alexametrics
30.4 C
Denpasar
Monday, May 16, 2022

Pemkot Denpasar Akan Bagi-Bagi BLT Rp300 Ribu untuk Warga Kelurahan

DENPASAR – Setelah diberitakan sebelumnya tidak menganggarkan dana bantuan sosial serangkaian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, akhirnya Pemerintah Kota Denpasar berubah pikiran.

 

Buktinya, kini Pemkot Denpasar akan menggelontorkan bantuan langsung tunai  (BLT) untuk masyarakat terdampak. Menurut Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Nyoman Artayasa, bantuan ini diberikan kepada 10.119 keluarga dari 16 kelurahan di Kota Denpasar. Jadi, anggaran dari Pemkot Denpasar ini bukan untuk warga di desa.

 

Artayasa menjelaskan, setiap kepala keluarga mendapatkan Rp 300 ribu dan diberikan pada Juli 2021 ini saja bertepatan dengan pelaksanaan PPKM darurat.

 

Adapun anggaran untuk memberikan BLT ini bersumber dari APBD Kota Denpasar tahun 2021 dari pos Belanja Tak Terduga (BTT).

Baca Juga:  Selama PPKM Darurat Jilid I, Pemkab Badung Segel 13 Usaha di Kutsel

 

Besaran dana yang dikeluarkan sebesar Rp 3.035.700.000 atau Rp 3 miliar lebih.

 

Untuk progres pencairan saat ini dananya sudah masuk ke rekening Dinas Sosial dan tinggal koordinasi dengan BPD Bali.

 

“Dananya akan langsung ditransfer langsung ke penerima lewat BPD Bali,” katanya.

 

Penerima adalah warga terdampak Covid-19 yang bukan penerima PKH ( Program Keluarga Harapan)  maupun BST (bantuan sosial tunai) untuk mencegah   penerima dengan data dobel.

 

Sementara itu, Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan selain pemberian BLT untuk warga terdampak di kelurahan, juga ada BLT untuk masyarakat yang terdampak di 27 desa.

 

Untuk warga di desa, bantuan akan diberikan lewat BLT Dana Desa. Data penerima BLT di 27 desa sebanyak 5.237 keluarga.

Baca Juga:  Tak Ada Izin Pusat, Carnival Splendor Angkut PMI Gagal Sandar di Benoa

 

“Untuk sekarang di dana desa ada Rp1,5 miliar untuk BLT ini, juga dapat Rp 300 ribu per KK,” katanya.

DENPASAR – Setelah diberitakan sebelumnya tidak menganggarkan dana bantuan sosial serangkaian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, akhirnya Pemerintah Kota Denpasar berubah pikiran.

 

Buktinya, kini Pemkot Denpasar akan menggelontorkan bantuan langsung tunai  (BLT) untuk masyarakat terdampak. Menurut Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Nyoman Artayasa, bantuan ini diberikan kepada 10.119 keluarga dari 16 kelurahan di Kota Denpasar. Jadi, anggaran dari Pemkot Denpasar ini bukan untuk warga di desa.

 

Artayasa menjelaskan, setiap kepala keluarga mendapatkan Rp 300 ribu dan diberikan pada Juli 2021 ini saja bertepatan dengan pelaksanaan PPKM darurat.

 

Adapun anggaran untuk memberikan BLT ini bersumber dari APBD Kota Denpasar tahun 2021 dari pos Belanja Tak Terduga (BTT).

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Bentuk Posko Tanggap Covid-19 di 43 Desa/Kelurahan

 

Besaran dana yang dikeluarkan sebesar Rp 3.035.700.000 atau Rp 3 miliar lebih.

 

Untuk progres pencairan saat ini dananya sudah masuk ke rekening Dinas Sosial dan tinggal koordinasi dengan BPD Bali.

 

“Dananya akan langsung ditransfer langsung ke penerima lewat BPD Bali,” katanya.

 

Penerima adalah warga terdampak Covid-19 yang bukan penerima PKH ( Program Keluarga Harapan)  maupun BST (bantuan sosial tunai) untuk mencegah   penerima dengan data dobel.

 

Sementara itu, Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan selain pemberian BLT untuk warga terdampak di kelurahan, juga ada BLT untuk masyarakat yang terdampak di 27 desa.

 

Untuk warga di desa, bantuan akan diberikan lewat BLT Dana Desa. Data penerima BLT di 27 desa sebanyak 5.237 keluarga.

Baca Juga:  Waspada! Beras Oplosan Ditengarai Masuk Bali

 

“Untuk sekarang di dana desa ada Rp1,5 miliar untuk BLT ini, juga dapat Rp 300 ribu per KK,” katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/