alexametrics
23.7 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

8.000 Pekerja Migran asal Bali Sudah Divaksin

DENPASAR – Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali sudah mulai ada yang berangkat untuk bekerja kembali. Hal ini tak lepas dari prioritas vaksinasi di Bali.

 

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali Ida Bagus Arda mengaku untuk PMI yang sudah divaksin Covid-19  sebanyak  8.000  orang. 

 

Sebanyak 8.000 PMI yang telah mengikuti vaksin tercatat sejak 30 Maret sampai 20 Mei 2021. Selain itu, dipastikan PMI yang melakukan keberangkatan telah melalui proses vaksinasi COVID-19.

 

Sejak awal terjadi COVID-19 yaitu pada 22 Maret sampai saat ini, Arda mengaku  PMI  selalu didampingi oleh Satgas COVID-19. Sehingga dapat meminimalisasi masuknya varian virus corona lainnya ke wilayah Bali.

Baca Juga:  Tiga Dosen ITB STIKOM Bali Pengabdian di Oke Juice Bali
- Advertisement -

 

“Diketahui awal COVID-19, tepatnya sejak 22 Maret yang pulang kami jemput bersama Satgas. Setelah itu kepulangannya mengikuti protokol kesehatan sebagaimana penumpang perjalanan luar negeri pada umumnya,” ucapnya.

 

Di tempat terpisah, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan  bahwa sampai saat ini PMI yang telah kembali bekerja  perusahaan mereka sebanyak 2600. Mereka bekerja di sektor pariwisata yang tentu memiliki spesifikasi tertentu. 

 

“Pekerja non formal dan di Bali hampir tidak ada (Datang dari Malaysia). Wilayah Bali relatif aman karena tidak ada yang berada di negara di sana,” katanya.

 

Untuk saat ini yang dapat dilakukan adalah membantu vaksinasi PMI ini agar bisa segera berangkat ke perusahaan masing-masing.

Baca Juga:  Kambing Kurban di Denpasar Sepi Pembeli, Dulu Jual 150 Ekor, Kini...
- Advertisement -

DENPASAR – Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali sudah mulai ada yang berangkat untuk bekerja kembali. Hal ini tak lepas dari prioritas vaksinasi di Bali.

 

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali Ida Bagus Arda mengaku untuk PMI yang sudah divaksin Covid-19  sebanyak  8.000  orang. 

 

Sebanyak 8.000 PMI yang telah mengikuti vaksin tercatat sejak 30 Maret sampai 20 Mei 2021. Selain itu, dipastikan PMI yang melakukan keberangkatan telah melalui proses vaksinasi COVID-19.

 

Sejak awal terjadi COVID-19 yaitu pada 22 Maret sampai saat ini, Arda mengaku  PMI  selalu didampingi oleh Satgas COVID-19. Sehingga dapat meminimalisasi masuknya varian virus corona lainnya ke wilayah Bali.

Baca Juga:  Pos Vaksinasi di Buleleng Terus Diperbanyak

 

“Diketahui awal COVID-19, tepatnya sejak 22 Maret yang pulang kami jemput bersama Satgas. Setelah itu kepulangannya mengikuti protokol kesehatan sebagaimana penumpang perjalanan luar negeri pada umumnya,” ucapnya.

 

Di tempat terpisah, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan  bahwa sampai saat ini PMI yang telah kembali bekerja  perusahaan mereka sebanyak 2600. Mereka bekerja di sektor pariwisata yang tentu memiliki spesifikasi tertentu. 

 

“Pekerja non formal dan di Bali hampir tidak ada (Datang dari Malaysia). Wilayah Bali relatif aman karena tidak ada yang berada di negara di sana,” katanya.

 

Untuk saat ini yang dapat dilakukan adalah membantu vaksinasi PMI ini agar bisa segera berangkat ke perusahaan masing-masing.

Baca Juga:  FKPJ Bali Bersama Polsek Dentim dan Polresta Denpasar Vaksin Masal

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/