alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Letda Kadek Adi Alumni FH Unud, Dikenal Pendiam dan Rajin Belajar

Letda I Kadek Adi Suhardiyana merupakan alumni Fakultas Hukum Unud. Ia lulus menjadi prajurit TNI. Keluarga mengingat, Letda Kadek adi sosok yang pendiam dan rajin belajar.

ANDRE SULLA, Denpasar

INGATAN keluarga tentang sosok Letda Cpm Kadek Adi Suhardiyana, 24, masih membekas. Sang paman, I Nyoman Sagra Jaya, misalnya, masih mengingat sosok Kadek Adi.

Kata dia, Letda Kadek Adi adalah anak bungsu dari dua bersaudara. Salah satu yang dia ingat dari keponakannya itu adalah pendiam. Tiidak banyak tingkah.

 

“Anaknya pendiam. Dan rajin belajar,” kata Sagra Jaya ditemui di rumah duka, Rabu (13/4).

 

Dia mengingat, Kadek Adi memang memiliki cita-cita sejak kecil mengabdi kepada negara sebagai prajurit TNI. Apalagi dia hidup di keluarga anggota TNI, yakni kakak laki-laki Adi, I Putu Sulantara juga prajurit TNI dengan pangkat saat ini Kopda (kopral dua).

 

“Sepupu dan pamannya juga anggota TNI,” terangnya.

 

Saat diterima bertugas di Papua, Sagra Jaya juga masih sering berkomunikasi. Keponakannya itu juga sempat berkomunikasi dengan keluarga sehari sebelum kejadian sekitar pukul 17.00.

 

“Almarhum bilang mendapat tugas pengamanan KASAD. Dalam percakapan itu, ibu dan bapaknya hanya mengatakan agar berhati-hati. Itu saja. Namun keesokan harinya, mereka dihubungi oleh pihak Denpom Merauke tentang kabar duka ini,” jelasnya.

 

Sang kakak, Kopda TNI, I Putu Sulantara 34, yang saat ini bertugas di Bataliyon Zeni Tempur-5 Kepanjen Malang, menuturkan, sang adik (almarhum) sejak kecil TK di Banjar Buana Kulit, lalu SD Negeri 6 Peguyangan, kemudian SMP Negeri 3 Denpasar dan SMAN 8 Denpasar.

Selepas dari SMA, sang adik melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Udayana hingga meraih gelar Sarjana Hukum (SH). Sekali tes TNI, sang adik langsung lolos dalam jenjang perwira pertama di kemiliteran di Indonesia.

“Dengan predikat terbaik,” kata dia. 

Kemudian Letda Cpm I Kadek Adi Suhardiyana Dinas Denpom XVIII/3 Merauke, Papua 99614 sepekan lalu. Namun,ia gugur dalam kecelakaan lalu lintas saat pengalawan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman di Merauke, Papua pada Selasa (12/4).

 

Kini, jenazahnya masih disemayamkan di bale dangin di rumahnya, di Jalan Dam Peraupan, Banjar Umadesa, Peguyangan Kaja, Denpasar Utara. Rencananya, Kamis, 21 April 2022 akan digelar upacara ngaben. (habis)



Letda I Kadek Adi Suhardiyana merupakan alumni Fakultas Hukum Unud. Ia lulus menjadi prajurit TNI. Keluarga mengingat, Letda Kadek adi sosok yang pendiam dan rajin belajar.

ANDRE SULLA, Denpasar

INGATAN keluarga tentang sosok Letda Cpm Kadek Adi Suhardiyana, 24, masih membekas. Sang paman, I Nyoman Sagra Jaya, misalnya, masih mengingat sosok Kadek Adi.

Kata dia, Letda Kadek Adi adalah anak bungsu dari dua bersaudara. Salah satu yang dia ingat dari keponakannya itu adalah pendiam. Tiidak banyak tingkah.

 

“Anaknya pendiam. Dan rajin belajar,” kata Sagra Jaya ditemui di rumah duka, Rabu (13/4).

 

Dia mengingat, Kadek Adi memang memiliki cita-cita sejak kecil mengabdi kepada negara sebagai prajurit TNI. Apalagi dia hidup di keluarga anggota TNI, yakni kakak laki-laki Adi, I Putu Sulantara juga prajurit TNI dengan pangkat saat ini Kopda (kopral dua).

 

“Sepupu dan pamannya juga anggota TNI,” terangnya.

 

Saat diterima bertugas di Papua, Sagra Jaya juga masih sering berkomunikasi. Keponakannya itu juga sempat berkomunikasi dengan keluarga sehari sebelum kejadian sekitar pukul 17.00.

 

“Almarhum bilang mendapat tugas pengamanan KASAD. Dalam percakapan itu, ibu dan bapaknya hanya mengatakan agar berhati-hati. Itu saja. Namun keesokan harinya, mereka dihubungi oleh pihak Denpom Merauke tentang kabar duka ini,” jelasnya.

 

Sang kakak, Kopda TNI, I Putu Sulantara 34, yang saat ini bertugas di Bataliyon Zeni Tempur-5 Kepanjen Malang, menuturkan, sang adik (almarhum) sejak kecil TK di Banjar Buana Kulit, lalu SD Negeri 6 Peguyangan, kemudian SMP Negeri 3 Denpasar dan SMAN 8 Denpasar.

Selepas dari SMA, sang adik melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Udayana hingga meraih gelar Sarjana Hukum (SH). Sekali tes TNI, sang adik langsung lolos dalam jenjang perwira pertama di kemiliteran di Indonesia.

“Dengan predikat terbaik,” kata dia. 

Kemudian Letda Cpm I Kadek Adi Suhardiyana Dinas Denpom XVIII/3 Merauke, Papua 99614 sepekan lalu. Namun,ia gugur dalam kecelakaan lalu lintas saat pengalawan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman di Merauke, Papua pada Selasa (12/4).

 

Kini, jenazahnya masih disemayamkan di bale dangin di rumahnya, di Jalan Dam Peraupan, Banjar Umadesa, Peguyangan Kaja, Denpasar Utara. Rencananya, Kamis, 21 April 2022 akan digelar upacara ngaben. (habis)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/