alexametrics
29.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Harga Mawar di Denpasar Naik Jelang Hari Valentine, Tapi Sepi Pembeli

DENPASAR – Harga buga mawar merangkak naik menjelang Valentine. Sudah harganya naik, ternyata pembelinya sepi. Itu seperti yang terjadi di sejumlah toko bunga di Jalan Sutoyo, Denpasar. 

Hari kasih sayang atau valentine menjadi perayaan rutin semua orang, meski bukan budaya Indonesia. Tapi, masyarakat Indonesia selalu antusias merayakan dengan orang terkasih. 

Bunga dan cokelat menjadi benda wajib di tanggal 14 Februari ini. Biasanya, pedagang bunga biasanya banjir pesanan menjelang hari ini. Sayangnya, tidak untuk tahun 2022 ini. Entah karena pandemi atau wacana hari valentine bukan budaya Bali membuat penjualan bunga lesu. 

 

Hal itu dirasakan Toko Bunga Adiba di Jalan Sutoyo, Denpasar dekat pusat perbelanjaan Tiara Dewata. Karyawan toko, Rajiv mengaku biasanya H-1 hari valentine dia sudah banyak menerima pesanan bunga, sedangkan tahun ini orderan baru satu.

Baca Juga:  Pol PP Badung "Buru" Bule Mengais Sisa Makanan di Sesajen di Kuta

Dikatakan, tahun-tahun sebelumnya tokonya selalu  dipadati pembeli sampai mejalar ke jalan raya. 

 

“Biasanya sampai buat orang macet kalau hari ini (sebelum Valentine). Ini baru ada satu orderan,” ucapnya. 

 

Dia  menyatakan bahwa tahun 2022 ini penjualannya sangat menurun, karena seharusnya puncak pembelian bunga itu H-1 Hari Valentine. Walau peminat berkurang, harga bunga mawar merah mengalami kenaikan. Pada hari biasa satu tangkai  dijual seharga Rp 3 ribu  sedangkan di hari valentine  menjadi Rp.5 ribu Untuk jenis bunga lainnya harganya masih normal.

“Sebelum H-1 itu seharusnya, ya. Tapi sekarang H-1 saja baru satu yang beli,” tukasnya. 

Sementara itu, masih di lokasi yang sama di Lita, penjual bunga belum bisa memastikan penjualan menjelang valentine. Menurutnya, puncak pembelian bunga itu hari ini.  Harganya juga dinaikkan, satu paket bunga  mulai harga Rp 100 ribu dibandingkan hari satu apket bunga bisa didapat dengan Rp 50 ribu. 

Baca Juga:  Katakan Cintamu di Atas Laut!

 

Harga satu tangkai bunga mawar juga naik, kalau hari biasanya di jual harga Rp 4 ribu/ 5 ribu, di hari  ini naik  menjadi Rp 8 ribu per satu tangkai.  Menjelang valentine pesanan bunga di tokonya lumayan tak jauh berbeda dibandingkan tahun lalu. Pemesan bunga paling banyak dari kalangan mahasiswa.

“Biasanya saat Valentine  baru kelihatan pembelianya. Ya sekarang ada saja yang mesan, sama saja kayak tahun lalu,” ujarnya.



DENPASAR – Harga buga mawar merangkak naik menjelang Valentine. Sudah harganya naik, ternyata pembelinya sepi. Itu seperti yang terjadi di sejumlah toko bunga di Jalan Sutoyo, Denpasar. 

Hari kasih sayang atau valentine menjadi perayaan rutin semua orang, meski bukan budaya Indonesia. Tapi, masyarakat Indonesia selalu antusias merayakan dengan orang terkasih. 

Bunga dan cokelat menjadi benda wajib di tanggal 14 Februari ini. Biasanya, pedagang bunga biasanya banjir pesanan menjelang hari ini. Sayangnya, tidak untuk tahun 2022 ini. Entah karena pandemi atau wacana hari valentine bukan budaya Bali membuat penjualan bunga lesu. 

 

Hal itu dirasakan Toko Bunga Adiba di Jalan Sutoyo, Denpasar dekat pusat perbelanjaan Tiara Dewata. Karyawan toko, Rajiv mengaku biasanya H-1 hari valentine dia sudah banyak menerima pesanan bunga, sedangkan tahun ini orderan baru satu.

Baca Juga:  Sun Flower Garden Jujukan Valentine, Bunga Matahari Gantikan Mawar

Dikatakan, tahun-tahun sebelumnya tokonya selalu  dipadati pembeli sampai mejalar ke jalan raya. 

 

“Biasanya sampai buat orang macet kalau hari ini (sebelum Valentine). Ini baru ada satu orderan,” ucapnya. 

 

Dia  menyatakan bahwa tahun 2022 ini penjualannya sangat menurun, karena seharusnya puncak pembelian bunga itu H-1 Hari Valentine. Walau peminat berkurang, harga bunga mawar merah mengalami kenaikan. Pada hari biasa satu tangkai  dijual seharga Rp 3 ribu  sedangkan di hari valentine  menjadi Rp.5 ribu Untuk jenis bunga lainnya harganya masih normal.

“Sebelum H-1 itu seharusnya, ya. Tapi sekarang H-1 saja baru satu yang beli,” tukasnya. 

Sementara itu, masih di lokasi yang sama di Lita, penjual bunga belum bisa memastikan penjualan menjelang valentine. Menurutnya, puncak pembelian bunga itu hari ini.  Harganya juga dinaikkan, satu paket bunga  mulai harga Rp 100 ribu dibandingkan hari satu apket bunga bisa didapat dengan Rp 50 ribu. 

Baca Juga:  Terpapar Corona, 20-an TKI Bali Minta Pulang dari Diamond Princess

 

Harga satu tangkai bunga mawar juga naik, kalau hari biasanya di jual harga Rp 4 ribu/ 5 ribu, di hari  ini naik  menjadi Rp 8 ribu per satu tangkai.  Menjelang valentine pesanan bunga di tokonya lumayan tak jauh berbeda dibandingkan tahun lalu. Pemesan bunga paling banyak dari kalangan mahasiswa.

“Biasanya saat Valentine  baru kelihatan pembelianya. Ya sekarang ada saja yang mesan, sama saja kayak tahun lalu,” ujarnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/