alexametrics
23.7 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Kalahkan 1295 Guru, Wakil SDN 12 Dauh Puri Raih Juara Terbaik Nasional

DENPASAR – I Ketut Budiarsa dari SDN 12 Dauh Puri meraih penghargaan dengan menyabet juara terbaik tingkat nasional. 

Mewakili Denpasar, Budiarsa berhasil menyisihkan guru-guru dari kabupaten dan kota se-Indonesia di ajang Guru Berprestasi Pendidikan Dasar 2018, Rabu malam (15/8)  di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, di Jakarta.

Penghargaan ini adalah pencapaian yang luar biasa khususnya bagi tenaga pendidik di Kota Denpasar, terlebih kompetisi ini diikuti oleh 1.296 guru dari seluruh Indonesia.

“Sangat bangga dengan pencapaian ini, semoga terus menjadi cerminan dan motivasi khususnya bagi dunia penidikan kita,” ucap Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara.

Guru SDN 12 Dauh Puri Denpasar, I Ketut Budiarsa mengatakan pencapaian ini tidak lepas dari inovasi-inovasi yang telah diterapkan di SDN 12 Dauh Puri sehingga bisa memberikan ruang kreatifitas lebih untuk anak didik, dengan metode-metode pembelajaran kekinian namun tidak meinggalkan azas budaya.

Baca Juga:  GRESS! Kepsek di Badung Boleh Menjabat Tiga Periode


DENPASAR – I Ketut Budiarsa dari SDN 12 Dauh Puri meraih penghargaan dengan menyabet juara terbaik tingkat nasional. 

Mewakili Denpasar, Budiarsa berhasil menyisihkan guru-guru dari kabupaten dan kota se-Indonesia di ajang Guru Berprestasi Pendidikan Dasar 2018, Rabu malam (15/8)  di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, di Jakarta.

Penghargaan ini adalah pencapaian yang luar biasa khususnya bagi tenaga pendidik di Kota Denpasar, terlebih kompetisi ini diikuti oleh 1.296 guru dari seluruh Indonesia.

“Sangat bangga dengan pencapaian ini, semoga terus menjadi cerminan dan motivasi khususnya bagi dunia penidikan kita,” ucap Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara.

Guru SDN 12 Dauh Puri Denpasar, I Ketut Budiarsa mengatakan pencapaian ini tidak lepas dari inovasi-inovasi yang telah diterapkan di SDN 12 Dauh Puri sehingga bisa memberikan ruang kreatifitas lebih untuk anak didik, dengan metode-metode pembelajaran kekinian namun tidak meinggalkan azas budaya.

Baca Juga:  Hujan di Bali Belum Merata, BMKG: Tunggu 10 Hari Lagi

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/