alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Gegara Anak Main Petasan, Rongsokan dan 67 Kamar Kos di Kuta Terbakar

BADUNG – Gara-gara anak main petasan, gudang rongsokan dan 67 kamar kos semi permanen ludes terbakar. Kejadian berlangsung di Jalan Pudak Sari, Banjar Anyar, Kuta, Badung pada Selasa (12/4) sekitar pukul 14.50. 

Kapolsek Kuta Kompol Orpa SM Takalapeta mengatakan, pihaknya teleh memeriksa keterangan sejumlah saksi. Sebelum kejadian, terlihat anak-anak sedang main petasan dan membakar sampah yang ada tak jauh dari kos-kosan semi permenen ini.

Tak berselang lama, anak-anak ini berteriak kebakaran. Api dengan mudah membesar, mengingat bangunan kos di sana semi permanen terbuat dari bahan triplek dan terdapat tumpukan rongsokan.

“Warga berupaya memadamkan api dengan cara manual. Tapi itu tadi, api dengan mudah merembet ke seluruh bangunan rumah,” kata Kapolsek.

Warga menghubungi Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung. Total ada 10 unit kendaraan pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi.

“Lantaran besarnya api, baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00. Sayangnya, sembilan bangunan kos berisi 67 kamar serta barang di dalamnya ludes,” ungkapnya.

Adapun beberapa pemilik bangunan kos tersebut, yakni Muhidir memiliki empat kamar. Ngatimin Adiwibowo, memiliki 10 kamar serta satu unit motor Honda Vario.

Nanik Jariy Sumali memiliki 10 kamar dan satu gudang rongsokan. Sunawi punya tujuh kamar. Pak So memiliki dua kamar dan satu gudang rongsokan. Suyono punya enam kamar.

Kemudian Haji Matsar memiliki 20 kamar. Nengah Rasta, punya empat kamar. Terakhir Haji Arifin punya empat kamar, serta motor Honda PCX dan Suzuki Shogun. Adapun lahan di kos-kosan tersebut dikontrak dari pemilik Ketut Budiarta, 65.

“Dugaan awal, diduga percikan api petasan menyambar tumpukan kapuk di kos arifin sehingga membakar gudang rongsokan dan kos-kosan lainnya,” jelasnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Belum diketahui total kerugian yang disebabkan, karena seluruh korban masih mendata barang dan aset yang terbakar.

Luas tanah kurang lebih 1 hektare yang dikelola oleh pihak Banjar Anyar Kuta dan di Awasi oleh Tim Pangkeling sebagai pendamping Klian Adat Banjar.



BADUNG – Gara-gara anak main petasan, gudang rongsokan dan 67 kamar kos semi permanen ludes terbakar. Kejadian berlangsung di Jalan Pudak Sari, Banjar Anyar, Kuta, Badung pada Selasa (12/4) sekitar pukul 14.50. 

Kapolsek Kuta Kompol Orpa SM Takalapeta mengatakan, pihaknya teleh memeriksa keterangan sejumlah saksi. Sebelum kejadian, terlihat anak-anak sedang main petasan dan membakar sampah yang ada tak jauh dari kos-kosan semi permenen ini.

Tak berselang lama, anak-anak ini berteriak kebakaran. Api dengan mudah membesar, mengingat bangunan kos di sana semi permanen terbuat dari bahan triplek dan terdapat tumpukan rongsokan.

“Warga berupaya memadamkan api dengan cara manual. Tapi itu tadi, api dengan mudah merembet ke seluruh bangunan rumah,” kata Kapolsek.

Warga menghubungi Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung. Total ada 10 unit kendaraan pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi.

“Lantaran besarnya api, baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00. Sayangnya, sembilan bangunan kos berisi 67 kamar serta barang di dalamnya ludes,” ungkapnya.

Adapun beberapa pemilik bangunan kos tersebut, yakni Muhidir memiliki empat kamar. Ngatimin Adiwibowo, memiliki 10 kamar serta satu unit motor Honda Vario.

Nanik Jariy Sumali memiliki 10 kamar dan satu gudang rongsokan. Sunawi punya tujuh kamar. Pak So memiliki dua kamar dan satu gudang rongsokan. Suyono punya enam kamar.

Kemudian Haji Matsar memiliki 20 kamar. Nengah Rasta, punya empat kamar. Terakhir Haji Arifin punya empat kamar, serta motor Honda PCX dan Suzuki Shogun. Adapun lahan di kos-kosan tersebut dikontrak dari pemilik Ketut Budiarta, 65.

“Dugaan awal, diduga percikan api petasan menyambar tumpukan kapuk di kos arifin sehingga membakar gudang rongsokan dan kos-kosan lainnya,” jelasnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Belum diketahui total kerugian yang disebabkan, karena seluruh korban masih mendata barang dan aset yang terbakar.

Luas tanah kurang lebih 1 hektare yang dikelola oleh pihak Banjar Anyar Kuta dan di Awasi oleh Tim Pangkeling sebagai pendamping Klian Adat Banjar.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/