alexametrics
25.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Perangi Narkoba, RS Bhayangkara Siap Dukung BNNP Bali

DENPASAR, Radar Bali- Karumkit RS Bhayangkara Denpasar Pembina TK I dr. Ni Made Murtini, MARS didampingi Wakarumkit, PJU, dan Tim Rehabilitasi menerima kunjungan Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra serta tim rehabilitasi di ruang rapat Prasanti Rucita Grihasta RS Bhayangkara Denpasar, Senin, (11/10).

 

Kunjungan yang melibatkan Tim Rehabilitasi BNNP Bali, yakni Luh Gede Idayanti dan Ida Ayu Gede Rat Praba Ari ini diisi pemaparan tentang layanan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan Layanan Rehabilitasi Napza RS Bhayangkara Denpasar.

 

“RS Bhayangkara Denpasar siap mendukung BNN dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah Bali dan menolak keras narkoba dalam bentuk apapun demi tercapainya Indonesia bersih dari narkoba,” ucap dr. Murtini.

Baca Juga:  Sembunyikan Sabu di Dashboard Motor, Remaja Putri Bertato Ditangkap

 

Brigjen Pol Gde Sugianyar menegaskan perang melawan narkoba bukan hanya dilakukan dengan senjata, tetapi juga memulihkan para pecandu dan penyalahguna dari ketergantungan.

 

Jelasnya, BNNP mengidentifikasi permasalahan jaringan narkoba di Bali dengan 3 langkah, yaitu soft power approach, hard power approach, dan smart power approach.

 

“Metode soft power approach strategi sosialisasi edukasi dan rehabilitasi yang melibatkan semua pemangku kepentingan. Hard power yaitu penegakan hukum dan smart power pendekatan mengarah ke teknologi,” jelas Kepala BNNP Bali.


DENPASAR, Radar Bali- Karumkit RS Bhayangkara Denpasar Pembina TK I dr. Ni Made Murtini, MARS didampingi Wakarumkit, PJU, dan Tim Rehabilitasi menerima kunjungan Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra serta tim rehabilitasi di ruang rapat Prasanti Rucita Grihasta RS Bhayangkara Denpasar, Senin, (11/10).

 

Kunjungan yang melibatkan Tim Rehabilitasi BNNP Bali, yakni Luh Gede Idayanti dan Ida Ayu Gede Rat Praba Ari ini diisi pemaparan tentang layanan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan Layanan Rehabilitasi Napza RS Bhayangkara Denpasar.

 

“RS Bhayangkara Denpasar siap mendukung BNN dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah Bali dan menolak keras narkoba dalam bentuk apapun demi tercapainya Indonesia bersih dari narkoba,” ucap dr. Murtini.

Baca Juga:  Razia Narkoba, BNN Obok-Obok Lima Club Malam, Hasilnya Mengejutkan

 

Brigjen Pol Gde Sugianyar menegaskan perang melawan narkoba bukan hanya dilakukan dengan senjata, tetapi juga memulihkan para pecandu dan penyalahguna dari ketergantungan.

 

Jelasnya, BNNP mengidentifikasi permasalahan jaringan narkoba di Bali dengan 3 langkah, yaitu soft power approach, hard power approach, dan smart power approach.

 

“Metode soft power approach strategi sosialisasi edukasi dan rehabilitasi yang melibatkan semua pemangku kepentingan. Hard power yaitu penegakan hukum dan smart power pendekatan mengarah ke teknologi,” jelas Kepala BNNP Bali.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/