tetapi Presiden Jokowi juga perlu memberikan edukasi juga ke para bussernya. Agar tidak jadi bola liar di masyarakat,” pungkasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/