alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Amankan Nataru, Polres Badung Fokus Amankan Objek Wisata Canggu

MANGUPURA – Polres Badung bakal menerjunkan sebanyak 400 personelnya untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Tidak hanya itu, mereka juga akan diback up oleh aparat TNI, Pol PP Badung, pecalang dan stakeholder terkait. Setidaknya akan ada 13.000 personel gabungang yang akan bersiaga. 

Terkait sejumlah kawasan yang dianggap rawan, Kapolres Badung, AKBP Roby Septiadi mengatakan bahwa pihaknya belum memetakan secara pasti.

Namun, salah satu kawasan yang akan menjadi perhatian khusus adalah kawasan objek wisata Canggu, Kuta Utara.

“Canggu itu tentunya akan jadi perhatian khusus. Apalagi rawan macet. Saya perintahkan anggota untuk all out selama pengamanan Natal dan Tahun Baru ini,” terang AKBP Roby Septiadi kemarin.

Baca Juga:  [Sadis] Buruh Bangunan Asal Jember Tewas Ditembak Temannya Sendiri

Dijelaskannya, walaupun di wilayah Badung bukan daerah mayoritas merayakan Natal, namun pihaknya punya kewajiban menjaga keamanan umat Nasrani selama perayaan Natal berlangsung.

Apalagi, Badung merupakan salah satu daerah dengan jumlah wisatawan terbanyak di Bali. Maka dari itu perlu diadakannya pengamanan maksimal selama Natal apalagi saat tahun baru. 

Pengamanan yang bernama Operasi Lilin ini akan dimulai pada tanggal 22 Desember 2019 hingga tanggal 1 Januari 2020.

Prioritas utama pengamanan dilakukan di sejumlah Gereja di wilayah Badung dan tempat berkumpulnya wisatawan asing. “Gereja paling utama kita amankan,” imbuhnya. 

Sejumlah posko nantinya akan ditempatkan personel polisi dan juga pecalang. Sehingga masyarakat bisa dengan mudah melakukan pengaduan ke sejumlah posko yang akan didirikan.

Baca Juga:  Virus SARS Cov-2 Bergerak Melandai, Status Pandemi Tergantung WHO

“Intinya kami akan amankan seaman mungkin. Biar perayaan Natal dan Tahun bbaru berjalan lancar,” tandas perwira dengan melati dua asal Jakarta ini.



MANGUPURA – Polres Badung bakal menerjunkan sebanyak 400 personelnya untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Tidak hanya itu, mereka juga akan diback up oleh aparat TNI, Pol PP Badung, pecalang dan stakeholder terkait. Setidaknya akan ada 13.000 personel gabungang yang akan bersiaga. 

Terkait sejumlah kawasan yang dianggap rawan, Kapolres Badung, AKBP Roby Septiadi mengatakan bahwa pihaknya belum memetakan secara pasti.

Namun, salah satu kawasan yang akan menjadi perhatian khusus adalah kawasan objek wisata Canggu, Kuta Utara.

“Canggu itu tentunya akan jadi perhatian khusus. Apalagi rawan macet. Saya perintahkan anggota untuk all out selama pengamanan Natal dan Tahun Baru ini,” terang AKBP Roby Septiadi kemarin.

Baca Juga:  Istri ASN Dapat Bantuan Covid-19, Janda 4 Anak Tidak

Dijelaskannya, walaupun di wilayah Badung bukan daerah mayoritas merayakan Natal, namun pihaknya punya kewajiban menjaga keamanan umat Nasrani selama perayaan Natal berlangsung.

Apalagi, Badung merupakan salah satu daerah dengan jumlah wisatawan terbanyak di Bali. Maka dari itu perlu diadakannya pengamanan maksimal selama Natal apalagi saat tahun baru. 

Pengamanan yang bernama Operasi Lilin ini akan dimulai pada tanggal 22 Desember 2019 hingga tanggal 1 Januari 2020.

Prioritas utama pengamanan dilakukan di sejumlah Gereja di wilayah Badung dan tempat berkumpulnya wisatawan asing. “Gereja paling utama kita amankan,” imbuhnya. 

Sejumlah posko nantinya akan ditempatkan personel polisi dan juga pecalang. Sehingga masyarakat bisa dengan mudah melakukan pengaduan ke sejumlah posko yang akan didirikan.

Baca Juga:  Hasil PCR Negatif, Niat Pekerja Migran Karantina Mandiri Ditolak Warga

“Intinya kami akan amankan seaman mungkin. Biar perayaan Natal dan Tahun bbaru berjalan lancar,” tandas perwira dengan melati dua asal Jakarta ini.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/