alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Harga Pangan Naik,Satgas Pangan Polresta Denpasar Gencar Operasi Pasar

Satgas Pangan Polresta Denpasar bekerja sama dengan Bulog dan Disperindag Kota Denpasar menjual minyak goreng dan gula pasir di bawah harga pasaran. Hal itu merupakan bagian dari kegiatan Operasi Pasar yang dilakukan di Halaman Pasar Badung, Denpasar pada Jumat pagi (14/1/22).

 

Dalam operasi itu, gula pasir dijual dengan harga Rp. 12.500 per kg. Sedangkan minyak goreng dijual dengan harga Rp. 19.500 per kg. Selain itu juga bahan pangan lainnya dijual dengan harga lebih murah. 

  

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat mengungkapkan, kegiatan ini bagian dari upaya mengantisipasi hal yang menjadi perhatian publik yaitu kenaikan harga pangan saat ini. Dan sampai saat ini Satgas pangan Polresta Denpasar terus melakukan penyelidikan terkait dengan kenaikan harga ataupun jika ada ketimpangan harga yang terjadi di pasar untuk kebutuhan pangan masyarakat. 

Baca Juga:  Koster Blak-blakan Pasca Agenda IMF Tuntas, Hasilnya Tak Terduga…

 

 

“Sampai sejauh ini kami belum menemukan adanya pelanggaran yang signifikan, biasa ada naik turun harga itu mungkin karena ketersediaan stok yang terlambat. Tapi kami dari Bulog, Disperindag Kota Denpasar dan Polresta Denpasar tetap bersama-sama memonitoring seluruh pasar yang ada di kota Denpasar, memantau setiap Pasar agar tidak terjadi lonjakan harga yang terlalu tinggi,” katanya. 

 

Lanjut dia, operasi pasar ini juga diselenggarakan untuk membantu meringankan beban masyarakat.

 

Sementara itu, Kadis Disperindag kota Denpasar Nyoman Sri Utari menyampaikan terkait dengan adanya kenaikan harga Minyak goreng di pasaran saat ini, disebabkan karena kenaikan harga dasar dari bahan minyak goreng yang otomatis berdampak terhadap kenaikan harga di pasaran.

Baca Juga:  Waspada! Satu Warga Klungkung Meninggal Terjangkit Flu Burung

 

“Untuk bahan pokok masyarakat di kota Denpasar sampai saat ini masih dalam keadaan aman dan bahan pokok masih cukup tersedia dan kami dari Disperindag bersama tim setiap hari Senin dan Kamis selalu melakukan monitoring harga ke Pasar-pasar,” ungkapnya.

Satgas Pangan Polresta Denpasar bekerja sama dengan Bulog dan Disperindag Kota Denpasar menjual minyak goreng dan gula pasir di bawah harga pasaran. Hal itu merupakan bagian dari kegiatan Operasi Pasar yang dilakukan di Halaman Pasar Badung, Denpasar pada Jumat pagi (14/1/22).

 

Dalam operasi itu, gula pasir dijual dengan harga Rp. 12.500 per kg. Sedangkan minyak goreng dijual dengan harga Rp. 19.500 per kg. Selain itu juga bahan pangan lainnya dijual dengan harga lebih murah. 

  

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat mengungkapkan, kegiatan ini bagian dari upaya mengantisipasi hal yang menjadi perhatian publik yaitu kenaikan harga pangan saat ini. Dan sampai saat ini Satgas pangan Polresta Denpasar terus melakukan penyelidikan terkait dengan kenaikan harga ataupun jika ada ketimpangan harga yang terjadi di pasar untuk kebutuhan pangan masyarakat. 

Baca Juga:  Corona di Korsel Menggila, Penumpang Negeri Ginseng Diperiksa Ketat

 

 

“Sampai sejauh ini kami belum menemukan adanya pelanggaran yang signifikan, biasa ada naik turun harga itu mungkin karena ketersediaan stok yang terlambat. Tapi kami dari Bulog, Disperindag Kota Denpasar dan Polresta Denpasar tetap bersama-sama memonitoring seluruh pasar yang ada di kota Denpasar, memantau setiap Pasar agar tidak terjadi lonjakan harga yang terlalu tinggi,” katanya. 

 

Lanjut dia, operasi pasar ini juga diselenggarakan untuk membantu meringankan beban masyarakat.

 

Sementara itu, Kadis Disperindag kota Denpasar Nyoman Sri Utari menyampaikan terkait dengan adanya kenaikan harga Minyak goreng di pasaran saat ini, disebabkan karena kenaikan harga dasar dari bahan minyak goreng yang otomatis berdampak terhadap kenaikan harga di pasaran.

Baca Juga:  Batuk-batuk Sebelum Tewas, Mulut Pria Setengah Abad Dikerumuni Semut

 

“Untuk bahan pokok masyarakat di kota Denpasar sampai saat ini masih dalam keadaan aman dan bahan pokok masih cukup tersedia dan kami dari Disperindag bersama tim setiap hari Senin dan Kamis selalu melakukan monitoring harga ke Pasar-pasar,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/