alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Cari Daun Sirih, Dadong Kenyur Hilang di Sungai Ayung, Tolong…

RadarBali.com –   Ni Made Kenyur, 72, warga Banjar Sekar Mukti, Pangsan, Petang, dilaporkan hilang dan sampai, Kamis (17/8) kemarin belum ditemukan. 

Kapolsek Petang AKP Wayan Sudita menyatakan, berdasar keterangan saksi-saksi, Dadong Kenyur pamitan untuk mencari sirih, Minggu (13/8).

Karena tidak pulang-pulang akhirnya keluarga melapor ke mapolsek. Petugas gabungan langsung datangi sejumlah lokasi pasca menerima laporan Selasa (15/8).

Hanya saja sampai sekarang korban belum ditemukan. “Pencarian dilakukan di sekitar rumah korban. Karena dia pamitan untuk mencari sirih. Di kawasan TKP terdapat banyak jurang dan sungai Tukad Ayung,” sebutnya. 

Dilanjutkan Kapolsek, tim gabungan yang terdiri dari 10 personil SAR Polda Bali, 15 anggota Basarnas, anjing pelacak dan sekitar 30 orang BPBD Desa Pangsan, menyisir sepanjang sungai Ayung, dari pagi hingga sore.

Baca Juga:  Duh, Kirim Pesan Bunuh Diri, Cewek Cantik Ini Ungkap Fakta Konyol

“Penyisiran dimulai dari Taman Beji timur Pasar Petang menuju selatan yakni Desa Selat, Payangan,” sebutnya.

Sayang, tim gabungan tidak menemukan korban. Dugaan awal, hilangnya korban karena terperosok ke sungai. “Pencarian akan dilakukan terus menerus,” tururnya.



RadarBali.com –   Ni Made Kenyur, 72, warga Banjar Sekar Mukti, Pangsan, Petang, dilaporkan hilang dan sampai, Kamis (17/8) kemarin belum ditemukan. 

Kapolsek Petang AKP Wayan Sudita menyatakan, berdasar keterangan saksi-saksi, Dadong Kenyur pamitan untuk mencari sirih, Minggu (13/8).

Karena tidak pulang-pulang akhirnya keluarga melapor ke mapolsek. Petugas gabungan langsung datangi sejumlah lokasi pasca menerima laporan Selasa (15/8).

Hanya saja sampai sekarang korban belum ditemukan. “Pencarian dilakukan di sekitar rumah korban. Karena dia pamitan untuk mencari sirih. Di kawasan TKP terdapat banyak jurang dan sungai Tukad Ayung,” sebutnya. 

Dilanjutkan Kapolsek, tim gabungan yang terdiri dari 10 personil SAR Polda Bali, 15 anggota Basarnas, anjing pelacak dan sekitar 30 orang BPBD Desa Pangsan, menyisir sepanjang sungai Ayung, dari pagi hingga sore.

Baca Juga:  Rekomendasi Reklamasi Turun, PAP Wajar Beri Kontribusi untuk Bali

“Penyisiran dimulai dari Taman Beji timur Pasar Petang menuju selatan yakni Desa Selat, Payangan,” sebutnya.

Sayang, tim gabungan tidak menemukan korban. Dugaan awal, hilangnya korban karena terperosok ke sungai. “Pencarian akan dilakukan terus menerus,” tururnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/