alexametrics
28.7 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Hilang Dihantam Ombak, Nelayan Kedonganan Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

DENPASAR – Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan nelayan bernama Hengel yang sempat hilang saat jukungnya dihantam ombak di Kedonganan, Kuta. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Selasa (11/8) sekitar pukul 18.05 Wita oleh nelayan yang sedang melaut. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada menjelaskan bahwa awalnya nelayan melihat benda terapung seperti tubuh manusia. 

“Jenasahnya ditemukan oleh nelayan asal Peti Tenget, nelayan tersebut melihat tubuh terapung-apung dan langsung mengangkatnya ke dalam sampan,” terang Darmada, Rabu (12/8).

Lokasi penemuan jasad korban pada jarak 4,5 NM arah 355° dari LKP (koordinat 08°40’34,4’’ S – 115°8’32,1’’E). Selanjutnya jasad korban dibawa ke Dermaga Kedonganan. 

Baca Juga:  Cegah Virus Corona Masuk Bali, Bandara Tunda Penerbangan ke Wuhan

Sebelumnya ditemukan, tim SAR sudah melakukan pencarian selama 3 hari. Selasa (11/8) pagi, pencarian oleh SRU laut menyisir menggunakan 2 unit jet ski dan 1 unit rubber boat. Pencarian juga dilakukan SRU darat dengan mengamati di sepanjang bibir pantai. 

Diberitakan sebelumnya, 2 orang nelayan pergi melaut menggunakan jukung pada Sabtu (8/8) sore, namun ketika hendak kembali keesokan paginya, jukung mereka terhantam ombak dan terbalik. Satu korban selamat atas nama Atoh, 35 sementara korban yang dilaporkan hilang saat itu bernama Hengel. Kini jasad korban telah dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar untuk diproses lebih lanjut.



DENPASAR – Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan nelayan bernama Hengel yang sempat hilang saat jukungnya dihantam ombak di Kedonganan, Kuta. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Selasa (11/8) sekitar pukul 18.05 Wita oleh nelayan yang sedang melaut. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada menjelaskan bahwa awalnya nelayan melihat benda terapung seperti tubuh manusia. 

“Jenasahnya ditemukan oleh nelayan asal Peti Tenget, nelayan tersebut melihat tubuh terapung-apung dan langsung mengangkatnya ke dalam sampan,” terang Darmada, Rabu (12/8).

Lokasi penemuan jasad korban pada jarak 4,5 NM arah 355° dari LKP (koordinat 08°40’34,4’’ S – 115°8’32,1’’E). Selanjutnya jasad korban dibawa ke Dermaga Kedonganan. 

Baca Juga:  RS Sanglah Target Jadi RS Rujukan Operasi Cangkok Ginjal

Sebelumnya ditemukan, tim SAR sudah melakukan pencarian selama 3 hari. Selasa (11/8) pagi, pencarian oleh SRU laut menyisir menggunakan 2 unit jet ski dan 1 unit rubber boat. Pencarian juga dilakukan SRU darat dengan mengamati di sepanjang bibir pantai. 

Diberitakan sebelumnya, 2 orang nelayan pergi melaut menggunakan jukung pada Sabtu (8/8) sore, namun ketika hendak kembali keesokan paginya, jukung mereka terhantam ombak dan terbalik. Satu korban selamat atas nama Atoh, 35 sementara korban yang dilaporkan hilang saat itu bernama Hengel. Kini jasad korban telah dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar untuk diproses lebih lanjut.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/