alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Promosikan Vila Gay ke Medsos, Pengontrak Vila Angelo Minta Maaf

MANGUPURA – Menyeruaknya vila yang diperuntukkan untuk kaum gay tepatnya di Vila Angelo, Seminyak Kuta menuai berbagai tanggapan. 

Karena vila tersebut secara vulgar diduga mempromosikan akomodasi wisata tersebut untuk kaum gay. 

Satuan Politisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung sendiri telah meminta klarifikasi kepada pengelola dan pihak pengelola 

meminta maaf serta berjanji tidak lagi mempromosikan vila tersebut secara vulgar di website atau pun media sosial.

Kasatpol PP Badung IGAK Suryanegara mengakui, vila Angelo yang dimilik orang Manado dan si pengontrak oleh orang Belanda sudah mengklarifikasi soal informasi tersebut. 

Namun saat ini, WN Belanda itu tidak bisa kembali ke Indonesia. “Dia sedang di Singapura, mengaku sedang berobat,” ungkap Suryanegara kemarin.

Baca Juga:  Vila Gay Dikontrak Bule Belanda, Lurah Seminyak Ungkap Nama Asli Vila

Kata dia, pengontrak juga mengaku bersalah dan mohon maaf. Sebab telah membuat heboh dunia maya, terkait promosi menerima tamu khusus gay di vila yang di kontraknya. 

“Sebenarnya promosi awalnya hanya untuk sesama LGBT (Lesbian Gay Biseksual dan Transgender). 

Ia memuat dalam website. Namun, dia mengatakan akan mematikan situs itu dan tidak mempromosikan lagi,” katanya.

Kendati  begitu ia mengakui tak bisa memberikan sanksi. Sebab, belum ada perda atau pun pergub yang mengatur. Termasuk klub-klub yang khusus untuk kaum LGBT. 

Menurutnya, selama ini memang sudah ada, tapi tidak dibuka secara vulgar. “Seperti yang sudah kami bahas tadi di DPRD, 

tidak ada yang melarang. Hanya saja, dari norma adat budaya kita yang tidak bisa menerima seperti itu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pasien Covid Melonjak, RS Sanglah Ajak Warga Donor Plasma Konvalesen


MANGUPURA – Menyeruaknya vila yang diperuntukkan untuk kaum gay tepatnya di Vila Angelo, Seminyak Kuta menuai berbagai tanggapan. 

Karena vila tersebut secara vulgar diduga mempromosikan akomodasi wisata tersebut untuk kaum gay. 

Satuan Politisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung sendiri telah meminta klarifikasi kepada pengelola dan pihak pengelola 

meminta maaf serta berjanji tidak lagi mempromosikan vila tersebut secara vulgar di website atau pun media sosial.

Kasatpol PP Badung IGAK Suryanegara mengakui, vila Angelo yang dimilik orang Manado dan si pengontrak oleh orang Belanda sudah mengklarifikasi soal informasi tersebut. 

Namun saat ini, WN Belanda itu tidak bisa kembali ke Indonesia. “Dia sedang di Singapura, mengaku sedang berobat,” ungkap Suryanegara kemarin.

Baca Juga:  OMG! Bali Langganan Gempa, Pusat Tak Kabulkan Bantuan Sirine Tsunami

Kata dia, pengontrak juga mengaku bersalah dan mohon maaf. Sebab telah membuat heboh dunia maya, terkait promosi menerima tamu khusus gay di vila yang di kontraknya. 

“Sebenarnya promosi awalnya hanya untuk sesama LGBT (Lesbian Gay Biseksual dan Transgender). 

Ia memuat dalam website. Namun, dia mengatakan akan mematikan situs itu dan tidak mempromosikan lagi,” katanya.

Kendati  begitu ia mengakui tak bisa memberikan sanksi. Sebab, belum ada perda atau pun pergub yang mengatur. Termasuk klub-klub yang khusus untuk kaum LGBT. 

Menurutnya, selama ini memang sudah ada, tapi tidak dibuka secara vulgar. “Seperti yang sudah kami bahas tadi di DPRD, 

tidak ada yang melarang. Hanya saja, dari norma adat budaya kita yang tidak bisa menerima seperti itu,” ungkapnya.

Baca Juga:  TERUNGKAP! Ini Alasan Gubernur Koster Ngebet Bangun Dermaga Sanur

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/