alexametrics
27.6 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Jasad WNA Spanyol Ditemukan Tinggal Tulang di Nusa Dua Bali

NUSA DUA – Seorang warga negara asing (WNA) asal Spanyol bernama Mario LLobet Esteban ditemukan tinggal tulang belulang di atas tempat tidur. Pria itu ditemukan di rumahnya di Wisma Nusa Permai Blok D/49, Nusa Dua, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, Minggu (14/3/2022).

 

Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Ketut Sugiarta Yoga menerangkan, WNA asal Barcelona, Spanyol, kelahiran 17 September 1945 itu ditemukan pertama kali oleh anak angkatnya bernama Anang Firdaus.

 

“Diketahui pertama kali oleh anak angkatnya. Saat itu anak angkatnya hendak membersihkan rumah tersebut,” katanya Senin (14/3/2022).

 

Saat itu, awalnya anak angkat korban datang ke rumah korban hendak membersihkan rumah. Dia datang bersama saksi lain bernama Purwanti.

 

Setibanya di rumah itu, mereka menemukan rumah dalam kondisi terkunci. Lalu saksi berinisiatif masuk melalui jendela dengan cara dicongkel. 

 

Setelah masuk di dalam rumah, saksi curiga lantaran pintu kamar korban dalam keadaan terkunci. Dia mengira bahwa korban berada di dalam kamarnya. Dia lalu mendobrak pintu kamar korban hingga terbuka paksa.

 

“Saksi kaget lantaran ditemukan korban sudah dalam kondisi hanya tersisa tulang belulang di atas tempat tidur,” ujarnya.

 

Atas temuan itu, saksi meminta bantuan warga sekitar dan melapor ke polisi.



NUSA DUA – Seorang warga negara asing (WNA) asal Spanyol bernama Mario LLobet Esteban ditemukan tinggal tulang belulang di atas tempat tidur. Pria itu ditemukan di rumahnya di Wisma Nusa Permai Blok D/49, Nusa Dua, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, Minggu (14/3/2022).

 

Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Ketut Sugiarta Yoga menerangkan, WNA asal Barcelona, Spanyol, kelahiran 17 September 1945 itu ditemukan pertama kali oleh anak angkatnya bernama Anang Firdaus.

 

“Diketahui pertama kali oleh anak angkatnya. Saat itu anak angkatnya hendak membersihkan rumah tersebut,” katanya Senin (14/3/2022).

 

Saat itu, awalnya anak angkat korban datang ke rumah korban hendak membersihkan rumah. Dia datang bersama saksi lain bernama Purwanti.

 

Setibanya di rumah itu, mereka menemukan rumah dalam kondisi terkunci. Lalu saksi berinisiatif masuk melalui jendela dengan cara dicongkel. 

 

Setelah masuk di dalam rumah, saksi curiga lantaran pintu kamar korban dalam keadaan terkunci. Dia mengira bahwa korban berada di dalam kamarnya. Dia lalu mendobrak pintu kamar korban hingga terbuka paksa.

 

“Saksi kaget lantaran ditemukan korban sudah dalam kondisi hanya tersisa tulang belulang di atas tempat tidur,” ujarnya.

 

Atas temuan itu, saksi meminta bantuan warga sekitar dan melapor ke polisi.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/