alexametrics
29.8 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Sambut Pembukaan Pariwisata, Ini Yang Dilakukan Pemkab Badung

MANGUPURA – Pembukaan pariwisata Bali segera dilakukan bulan Juli 2021. Kabupaten/ Kota di Bali juga turut melakukan berbagai persiapan. Seperti di Kabupaten Badung, selain menggenjot vaksinasi covid-19 juga menyiapkan akomodasi fasilitasi kesehatan (faskes) yang terbaik untuk memberikan rasa aman bagi para wisatawan.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Badung, dr. I Nyoman Gunarta mengakui, bersama Dinas Pariwisata Bali maupun kabupaten Badung telah melakukan sertifikasi berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability). Selain itu,  juga melakukan kampanye prokes di tempat publik.

 

“Dalam menyambut pembukaan pariwisata, kami di Dinkes mendapatkan tugas menyiapkan penunjang, khususnya di bidang kesehatan agar bagaimana wisatawan itu aman saat berkunjung,” terang dr. Gunarta, Senin (14/6).

 

Kata dia,  fasilitas penunjang yang telah disiapkan adalah menyiapkan tempat perawatan guna mengantisipasi bila wisatawan terinfeksi Covid-19 selama berlibur ke Bali, khususnya Badung. Selain itu juga telah menyiapkan SDM kesehatan yang akan bertugas.

Baca Juga:  Gerakkan Transaksi UMKM, RAMERAME.CO.ID Sebar Voucher Tebus Murah
- Advertisement -

 

Tenaga kesehatan ini akan siaga di masing-masing puskesmas.  Nanti ketika ada pengambilan Swab PCR sebelum pukul 12.00 sore sudah bisa diketahui hasilnya. Ini yang akan dilakukan untuk mendukung pembukaan pariwisata.

 

“Kami juga sudah menyiapkan RSD Mangusada. Seperti penyediaan ruangan isolasi, kamar operasi, ruang perawatan bayi, dan ICU. Semuanya ini untuk pasien yang terinfeksi Covid-19,” ungkap Mantan Dirut RSD Mangusada ini.

 

Pihaknya juga akan mengenjot vaksinasi Covid-19 untuk warga Badung agar wisatawan yang berkunjung tidak was-was tertular Covid-19 selama berlibur.

 

“Karena itu kami gencarkan vaksinasi, bahkan akhir Juni ini seluruh masyarakat Badung telah tervaksinasi pertama dengan sasaran 383 ribu,” ucapnya.

Baca Juga:  REALISTIS! Ini Tahap Mewujudkan Proyek Jalan Lingkar Badung…

 

Dikatakan, masyarakat yang telah tervaksinasi pertama Covid-19 hingga saat ini mencapai 321 ribu, dan masih ada 62 ribu yang belum tervaksinasi pertama Covid-19.

 

“Kami akan berusaha seluruh penduduk Badung tervaksinasi. Namun, sampai sekarang Kuta Selatan dan Kuta hampir seluruh tervaksinasi lengkap, kami tinggal menyisir yang belum, seperti karena sakit, hamil atau menyusui. Untuk Badung Utara kami sudah masuk di Kecamatan Abiansemal dan Petang,” paparnya.

 

Terkait penanganan wisatawan yang terinfeksi Covid-19 ketika berlibur di Badung, birokrat asal Desa Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal ini akan ditempatkan di hotel yang telah disediakan untuk menjalani karantina.

 

“Kami sudah bekerjasama dengan hotel untuk isolasi. Namun, terkait regulasi kami masih menunggu petunjuk provinsi,” pungkasnya.

 

- Advertisement -

MANGUPURA – Pembukaan pariwisata Bali segera dilakukan bulan Juli 2021. Kabupaten/ Kota di Bali juga turut melakukan berbagai persiapan. Seperti di Kabupaten Badung, selain menggenjot vaksinasi covid-19 juga menyiapkan akomodasi fasilitasi kesehatan (faskes) yang terbaik untuk memberikan rasa aman bagi para wisatawan.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Badung, dr. I Nyoman Gunarta mengakui, bersama Dinas Pariwisata Bali maupun kabupaten Badung telah melakukan sertifikasi berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability). Selain itu,  juga melakukan kampanye prokes di tempat publik.

 

“Dalam menyambut pembukaan pariwisata, kami di Dinkes mendapatkan tugas menyiapkan penunjang, khususnya di bidang kesehatan agar bagaimana wisatawan itu aman saat berkunjung,” terang dr. Gunarta, Senin (14/6).

 

Kata dia,  fasilitas penunjang yang telah disiapkan adalah menyiapkan tempat perawatan guna mengantisipasi bila wisatawan terinfeksi Covid-19 selama berlibur ke Bali, khususnya Badung. Selain itu juga telah menyiapkan SDM kesehatan yang akan bertugas.

Baca Juga:  Diduga Korsleting Listrik, Restoran Dream Island Sanur Terrbakar

 

Tenaga kesehatan ini akan siaga di masing-masing puskesmas.  Nanti ketika ada pengambilan Swab PCR sebelum pukul 12.00 sore sudah bisa diketahui hasilnya. Ini yang akan dilakukan untuk mendukung pembukaan pariwisata.

 

“Kami juga sudah menyiapkan RSD Mangusada. Seperti penyediaan ruangan isolasi, kamar operasi, ruang perawatan bayi, dan ICU. Semuanya ini untuk pasien yang terinfeksi Covid-19,” ungkap Mantan Dirut RSD Mangusada ini.

 

Pihaknya juga akan mengenjot vaksinasi Covid-19 untuk warga Badung agar wisatawan yang berkunjung tidak was-was tertular Covid-19 selama berlibur.

 

“Karena itu kami gencarkan vaksinasi, bahkan akhir Juni ini seluruh masyarakat Badung telah tervaksinasi pertama dengan sasaran 383 ribu,” ucapnya.

Baca Juga:  Calon Siswa Pilih Sekolah Negeri, SE Pemprov “Bunuh” Sekolah Swasta

 

Dikatakan, masyarakat yang telah tervaksinasi pertama Covid-19 hingga saat ini mencapai 321 ribu, dan masih ada 62 ribu yang belum tervaksinasi pertama Covid-19.

 

“Kami akan berusaha seluruh penduduk Badung tervaksinasi. Namun, sampai sekarang Kuta Selatan dan Kuta hampir seluruh tervaksinasi lengkap, kami tinggal menyisir yang belum, seperti karena sakit, hamil atau menyusui. Untuk Badung Utara kami sudah masuk di Kecamatan Abiansemal dan Petang,” paparnya.

 

Terkait penanganan wisatawan yang terinfeksi Covid-19 ketika berlibur di Badung, birokrat asal Desa Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal ini akan ditempatkan di hotel yang telah disediakan untuk menjalani karantina.

 

“Kami sudah bekerjasama dengan hotel untuk isolasi. Namun, terkait regulasi kami masih menunggu petunjuk provinsi,” pungkasnya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/